Bangko, AP - Mahasiswa di Merangin hari Rabu (21/5) untuk kedua kalinya melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD Merangin, untuk menolak rencana pemerintah pusat menaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) akhir bulan ini.Dengan membawa spanduk dan sejumlah foster puluhan mahasiswa ini berjalan kaki mulai dari kampus STKIP Bangko melewati kantor Bupati terus ke gedung dewan untuk menyampaikan aspirasinya.
Menurut mahasiswa ini, dengan naiknya harga BBM semakin menyengsarakan rakyat kecil yang memang kehidupannya sudah kekurangan. Akibat lain dari rencana kenaikan BBM kata mahasiswa harga-harga di Merangin telah melonjak melampaui batas kewajaran, dan ongkos transportasi sudah naik sampai 200 persen, terutama di daerah Jangkat dan Hitam Ulu.
Faisal salah satu orator dalam aksi damai ini mengatakan agar DPRD Merangin bersama-sama pemerintah kabupaten Merangin turun kelapangan untuk melihat langsung harga-harga kebutuhan pokok masyarakat dan kenaikan ongkos kendaraan, merupakan dampak negatif dari rencana kenaikan BBM oleh pemerintah. “Kami minta DPRD dan pemerintah daerah Merangin untuk melihat langsung kelapangan melihat kondisi warga akibat rencana kenaikan BBM.” Kata Faisal.
Badri Husin anggota DPRD Merangin menanggapi keinginan mahasiswa yang berunjukrasa menolak kenaikan harga BBM di depan gedung dewan ini mengatakan, menampung aspirasi mahasiswa dan akan meneruskan keinginan yang telah disampaikan. “Yakinlah aspirasi akan kami coba kepada pihak yang lebih tinggi.” Kata politisi muda dari Partai Golkar. Hari ini juga, kata Badri akan melakukan pertemuan dengan Kadis Perhubungan dan Koperindag Merangin untuk membahas masalah harga yang mulai naik juga ongkos transportasi.
Sementara itu angota dewan lainnya Kardini dari PNBK terkait adanya penimbunan BBM yang dikatakan dalam aksi ini, aparat telah bekerja untuk menindak penimbun BBM dan telah ada yang ditindak dalam masalah ini.
“aparat sudah bekrja dan bertindak, bahkan sudah ada yang ditangkap aparat kemanan. “ kata Kardini.
Menunggu pertemuan yang akan digelar masa aksi ini duduk-duduk di depan gedung DPRD Merangin, hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti hasil pertemuan antara DPRD Merangin dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Koperindag Merangin. Dos

Tidak ada komentar:
Posting Komentar