Selasa, 13 Mei 2008

Portal Masuk Kota Ajang Pungli

Jambi, AP - Portal untuk menghambat truk masuk Kota Jambi berupa drum berisi pasir yang disusun di tengah jalan menjadi sarana pungli para oknum Dinas Lalulintas Angkutanm Jalan (DLLAJ) setempat, terutama pada malam hari. Portal yang dipasang di dua lokasi pintu masuk Kota Jambi, yakni di Jln Basuki Rahmat, Kotabaru Jln H Adam Malik, Beringin,


Senin malam (12/5), tampak dijaga sejumlah oknum DLLAJ dan menyingkirkan drum itu supaya truk berukuran besar dapat lewat atau melintas di jalan tersebut. Usai memberi kesempatan pada truk itu agar bisa lewat, terlihat dilanjutkan transaksi atau pemberian uang oleh pengemudi pada oknum petugas LLAJ tersebut.

Iwan (34) pengemudi truk tronton yang hendak menuju pelabuhan Talang Duku mengatakan, agar bisa masuk kota harus lewat pada malam hari, karena petugas bisa diberi uang untuk membuka portal tersebut.

"Pengemudi truk terpaksa memilih jalan dalam kota, karena jalan lingkar selatan dan lingkar barat menuju Pelabuhan Talang Duku rusak parah," katanya. Dalam keterangan terpisah Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Mardjani menegaskan, pihaknya sengaja memasang portal untuk menghadang truk supaya tidak masuk kota guna mencegah kian parahnya kerusakan jalan di dalam kota.
Truk tidak diperbolehkan lagi masuk kota sejak dua pekan terakhir, sehingga dipasang drum untuk mempersempit jalan supaya kendaraan angkutan barang itu tidak bisa lewat. Menanggapi portal tersebut jadi sarana pungli oleh aparatnya Mardjani berjanji akan menindak tegas dan melakukan pengawasan langsung ke lapangan. "
Saya akan meningkatkan pengawasan di lapangan dengan menugaskan atasan dari aparat yang disiagakan di portal itu, untuk mengawasi dan menindak yang melakukan pungli," tegas Mardjani. (dey)


Tidak ada komentar: