Rabu, 21 Mei 2008

Pertina Bakal Lapor ke Kejati dan Polda


Terkait Pemotongan Insentif Atlet

Jambi, AP -Pengurus Provinsi Pertina Jambi minta agar agar dana olahraga yang dikelola atau dipegang KONI Provinsi Jambi diaudit oleh lembaga resmi ataupun tim independen, karena ditemukan indikasi pemotongan uang insentif untuk para atlet. Pertemuan tersebut sempat memanas. Bahkan gubenur H Zulkuifli Nurdin pun sempat berang

Menurut Soewarno dalam pertemuan itu, pihak KONI Jambi dinilai telah melanggar aturan melakukan pemotongan uang insentif 50 persen untuk atlet peraih medali tanpa ada dasar yang kuat, padahal sebelumnya sudah disahkan melalui SK Gubernur.

Selama beberapa bulan, Soewarno menduga KONI Jambi telah mengumpulkan dana olahraga sebesar Rp924 juta dari hasil pemotongan uang insentif atlet tersebut.

"Untuk itu maka dana anggaran KONI Jambi harus segera diaudit oleh pihak BPKP atau pun tim independen agar jelas adanya dugaan kesalahan dalam prosedur yang ditetapkan KONI," kata Soewarno.

Bahkan, ia juga mengatakan, persoalan dugaan korupsi pemotongan dana insentif atlet yang memperoleh emas.,perak ,perunggu dengan total sementara Rp 924 juta akan dilaporkan ke Polda dan Kejati Jambi
Sementara itu Ketua Umum KONI Jambi, Zulkifli Nurdin yang juga Gubernur Jambi menyatakan, akan menyelesaikan masalah ini secara internal dan bersedia melakukan audit keuangan untuk dana olahraga.

Nasrun Arbain selaku selaku pelaksana tugas di KONI setempat, juga menyatakan siap untuk diaudit dan anggaran atau dana insentif atlet peraih medali adalah hak KONI selaku pengelola anggaran.

"Dana tersebut kini masih tersimpan dan ada dalam anggaran KONI sekitar Rp1 miliar dan bila memang akan digunakan, KONI akan transparan dalam melakukannya," kata Nasrun Arbain.

Zulkifli Nurdin mengakui bahwa dana untuk pembinaan olahraga di Jambi sangatlah minim dan serba kekurangan, dan ia berjanji untuk menyelesaikan masalah itu secara baik-baik.dra

Tidak ada komentar: