Selasa, 06 Mei 2008

Kota Jambi Semakin Sembrawut

Jalan Rusak, Rambu Lalin Macet, Lalulintas Tak Lancar


Jambi, AP – Saat kondisi Kota Jambi semakin sembrawut. Belum lagi masalah jalan kota, yang mulai rusak, tatanan ketertiban lalulintas, bahkan rambu lalulintas, semakin tidak menentu. Kondisi demikian, membuat masyarakat resah.

Pantauan koran ini dibeberapa sudut Kota Jambi menyebutkan, kondisi jalan ke tempat hiburan Taman Rimba Jambi, Paal Merah, rusak berat. Jalan menuju jembatan Makalam, di daerah Kampung Manggis, rusak dan berlubang, belum lagi semua jalan negara, di hamper seluruh jalan lingkar juga rusak.

Upaya pemerintah, untuk membuat dan memasang drum, penghalang truk masuk kota, sepertinya tidak akan membuahkan hasil. Karena, sopir, akan memaksakan diri masuk, dengan kawalan aparat kepolisian, dan ini memunculkan konflik baru antara pihak Dishub dengan oknum polisi.

‘’Kami semakin resah, banyak jalan dalam kota, dan pinggir kota rusak berat. Ini jelas semakin membuat rakyat kurang percaya lagi dengan niat Pemerintah Kota Jambi, untuk meningkatkan pelayanan publik’’ujar Rahmat, warga Paal Merah.

Menurut Rahmat, permasalahn tidak hanya sampai disitu, rambu lalulintas dibeberapa persimpangan jalan, sering mati. Keadaan ini membuat arus lalulinta sembrawut.
‘’Kemacetan saat ini sudah pemandangan biasa kita temui. Seperti di ruas jalan Kolonel Abunjani, Jalan Patimura, dan jalan Sultan Taha’’jelasnya.

Kondisi tersebut katanya, akibat kurang profesionalnya Pemerintah Kota Jambi, menata lalulintas, dan ruangan parker serta pengelolaan pasilitas umum.‘’Ini suatu bukti, pemerintah kota kurang merawat pasilitas umum’’tegasnya.

Soal Dishub memasang drum penghalang truk masuk kota, kata Rahmat, tindakan tersebut, tidak akan membuahkan hasil. Bahkan katanya, akan semakin menimbulkan masalah, seperti munculnya pungli dan perselisihan antara aparat Dishub dengan oknum polisi.

‘’Yang jelas solusinya, bagaiaman pemerintah kota, segera memperbaiki semua kerusakan jalan, kerusakan rambu lalin, dan meningkatkan pengadaan pasilitas umum, agar masyarakat semakin percaya dengan pemerintah’’tegasnya lagi. (dim)

Tidak ada komentar: