Senin, 28 April 2008

PMKS Gelar Razia Anjal

Jambi, AP-Sebanyak 20 orang terjaring dalam razia anak jalanan yang dilakukan Dinas PMKS dan Satpol PP Kota Jambi. Razia ini dilakukan dalam rangaka penertiban anjal yang semakin meresahkan masyarakat.

Dalam bulan April ini sudah dilakukan sebanyaak 2 kali razia anjal. Pada tanggal 12 April lalu sebanyak 15 orang tertangkap razia, lokasinya di seputaran pasar mayang sari sebanyak 12 anjal dijaring, mandala matahari 1 orang, makalam 1 orang dan Seputaran TAC 2 orang. Sedangkan pada razia berikutnya yang hanya kelang satu minggu dilaksanakan, dinas PMKS dan Sat Pol PP Kota Jambi hanya berhasil menjaring 5 orang anak diseputaran pasar mayang sari. Dijelaskan subdin PMKS, Syiaruddin Rusli, bahwa pada razia kali ini di mungkinkan sudah bocor.

‘’Razia kali ini pasti sudah bocor. Mereka sepertinya sudah tau kalau kita mau razia, padahal kami sudah 3 kali melakukan penyisiran dari pagi sampai malam, eh ternyata yang dapat hanya 5 orang,’’ katanya. Dijelaskannya, seperti sebelumnya anjal yang terjaring razia, diberikan pembinaan dan diberi peringatan sekaligus anjal ini diminta menandatangani surat pernyataan untuk tidak menggulanginya lagi sebelum mereka dilepaskan kembali.

Tetapi kenyataannya, diakui oleh Rusli, mereka yang tertanggkap razia tersebut adalah 50 persen kambuhan. ‘’Sebelumnya mereka pernah tertanggkap, tapi mereka mengulanginya,’’ kesal Rusli.
Menurutnya kendala yang dihadapi pihanya adalah belum ada rumah singgah tempat menampung mereka, seharusnya mereka yang tertangkap harus tinggal dirumah singgah tersebut untuk dibina sementara. Dia juga berharap agar rusing tersebut segera dibuat.
Dalam razia kali ini kadis PMKS Ir H Djoko Imam Santoso mengaku pada ii, bahwa dirinya tidak tau akan razia tersebut, pada saat razia dirinya tidak diberi tahu dan sedang berada dirumah jelasnya saat dihubungi waktu razia, namun dia menjelaskan tadi ), saat ditemui di lokasi kebakaran Sijenjang Jambi Timur, bahwa ada razia yang memang dirinya sebagai kepala dinas PMKS tidak diberi tahu. ‘’Ya seperti kemarin, razia yang bersipat mendadak atau sidak boleh saja tidak perlu memberi tahu ketua, tapi kalau razia gabungan saya harus tahu,’’ ujarnya. dra

Tidak ada komentar: