Senin, 05 Mei 2008

Malu, Sang Ayah Coba Bunuh Diri


MUARASABAK, AP Pepatah yang mengatakan, sebuas- buasnya harimau tidak akan makan anaknya sendiri, tampaknya tidak berlaku bagi Didi (50), warga Kelurahan Talang Babat.
Ia tega memperkosa dua orang anak kandungnya sebut saja Bunga (20) dan Melati (14).

Perbuatan bejat yang dilakukan ayah kandung terhadap dua anak gadisnya ini terjadi dua tahun lalu. Bunga diperkosa saat masih tinggal di daerah Riau. Sedangkan Mawar diperkosanya tidak lama mereka pindah ke Talang Babat.

Kasus ini terungkap ketika Ibu korban melihat keanehan pada diri anaknya, kemudian timbul curiga. Dia pun berusaha mengorek keterangan dari Bunga, namun puteri tertuanya itu tetap saja bungkam.

Kecurigaan itu terbukti ketika Melati menceritakan ulah bejat bapaknya kepada mereka. Ia pun seperti disambar petir begitu mendengar cerita Melati. Pertengkaran hebat terjadi antara sepasang suami istri ini. Kata-kata kasar dilontarkan Sang isteri.

Mungkin, karena tak tahan menahan malu, Didi pun nekat bunuh diri Kamis (1/5) lalu. Namun aksinya itu berhasil digagalkan sejumlah tetangga termasuk keluarganya.
Ulah Didi sempat menarik perhatian warga dan menghebohkan warga sekitar. Mereka tak percaya Edi yang baru tinggal sekitar enam bulan di daerah itu tega memperkosa anak kandungnya.

‘’Itu sama saja dengan setan yang tega merusak anak kandung sendiri,’’ tandas seorang tetatangga.

Polisi yang mendapat laporan pun bergerak menyelidiki. Didi pun diamankan di Polres Tanjab Timur guna penyelidikan lebih lanjut.

Kepada polisi, Didi mengaku menyetubuhi Bunga dua tahun lalu saat mereka masih tinggal di Riau. Sedangkan Mawar diperkosanya tidak lama mereka pindah ke Talang Babat. Kapolres Tanjab Timur AKBP Edy Djuabedi Sik melalui Kasat Reskrim Iptu Agus Ruhimat membenarkan kejadian ini. Saat ini, kata Kapolres, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan secara intensif. ‘’Yang jelas tersangka mengakui semua perbuatannya," jelas Kapolres.har

Tidak ada komentar: