Kamis, 08 Mei 2008

HMI Pertanyakan Kasus Pemukulan Oleh Okum Brimob

Jambi, AP- Puluhan masiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam kemarin melakukan aksi unjukrasa, untuk mempertanyakan kasus penyerangan mahasiswa oleh oknum anggota Brimobda Polda Jambi.Aksi yang mereka damai yang dilakukan HMI kemarin jaga ketat oleh aparat kepolisian dari Poltabes Jambi.

Dengan membentangkan poster –poster tuntutannya, puluhan mahasiswa secara bergantian melakukan orasi di depan Bank Indonesia.
.Pengunjukrasa mendesak kepada Kapolda Jambi untuk segera menuntaskan kasus oknum Brimob terhadap mahasiswa dan masyarakat. Selain itu HMI juga mendesak agar Kapolri untuk mencopot Kapolda Jambi dari jabatannya apabila tidak mampu menyelesaikan kasus ini

“ polisi adalah mitra masyarakat, pengayom masyarakat. Namun kekerasan terhadap masyarakat khusunya mahasiswa terjadi,” kata Adi Daya dalam orasinya.
Lanjutnya, kami mempertanyakan kepada Kapolda Jambi, sampai dimana kasus penyerangan terhadap HMI.” Kasus ini sudah ditanggani pihak Polda Jambi dan berjanji akan melimpahkan kasus ini ke pengadilan pada hari Senin12 Mei 2008. Kita tunggu janjinya dan kita sama – sama saling mengawasi,” katanya lagi.

HMI juga mendesak kepada DPR RI melalui DPRD Provinsi Jambi untuk mengevaluasi Brimob dan dikembalikan ke polisi umum.

Kasus pemukulan itu terjadi beberapa waktu lalu dimana berawal dari permainan futsal pada hari Sabtu 26 April 2008. Pertantingan tersebut dimenangkan oleh mahasiswa. Pasca kemenangan itu, terjadi perang mulut namun dapat dilerai. Bahkan, sebelumnya juga sudah ada pertemuan untuk menyelesaikan persoalan.

Namun tak tahu sebabnya sekitar 30 orang rombongan oknum Bromob, kesekretariat Porkom Unbari dan saat itulah terjadi pemukulan, sehingga Dua orang mahasiwa harus di rawat di rumah sakit.dra

Tidak ada komentar: