Selasa, 13 Mei 2008

GURU DI BATANG HARI TERIMA BANTUAN JAM TEGAK DAN TKD

MUARA BULIAN,AP-Perhatian Pemerintah kabupaten Batang Hari terhadap bidang pendidikan merupakan yang terutama, seperti memberikan bantuan honor bagi jam tegak guru yang mengajar, dan tunjangan kesejahteraan daerah (TKD)dan guru di Batang Hari menerimanya, sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Dinas PdanK Kabupaten Batang Hari Ahmad,AR.M.Pd. kepada Aksi Post disela-sela pemantauan Ujian Nasional tingkat Dasar Kemarin (13/05).
Permasalahan kesejahteraan guru pemerintah Kabupaten Batang Hari telah lebih aktif memberikan perhatiannya seperti honor bagi jam tegak sudah diterima 3 bulan, dan para guru-guru meminta pembayaran jam tegak dibayar setiap bulannya, dan pad ajam tegaj itu kerja dahulu baru dibayar sedangan kan untuk tunjangan kesejahteraan daerah (TKD) sudah dibayar 2 bulan,semua ini dilakukan agar para guru sejahtera pikiran tidak bercabang namun focus pada mengajar dan mendidik anak-anak.

TKD hanya diperuntukan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sedangak jam tegak mengajar hanya untuk para guru, adapun jumlah jam tegak mengajar guru perjam sebesar Rp.2.000,- , dan rata0rata para guru menerima honor jam tegak sebesar Rp.100.000,-, bagi golongan III keatas itu dikenakan pajak sedangakan golongan II dan I tidak dipungut pajak, disamping itu kita juga memperhatikan guru pada waktu sebelum lebaran dengan memberikan THR atau Isentif Tahunan.

Masih menurut Ahmad,AR.” Tujuan diberikannya bantuan ini adalah agar pendidikan kabupaten Batang Hari menjadi yang terbaik, berkualatas dan bermutu serta dapat diterima secara nasional, dan hari ini dana untuk jam tegak guru dan TKD sudah keluar maka bagi guru-guru silahkan bisa mnegambilnya,” jelasnya.

sementara itu menurut kepala Sekolah SDN No.55 kelurhana sridadi Drs.Siti Romiati, dalam pertemuan menyampaikan “ bahwa kondisi pelaksanaan ujian nasional berjalan baik, lancar, aman, dan tertib semua anak mengikuti ujian, disamping itu dalam kesempatan itu juga salah satu guru SDN No.55 meminta pembangunan satu unit Mushollah,” pintanya. Ian.

Tidak ada komentar: