Minggu, 25 Mei 2008

Tas Daun Pandan, Digemari Masyarakat

Muarasabak, AP - Tas cantik dari anyaman daun pandan yang diperoduksi para ibu rumah tangga di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi kini kian digemari kalangan wanita dari berbagai daerah di Indonesia.
"Kami banyak mendapat pesanan dari berbagai daerah, karena tas sandang yang bahan bakunya dari daun pandan selain bentuknya yang menarik, juga memiliki berbagai corak warna kombinasi bunga," kata Awaluddin Kasi Penyaluran dan Promosi Deperindag Tanjabtim, Kamis. Di sela-sela turut mengawasi pameran berbagai produk kerajinan tangan, makanan dan minuman pengusaha lemah Tanjabtim, di arena MTQ di Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, mengatakan ,harga tas pandan tersebut juga bisa bersaing dan relatif murah. Kendati relatif murah, namun tas dari daun pandang banyak diminati karena bentuknya yang unik, bisa dipergunakan dari kalangan remaja hingga ibu-ibu baik untuk bepergian atau kegiatan pengajian dan sebagainya. Pesanan yang mereka peroleh,
menurut Kasi Penyaluran dan Promosi Deperindag Tanjabtim tersebut, banyak untuk oleh-oleh atau cenderamata wisatawan nusantara maupun asing yang berkunjung ke Jambi terutama ke pantai timur Tanjabtim.
Namun ia tidak menyebutkan produksi tas hasil kerajinan para kelompok ibu-ibu di Tanjabtim, dan nilai penghasilan dari pemasarannya. Seorang ibu perajin tas anyaman daun pandan yang mendemontrasikan keahliannya dalam menganyam tas, menyatakan harga satu tas dari perajin biasanya bervariasi ada yang Rp 35 ribu dan lebih, namun jika sudah di plaza tentu lebih mahal ant

Tidak ada komentar: