Kamis, 13 November 2008

Tiga “Bajak Laut” Pantai Timur Digaruk Polisi


Tersangka Warga Tungkal

Kualatungkal, AP—Tiga perompak asal Kota Kualatungkal berhasil diringkus jajaran Polres Tanjab Barat. Tersangkanya M Saing, (34), Warga Jalan Kalimantan, Kelurahan Tungkal II, Kecamatan Tungkalilir, Suhaimi (38), Warga Jalan Parit II, Kampung Nelayan dan Otoh.
Ketiga tersangka yang meresahkan para niaga melintas di pantai timur itu dibekuk aparat Senin (10/11) dikediaman masing-masing para tersangka. Sedangkan rekan para tersangka yakni Ibus yang menjadi DPO masih dalam pengejaran petugas. Sebab dalam menjalan aksinya, para bajak laut itu bersama Ibus untuk membajak kapal kopra.
Penangkapan ketiga pelaku ini dari hasil pengembangan perampokan di Pinang Merah, Serdang Jaya, Kecamatan Betara, beberapa waktu lalu. Para tersangka dalam menjalankan askinya, selain di Kota Kualatungkal, juga membajak para niaga di kawasan Indragiri Hilir.
“Terakhir, para tersangka ini beroperasi di Indragiri Hilir. Karena locus delecty di daerah sana, maka para tersangka ini kita serahkan ke wilayah hukum sana untuk doproses,” kata Kapolres Tanjab Barat, AKBP Dul Alim, kepada sejumlah wartawan kemarin.
Sasaran para bajak laut ini kata Dul Alim, para niaga yang membawa, kopra, pinang, CPO dan Pulp. Bahkan dalam menjalan aksinya, para tersangka ini tidak segan-segan untuk membunuh dan menguras harta benda yang ada di dalam kapal. Makanya kata Dul Alim, ia tidak memberi ampun bagi pelaku kejahatan bajak laut ini.
“Terhadap aksi kejahatan ini, saya sudah memerintahkan anggota saya untuk tidak takut melumpuhkan para pelaku ini dengan timah panas. Sebab, para pelaku ketika menjalankan aksinya sangat berbahaya. Mereka tidak segan-segan melakukan kekerasan dan menghilangkan nyawa orang lain,” ujarnya.
Terhadap aksi kejahatan, pihaknya sudah melakukan MoU dengan jajaran polres daerah tetangga. Bahkan, beberapa waktu lalu, pelaku Curanmor yang beroperasi di Kota Kualatungkal berhasil dibekuk di Indragiri Hilir. Itu katanya, berkat kerja sama antara Polres Tanjab Barat dengan Polres perbatasan. “Begitu juga sebaliknya, kita saling kerja sama, apabila terjadi kejahatan dan para pelakunya lari ke wilayah hukum Tanjab Barat, kita juga mem back up untuk melakukan pengejaran,” tukas Dul Alim. (

Tidak ada komentar: