Jambi, AP – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BBM (Bantu Beban Mahasiswa), terdiri dari HMI Cabang Jambi, FMN, GMKI, BEM Unbari, dan MAM Universitas Jambi, melakukan aksi konvoi keliling Kota Jambi, menyerukan kepada masyarakat untuk menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak).
Aksi konvoi yang dimulai dari kampus Unbari Telanaipura, menuju Pasar, melewati kawasan Thehok, Kota Baru, Simpang Kawat, Kelurahan Murni, Sungai Putri, Simpang BI, dan terakhir di kampus IAIN STS Jambi Telanaipura.
“Aksi konvoi keliling kota Jambi adalah bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama komponen mahasiswa, menolak rencana kenaikkan harga BBM di Provinsi Jambi”, ujar Hadi Suprapto Rusli (Ketua Umum HMI Cabang Jambi), kepada harian ini, kemarin.
Sebelum melakukan aksi konvoi keliling Kota Jambi, ratusan mahasiswa menggelar aksi mimbar bebas, di Kampus Unbari. Dari orasinya, mereka menegaskan menolak rencana pemerintah untuk menaikan harga BBM.
“Kita menegaskan menolak rencana pemerintah menaikan harga BBM, karena akan menambah penderitaan rakyat”, kata koordinator aksi., Novem.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga akan terus menyuarakan aksi ini, sampai pemerintah tidak akan menaikan harga BBM.
“Kenaikan harga BBM, bukan solusi yang tepat, yang harus ditempuh oleh pemerintah, dan dampak dari kenaikan tersebut, tidak saja dengan harga kebutuhan pokok naik, tetapi yang lebih parah lagi adalah kemiskinan, pengangguran, dan inflasi yang tinggi”, ungkap salah satu mahasiswa Unja.
Mereka juga, mengancam akan kembali melakukan aksi unjuk rasa, apabila pemerintah masih tetap pada kebijaksanaan semula, yaitu menaikan harga BBM.
“Rencana besok (hari ini, red) akan turun ke jalan, untuk menyampaikan aspirasi Aliansi BBM, ke anggota DPRD Provinsi Jambi dan pemerintah Provinsi Jambi”, jelas Novem.dey
Aksi konvoi yang dimulai dari kampus Unbari Telanaipura, menuju Pasar, melewati kawasan Thehok, Kota Baru, Simpang Kawat, Kelurahan Murni, Sungai Putri, Simpang BI, dan terakhir di kampus IAIN STS Jambi Telanaipura.
“Aksi konvoi keliling kota Jambi adalah bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama komponen mahasiswa, menolak rencana kenaikkan harga BBM di Provinsi Jambi”, ujar Hadi Suprapto Rusli (Ketua Umum HMI Cabang Jambi), kepada harian ini, kemarin.
Sebelum melakukan aksi konvoi keliling Kota Jambi, ratusan mahasiswa menggelar aksi mimbar bebas, di Kampus Unbari. Dari orasinya, mereka menegaskan menolak rencana pemerintah untuk menaikan harga BBM.
“Kita menegaskan menolak rencana pemerintah menaikan harga BBM, karena akan menambah penderitaan rakyat”, kata koordinator aksi., Novem.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga akan terus menyuarakan aksi ini, sampai pemerintah tidak akan menaikan harga BBM.
“Kenaikan harga BBM, bukan solusi yang tepat, yang harus ditempuh oleh pemerintah, dan dampak dari kenaikan tersebut, tidak saja dengan harga kebutuhan pokok naik, tetapi yang lebih parah lagi adalah kemiskinan, pengangguran, dan inflasi yang tinggi”, ungkap salah satu mahasiswa Unja.
Mereka juga, mengancam akan kembali melakukan aksi unjuk rasa, apabila pemerintah masih tetap pada kebijaksanaan semula, yaitu menaikan harga BBM.
“Rencana besok (hari ini, red) akan turun ke jalan, untuk menyampaikan aspirasi Aliansi BBM, ke anggota DPRD Provinsi Jambi dan pemerintah Provinsi Jambi”, jelas Novem.dey

Tidak ada komentar:
Posting Komentar