Rabu, 21 Mei 2008

Sidang Konfercab Pwi Jambi Berlangsung Tegang

Jambi, AP-- Sidang pleno II yang mendengarkan laporan pertanggungjawaban pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jambi priode 2004-2008, pada Konfercab PWI yang diadakan di Hotel Abadi Jambi, Selasa malam berlangsung tegang.

Pembukaan sidang pleno yang semula berjalan lancar yang dipimpin Busrizal sebagai ketua sidang, mulai "memanas" ketika para pengurus harian PWI Cabang Jambi yang akan mengakhiri jabatannya menyampaikan laporan pertanggungjawaban selama empat tahun masa kepengurusan mereka.

Salah seorang peserta tersebut juga mempertanyakan media-media yang terbit hanya setiap berlangsungnya Konfrensi Cabang (Konfercab) PWI, dan gugurnya masa keanggotaan sebagai anggota PWI bagi medianya bekerja tidak terbit bertahun-tahun.

Suasana terlihat mulai panas, ketika salah seorang peserta Konfercab mempertanyakan kinerja pengurus PWI Cabang Jambi 2004-2008 dalam menjalankan organisasi, seperti dalam memberikan hukuman atau penghargaan bagi anggota PWI.

Ketua PWI Cabang Jambi 2004-2008, H. Syamsuddin Noor telah menjelaskan bahwa organisasi itu sangat selektif dalam menerima wartawan untuk menjadi anggota PWI, karena tidak ingin ada tukang jual sayur jadi anggota PWI.

Ia juga menyebutkan, sebagai ketua ia mengaku selalu mempertimbangkan dan menjaga perasaan, karena jika dilakukan tindakan tegas peraturan organisasi lebih banyak anggota PWI yang diberhentikan keanggotannya.

Melihat suasana kian "panas" dan bagai debat "kusir" akhirnya pimpinan sidang Busrizal dari RRI menengahi permasalahan dan dilanjutkan dengan memberikan kesempatan kepada peserta lain menyampaikan pandangan umum. Arm/sud/ant

Tidak ada komentar: