Rabu, 14 Mei 2008

Harga Pupuk Naik, Nilai Tukar Petani Turun

Jambi, AP - Harga pupuk yang melonjak tinggi membuat berakibat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi mengalami penurunan 0,03 persen dari 122,02 menjadi 121,98.

Turunnya NTP pada Maret 2008 menunjukkan kesejahteraan pertani Jambi juga mengalami penurunan dibandingkan Februari lalu, kata Kepala BPS Jambi, Dyan Pramono Effendi, di Jambi Rabu.

Naiknya harga pupuk seperti TSP dan Urea membuat para petani harus memambah beban biaya yang dikeluarannya yakni sebesar 2,96 persen hingga 5 persen untuk mendapatkan pupuk.

Selain faktor kenaikan harga pupuk, turunya NTP Provinsi Jambi juga disebabkan naiknya konsumsi rumah tangga terutama kenaikan harga beberapa komoditi sembako.

Naiknya harga ikan, beras, minyak goreng, cabe merah dan sayuran lainnya mengakibatkan bertambah besarnya pengeluaran petani selain harus membiayai pembelian pupuk bersubdisi.

Indeks yang diterima petani naik 0,61 persen terutama disebabkan naiknya indeks yan diterima dari kelompok tanaman perkebunan rakyat 1,27 persen sedang tanaman bahan makanan turun 0,53 persen.

Sementara itu indeks yang dibayar petani naik lebih besar dari indeks yang diterima yakni 0,64 persen, dimana kenaikan ini disebabkan naiknya indeks yang dibayar petani kelompok produksi dan penambahan barang dan modal 1,89 persen serta konsumsi rumah tangganya naik 0,13 persen.

Namun demikian NTP di Provinsi Jambi sebesar 121,98 masih diatas dari NTP secara nasional yang hanya mencapai 108,38. dra

Tidak ada komentar: