Jambi, AP - Angkutan sungai seperti perahu jenis ketek yang setiap hari melayani penumpang di Sungai Batanghari Kota Jambi ke berbagai kampung di seberang kota itu, masih enggan menaikkan ongkos kendati pemerintah telah menaikkan bahan bakar minyak (BBM).
Para penarik ketek yang ditemui di kawasan seberang Kota Jambi, Selasa (27/5) mengaku mereka masih enggan menaikkan ongkos penumpang secara resmi, karena penumpang umumnya warga kampung sendiri yang sudah dikenal.
Ongkos penumpang dari seberang kota ke Kota Jambi masih tetap Rp2.000/orang, tetapi kalau ada yang memberi Rp2.500 mereka terima, ucap Sugiman (56) penarik ketek atau dikenal di Jambi penarik tambang bersama beberapa temannya. Penarik tambang yang setiap hari mangkal di Pantai Ancol Kota Jambi melayani penumpang ke seberang dan ke beberapa desa lainnya,
menurut Sugiman ada sekitar 30 perahu baik milik pribadi maupun perahu yang disewakan. "Seperti saya membayar sewa perahu Rp10.000 dan minyak minimal dua liter, sehingga setiap hari untuk sewa perahu dan minyak saja sudah habis Rp22.000," ujar Sugiman dengan wajah tampak memelas penuh keringat karena panasnya terik matahari.
Sementara penghasilan dari mencari sewa mulai pukul 05:30 WIB hingga 17:00 WIB terkadang tidak sampai mendapat Rp50.000, bahkan terkadang tidak bisa membayar sewa perahu, tutur laki-laki yang akrab dipanggil rekan-rekannya Pak Man tersebut. Kakek seorang cucu itu dengan jujur mengaku, mencari nafkah sekarang cukup sulit, apalagi setelah kenaikan BBM semua bahan kebutuhan juga ikut naik, sedangkan ongkos penumpang ketek masih tetap kecuali ongkos sepeda motor Rp10.000 sekali menyeberang. dey

Tidak ada komentar:
Posting Komentar