Sabtu, 10 Mei 2008

Diduga Keras Galian C PT.JBI Ileggal

Merlung,AP—Maraknya kasus kegiatan terkait lingkungan hidup berupa, Galian C di daerah Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), mesekipun pihak Pemkab Tanjabbar telah melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi, tampaknya belum membuat jera sejumlah oknum pengusaha, bahkan terkesan pihak oknum pengusaha ‘nakal’ hanya ngeruk keuntungan pribadi, tanpa mempertimbangkan dampak tergadap kerusakan eko sistim dilingkungan disekitar lokasi ditambang.

Buktinya, Galian C ileggal yang beraktivitas di Km 73 jalan 130 U dalam areal perusahaan wira karya sakti (PT.WKS) saat ini yang dilakukan sub kontraktor PT.JBI, dinilai telah mengkangkangi Undang-undang tentang lingkungan hidup dan Peraturan Pemerintah, bahkan juga kegiatan tersebut telah merugikan keuangan daerah seperti, pendapatan asli daerah (PAD) Tanjabbar.

Untuk itu ketua koordinator investigasi lembaga swadaya masyarakat (LSM Pakam) Merlung Heri Juanda.SH, menghimbau kepada Pemkab Tanjabbar segera melakukan tindakan tegas, sanksi kepada oknum pengusaha yang telah melakukan kegiatan Galian C Ileggal didaerah tersebut sehingga kedepan, setiap pengusaha yang ingin melakukan kegiatan usaha di Kabupaten Tanjabbar dapat melakukan kewajibanya seperti membuat izin sebelum melakukan eksplotasi dilokasi.

Berdasarkan hasil investigasi koran ini yang dibarengi tiga orang pengurus LSM Pakam Merlung Rabu (7/5) dilokasi ternyata benar adanya, aktifitas kegiatan Galian C yang tengah berjalan menggunakan alat berat eksapator dan sejumlah kendaraan roda empat lainya. Sementara inpormasi yang dapat dirangkum dilokasi, diduga sejumlah kendaraan tersebut milik PT.SAL, sedangkan PT. JBI sebagai pelaksana dilapangan atau sebagai sub kontraktor dari PT.WKS.

“ Alat berat ini milik PT.SAL. sedangkan PT.JBI hanya pelaksana dilapangan, Bos kami Pak Alek, kantornya di Km 8 Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tungkal Ulu,” ujar salah satu karyawan PT.JBI yang tak mau menyebutkan namanya, dilokasi saat itu.

Ditempat yang sama, Ketua koordintor investigasi LSM Pakam Merlung Heri Juanda.SH, menilai kegiatan Galian C yang terdapat dalam areal PT.WKS tersebut. Diduga keras Ileggal, sehingga telah merugikan PAD Tanjabbar, bahkan oknum pengusaha tersebut dinilai telah berani melakukan kegiatan Galian C tanpa dilengkapi dokumen. Untuk itu, menghimbau pihak instansi terkait, diantaranya Kapedalda dan Kabag Ekonomi, segera meninjau lokasi, dimana saat ini aktifitas penggalian tengah berjalan.

“ Ya, jelas kegiatan ini telah melanggar ketentuan yang ada, sehingga berdampak terhadap lingkungan, bahkan kegiatan ini telah merugikan keuangan daerah seperti PAD. Kami minta pihak instansi terkait segera meninjau kelokasi. Kita siap membantu,” tegas Heri
Ketika dikonfirmasi, Kabag Ekonomi Yan Eri.Sp mejelaskan, tidak ada izin Galian C atas nama PT.JBI, dan berjanji akan menindak lanjuti inpormasi yang telah disampai LSM Pakam Merlung.

“ Kami akan menindak lanjuti inpormasi itu, bila terbukti kita atas nama Pemkab Tanjabbar akan mengenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Galian C salah satu sumber PAD Tanjabbar, “ tegas Yan Eri, Kamis (8/5) kemarin diruang kerjanya.
Sementara, sampai berita ini diturunkan, pihak pimpinan PT.JBI Alek, belum dapat dikonpirmasi. Kms

Lelaki Parobaya Tusuk Leher dengan Pisau

Jambi, AP – Tidak disangka sama sekali, Hendri (45) Warga Jalan Bhayangkara, Lorong Jengkol, RT 12, No 30, Kelurahan Talangbanjar, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, berbuat nekat, mengakhiri hidupnya.
Namun untung saja, upaya bunuh diri yang dilakukan lelaki parobaya itu, pada sore hari sekitar pukul 16.30 WIB itu, cepat diketahui oleh adiknya, bernama Acu.Keterangan yang berhasil dirangkum harian ini menyebutkan, korban nekat mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara memotong lehernya dengan menggunakan pisau dapur rumahnya, karena diduga stres dengan sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Perbuatan nekat itu, tentu saja menggembarkan warga sekitar, karena mengundang perhatian masyarakat sekitar, dan langsung memadati rumah korban. Kejadian itu terungkap, ketika adik korban bernama Acu, melihat sekeliling rumahnya dalam keadaan sepi dan sebelumnya curiga melihat gelagat kakaknya (Hendri), yang diketahui mengalami rasa seperti ketakutan.

Setelah masuk kerumah dan membuka pintu, yang kebetulan tidak terkunci. Acu terperanjat, ketika melihat kakaknya yang sebelumnya mengalami sakit pada hidung yang tak kunjung sembuh, hendak memotong lehernya sendiri menggunakan pisau dapur.

Mendapatkan kejadian itu, Acu langsung mencegah sambil menangkap tangan sambi merampas pisau yang digenggam kakaknya. Hal hasil, upaya nekat itu, dapat dicegah. (don)
a

Pengembangan Pesisir Pantai Harus Direalisasikan

Jambi, AP- Pemprov Jambi harus segera merealisasikan segera pengembangan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur, yang dilaporkan belum banyak tersentuh pembangunan.

DPRD Provinsi Jambi telah mensahkan rancangan usulan Perda untuk pengembangan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil itu, sehingga Perdanya harus segera diterbitkan agar pelaksanaan berjalan cepat, kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi, Sofyan Pangaribuan.
"Jangan ditunda-tunda itu, sebab kebiasaan selama ini setelah banyak Perda setelah disahkan tidak ada implementasinya. Hal itu hendaknya tidak terjadi dalam pengembangan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil tersebut," ujarnya.

Dewan mengingatkan Pemprov Jambi segera melaksanakan, karena program itu bertujuan untuk memberdayakan rakyat kecil, terutama nelayan di pantai timur, serta potensi pemasukan pendapatan asli daerah (PAD) untuk Provinsi Jambi.


Pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil itu untuk mencari nilai tambah pemasukan retribusi dari sisi pemanfaatan pantai dan transportasi laut, selain belum banyak tersentuh pembangunan terutama akses untuk memberdayakan masyarakat pantai yang sebagian besar hidup di bawah garis kemiskinan.


Pengembangan ke pesisir karena Jambi juga berbekal pengalaman tidak mau terulang kasus sengketa Pulau Berhala yang berada di Selat Berhala atau 12 mil dari garis pantai Kabupaten Tanjung Jabung Timur.


Sengketa Pulau Berhala dengan Provinsi Kepulauan Riau sampai kini berlarut-larut, karena kedua daerah saling klaim itu miliknya. Sengketa berlarut membuat Pemerintah Pusat mengambil alih Pulau Berhala dan menetapkan dalam status quo.

Pantai timur memiliki potensi yang cukup besar baik secara ekonomis cukup menjanjikan jika dikelola dengan baik, seperti turumbu karang, hutan bakau (manggrove), plasma nuftah dan tempat berkembangbiaknya berbagai jenis ikan dan species lainnya.


Sedangkan dari sudut potensi ekonomi misalnya pertambangan, industri pelabuhan, transportasi, dan pariwisata. Dalam rencana pemanfaatkan potensi wilayah pesisir dan pulau kecil Pemprov Jambi akan merevisi peta wilayah sebab selama ini belum menunjukkan batas wilayah darat dengan menampilkan pulau-pulau kecil, serta batas wilayah pesisir dan laut.


Wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur seluas 12.993 km2 dan garis pantai sepanjang 211,9 km. har

Pendaftaran Sekolah Tak Dipungut Bayaran

Mulai Tingkat SD sampai SLTA

Jambi, AP - Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menegaskan tidak ada uang pendaftaran untuk masuk sekolah mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), karena sudah didanai pemerintah lewat Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Rahmat Derita menegaskan, pemerintah pusat dan daerah sudah menganggarkan dana cukup besar untuk membantu masyarakat mendapatkan kemudahan dan keringanan dalam pembiayaan sekolah anaknya.


"Bagi warga miskin gratis semua biaya dan bagi yang mampu akan lebih ringan dengan adanya dana BOS (Rp2,3 juta per tahun/siswa untuk SLTP)," ujar Rahmat.

Selanjutnya dalam penerimaan siswa tahun ajaran baru 2008/2009 itu Dinas Pendidikan kota dan kabupaten diminta lebih serius dan aktif memantau sekolah agar tidak melakukan pungutan yang tidak seharusnya dilakukan. Pemerintah sudah menanggung semua biaya mulai dari pembelian formulir, pakaian dan lainnya, sehingga tidak ada lagi alasan dari pihak sekolah melakukan kutipan.

Dinas Pendidikan kota dan kabupaten memiliki wewenang penuh dalam pengawasan dan penindakan bagi sekolah yang menyalahgunakan penggunaan dana BOS tersebut, karena selain bersumber dari APBN juga dari APBD pemerintah setempat. Dinas Pendidikan provinsi hanya sebagai koordinator, sementara wewenang pelaksanaan, pengawasan dan penindakan sepenuhnya berada pada Dinas Pendidikan kota dan kabupaten.(dra)

13.000 Tamatan SMP, Sasaran Wajar 12 Tahun

Jambi, AP - Sekitar 13.000 siswa taman SLTP dari keluarga tidak mampu di Provinsi Jambi menjadi sasaran program Wajib Belajar (Wajar) 12 tahun untuk tahun ajaran 2008/2009.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Rahmat Derita di Jambi mengatakan,Tingkat kelulusan SLTP di Jambi tahun ajaran 2008/2009 berjmlah 24.000 siswa dan 13.000 siswa di antaranya adalah warga kurang mampu yang sama sekali tidak dikenakan biaya pendidikan selama satu tahun ajaran (dari dana Bantuan Operasional Sekolah-BOS). ”Pemerintah melalui dana APBN dan APBD pemerintah kota dan kabupaten di Povinsi Jambi sudah menganggarkan dana sebesar Rp55 miliar yang disalurkan melalui program BOS untuk membantu warga tidak mampu” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jambi lanjutnya, pada tahun ajaran 2008/2009 bertekad akan mewujudkan wajar 12 tahun, di mana tidak ada alasan lagi warga yang tidak mampu tidak bisa menyekolahkan anaknya. Tiap siswa dari keluarga tidak mampu itu akan mendapat suntikan dana BOS sebesar Rp2.300.000 untuk satu tahun, dan akan dilanjutkan pada tahun berikutnya hingga mereka tamat SLTA. Daya serap SLTA di Jambi untuk menampung lulusan SLTP di Jambi pada dasarnya sebanding, hanya saja tidak meratanya jumlah SLTA di kota dan kabupaten menimbulkan biaya tinggi bagi siswa yang hendak melanjutkan pendidikan ke SLTA
. Di satu kecamatan terkadang ada empat SLTP, sementara SLTA hanya satu sehingga untuk dapat diterima terpaksa mereka harus ke ibukota kabupaten dengan banyak pilihan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Selayaknya tiap kecamatan ada satu SMA dan sejumlah SMK supaya lulusan SLTP itu dapat memilih dan tidak perlu ke ibukota kabupaten atau kota untuk melanjutkan pendidikannya.dra

Perusak Lingkungan Harus Dihukum Berat

Jambi, AP - Para perusak lingkungan termasuk pengusaha pelaku pembalakan liar harus dihukum berat, karena dampak kerusakan lingkungan di Indonesia sudah cukup parah.
"Aparat penegak hukum harus menerapkan undang-undang berlapis, baik UU Pidana maupun UU linkungan kepada para penjahat perusak lingkungan itu," kata mantan Direktur Eksekutif Walhi Jambi, Feri Irawan di Jambi.

Kerusakan lingkungan di Indonesia yang terparah, kerusakan hutan dan lahan akibat hukuman yang diterapkan kepada para pelaku cukup ringan atau tidak sebanding dengan perbuatan yang dilakukan.

Kerusakan hutan akibat pembalakan liar (ilegal logging) dan ulah para pengusaha Hak Pengusaha Hutan (HPH) yang tidak melakukan penghijauan telah menimbulkan berbagai bencana alam banjir, dan kebakaran hutan.

Korban jiwa dan harta benda pun sudah tidak terhitung akibat kerusakan lingkungan itu. Ia juga menegaskan, negara-negara Asean merupakan negara yang paling banyak menampung kayu hasil pembalakan liar (ilegal logging) dari Indonesia.

Pemerintah Indonesia juga dinilai selama ini gagal menanggulangi kebakaran hutan dan asap sehingga yang menjadi korban adalah masyarakat kecil dan kerusakan lingkungan hutan kian parah.
Kegagalan itu juga disebabkan pemerintah tidak mampu menangkap para pelaku terutama pihak perusahaan yang nyata-nyata menjadi biang keladi penyebab kebakaran hutan dan kerusakan lingkungana.dra

Pemprov Jambi Realisasikan Rehab Sekolah 1.764 Unit

Jambi, AP - Provinsi Jambi pada 2006 dan 2007 merealisasikan pembangunan rehab ruang kelas sekolah SD dan SMP/MI (Madrasah Ibtidaiyah) yang rusak sebanyak 1.764 unit, yaitu 1.572 SD/MI dan SMP 192 unit.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Rahmat Derita di Jambi, mengatakan, dengan realisasi itu kini sisanya tinggal 870 unit.

Pembangunan rehab ruang kelas SD dan SMP di sepuluh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi itu merupakan tindaklanjut kerjasama antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota di Jambi yang dituangkan dalam kesepakatan (MoU) pada 2005.

Pada 2008 untuk membiayai rehab ruang sekolah yang tersisa sebanyak 870 unit itu membutuhkan dana Rp62,4 miliar dengan sumber pembiayaan Pemprov Jambi 30 persen dan sepuluh kabupaten dan kota 70 persen.

Provinsi Jambi akan menuntaskan pembangunan rehab ruang kelas SD dan SMP itu sejalan dengan pencanangan program wajib belajar (Wajar) 12 tahun pada 2008.
Untuk meningkatkan kualitas pendidikan Jambi pada 2008 telah mengalokasikan dana APBD pendidikan sebesar Rp136,730 miliar. dra

BUPATI BATANG HARI RESMIKAN NAMA LOKASI MTQ

MUARA BULIAN,AP-Bupati Batang Hari Ir.Syahirsah,SY, kemarin (10/05) bertempat dimimbar utama Gedung MTQ telah meresmikan nama dan lokasi MTQ ke-38 tingkat Provinsi Jambi,dengan nama “ Fastabiqul Khairat”.
Acara tersebut dihadiri oleh Waka Polres ,Kadepag,setda Batanghari, para Asisten, para kepala Dinas, Kantor, Badan, para camat, para kabag, para panitia pelaksana, ibu TP-PKK, para tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Acara peresmian lokasi MTQ ke-38 tingkat Provinsi Jambi ini berlangsung khidmat dengan diawali pembacaan Kulhu, Tahlil dan diakhir dengan do’a.Peresmian ini ditandai dengan penada tanganan papan nama lokasi MTQ,yang disaksiakan oleh waka polres,kadepag setda Batanghari, para asisten, kadis, kaban, kakan, dan seluruh yang hadir, setelah peresmian acara dialnjutkan dengan rapat Panitia pelaksana MTQ.

Bupati Batang Hari pada pembukaan rapat menyampaikan dan meminta kepada seluruh sarana dan parsarana dalam kebutuhan MTQ ini harus diinventarisir baik nantinya terhadap kekurangan-keurangannya, maupun yang lainnya, persiapan ini harus ada dan nyata, jangan sampai ada yang hutang, segalanya harus betul-betul diperhatikan dan disiapkan.

Untuk mengatasi masalah listrik bupati pinta agar dipersiapkan genset terutama dipemondokan para kafilah, dan para tamu undangan pejabat daerah, karena melihat kondisi listrik saat ini memang kita harus betul-betul mempersiapkannya, juga terhadap pelayanan air agar setiap waktu ditentukan untuk dapat memenuhinya, PDAM harus stand BY.

Sementara itu bagian secretariat MTQ Baihaqi Syam, pada keterangannya mengatakan, persiapan undangan untuk Bupati dan Wali Kota sudah kita sampaikan, buku panduan ,peta dan jadwal MTQ sudah dipersiapkan lengkap dengan tas, dan segala sesuatunya, hal ini kita berikan kepada para kafilah pada saat penyambutan chekin kafilah (Ian)

Madel Silaturahmi Keluarga di Pamenang

Bangko, AP - Untuk mempererat tali kekeluargaan Calon Bupati Merangin Drs. Muhammad Madel hari Jumat (9/5) siang melakukan silaturahmi dengan masyarakat Pamenang dirumah Bapak Syahrul di dusun Baru Pamenang yang masih memiliki hubungan darah dengan calon kuat Bupati Merangin ini. Dalam pertemuan kekeluargaan yang berlangsung akrab, terungkap dukungan yang sangat besar terhadap calon Bupati Merangin dengan nomor urut tiga ini. Apalagi keluarga besar dan masyarakat di kecamatan Pamenang ini tahu persis keberhasilan Madel dalam memimpin Sarolangun.

Ketua Tim Maza Sukses Agus Purnomo mengatakan, pertemuan tersebut diadakan setelah
Drs. Madel melakukan sholat Jumat bersama-sama masyarakat di mesjid setempat. Setelah melakukan pertemuan keluarga dan makan siang, kegiatan Madel selanjutnya menggelar pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat dan simpatisan Maza. “Pertemuan di Pasar Pemenang dirumah rekan kita Alif dengan tim kecamatan untuk memperkuat jaringan kita di kecamatan dan desa dalam Pilkada mendatang.” ujar Agus.

Menurut Agus, dalam pertemuan di kecamatan Pamenang tersebut selain untuk memperkuat jaringan sampai kedesa-desa juga dipersiapkan untuk saksi Maza di setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada hari pemungutan dan perhitungan suara. “ Kita persiapkan saksi di setiap TPS sebanyak dua orang untuk memastikan bahwa pemungutan dan perhitungan suara berlangsung sesuai dengan aturan yang ada.” kata Agus.

Melihat dari setiap pertemuan yang digelar mendapat dukungan yang luar biasa dari simpatisan dan masyarakat, semakin meyakinkan Tim Maza Sukses, bahwa pasangan Drs. Muhammad Madel dan Zainul Arfan, STp akan mampu meraih suara sebanyak-banyaknya seklaigus memenangkan Pilkada secara elegant dan terhormat
“Secara nyata dukungan dan harapan kepada pak Madel untuk dapat memimpin Merangin lima tahun kedepan sangat luar biasa, ini dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang hadir setiap pak Madel turun kelapangan. “ ujar tim sukses ini bangga. Dos

Harga Pelumas Naik, Sebelum BBM

Jambi, AP- Harga minyak pelumas di Jambi naik mendahului kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sudah direncanakan pemeritah, namun belum diterapkan, yang kenaikannya antara Rp2.000/liter hingga Rp2.500/liter. Liliy (23), kasir toko pelumas
"Indo Mobil" berlokasi di Jelutung, Kota Jambi, Sabtu mengatakan, sudah sepekan hampir seluruh merk minyak pelumas mengalami kenaikan, sebelum diumumkannya kenaikan harga BBM. Minyak pelumas merk TOP-1 harga sebelumnya Rp32.00/liter kini menjadi R34.000/liter, merk Mesran dari 19.500/liter menjadi Rp22.000/liter, begitu juga merk yang lainnya, semuanya mengalami kenaikan harga. Pemilik toko penjual aksesoris mobil dan minyak pelumas "
Murni Motor Awi (40) di kawasan Broni, mengatakan isu kenaikan BBM turut mempengaruhi harga minyak pelumas, sementara untuk suku cadang kendaraan belum ada perubahan. Sejak satu pekan terakhir semua merk minyak pelumas mengalami kenaikan rata-rata antara Rp2.000/liter hingga Rp2.500/liter, hanya saja untuk suku cadang atau kendaraan yang belum mengalami kenaikan.
Iwan (31) pemilik kendaraan pribadi ketika ditemui saat mengganti minyak pelumas mobilnya mengatakan, belum lagi BBM naik, tapi minyak pelumas sudah mendahului, dan itu turut menambah biaya pengeluaran pemilik kendaraan. Kenaikan harga minyak pelumas itu diakui tidak begitu berpengaruh dan terasa, karena rata-rata mobil diganti minyak pelumasnya bila sudah menempuh perjalanan 5.000 km, dan khusus bagi pemilik kendaraan pribadi, untuk menempuh jarak tersebut minimal tiga bulan.
"Lain halnya bila harga BBM sudah dinaikkan pemerintah, itu sudah pasti sangat terasa, karena kebutuhan hampir setiap hari dan pembeliannya juga rata-rata mencapai puluhan liter," kata Iwan.
Pemerintah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi yakni untuk premium dari Rp4.500/liter menjadi Rp6.000/liter dan solar dari Rp4.300/liter menjadi Rp5.000/liter, yang hingga kini belum resmi dra

Kamis, 08 Mei 2008

RI Kesulitan Kalkulasikan Sampah Elektronik


Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH), mengaku masih kesulitan untuk mendapatkan data jumlah sampah elektronik ("e-waste") yang mengandung bahan beracun berbahaya (B3), baik domestik maupun kiriman dari luar negeri.
"Seminar KLH tahun 2006 yang membahas limbah elektronik belum juga bisa mengeluarkan berapa sebenarnya angka `e-waste` di Indonesia," kata Asisten Deputi (Asdep) urusan B3 dan Limbah B3 KLH, Emma Rahmawati, di Jakarta.
Ia berpendapat, kesulitan KLH mendata limbah elektronik banyak diakibatkan faktor perdagangan ilegal dan sebaran pengepul "e-waste" yang sangat beragam di seluruh Indonesia.
Meski masih "remang-remang", Emma dapat memperkirakan besarnya limbah elektronik di Indonesia akan terus meningkat setiap tahunnya, setidaknya dari industri telepon seluler.
Di Indonesia setidaknya terdapat 100 juta telepon seluler, dan muatan perangkat elektronik itu antara lain tembaga dan bahan-bahan yang masuk dalam kategori B3.
Sementara itu menurut data UNEP 2005, tiap tahunnya "e-waste" yang diproduksi di seluruh dunia mencapai 20-50 juta ton.
Ratusan ribu komputer usang dan HP rusak dibuang begitu saja di tanah lapang, sebagian lain juga dibakar di insenerator, atau diproses ulang di pabrik tembaga.
Dari data para produsen barang elektronik, didapati bahwa angka daur ulang oleh mereka sangatlah rendah.
Para produsen perangkat keras komputer (PC) hanya melakukan 8,8-12,4 persen daur ulang. Sedangkan tingkat daur ulang produsen HP lebih rendah lagi, yakni hanya sekitar 2-3 persen. (ant)

Terapkan Dua Tahap Alokasi Raskin

ambi, AP - Provinsi Jambi menerapkan alokasi penyaluran beras untuk keluarga miskin (Raskin) pada 2008 ini dengan dua tahap, yaitu tahap pertama 10 kg per rumah tangga miskin (RTM) untuk 10 bulan.

Lalu tahap berikutnya 5 kg per RTM untuk sembilan bulan, kata Asisten II Setwilda Pemprov Jambi, Hasan Kasyim di Jambi.

Beras raskin bersubsidi itu ditentukan sebanyak 10 kilogram per RTM untuk selama 10 bulan terhitung mulai Januari-Oktober 2008 dengan harga tebus Rp1.600 per kg atau subsidi Pemprov Jambi dan sembilan kabupaten dan satu kota Rp600 per kg.

Sebab harga subsidi Rp1.600 per kg yang ditetapkan pemerintah pusat itu dinilai masih memberatkan masyarakat kurang mampu di Jambi, sehingga Pemprov Jambi mengambil kebijakan mensubsisi Rp600 berpatungan dengan kabupaten dan kota.

Alokasi dana subsidi raskin itu senilai Rp11,968 miliar, masing-masing ditanggung Pemprov Jambi sebesar Rp5,984 miliar, dan 10 pemerintah kabupaten/kota sebesar Rp5,984 miliar.
Anggaran subsidi raskin yang dikeluarkan Pemprov Jambi sebesar Rp5,984 miliar digunakan untuk pembayaran ke Perum Bulog selama lima bulan (Juli-November 2008).

Sedangkan anggaran kabupaten dan kota dengan nilai yang sama Rp5,984 miliar untuk pembayaran selama Pebruari-November 2008. (dey)

Bang Zul Tangisi Chalik di Polda Metro Jaya

Usai Sholat Dijenguk Gubernur dan Kepala Dinas

Jambi,AP – Gubernur Jambi, Zulkifli Nurdin, Rabu, sekitar pukul 14.00 WIB, menjenguk Chalik Saleh, Sekda Jambi, yang terkait kasus dugaan korupsi Mess Jambi, di Rumah Tanahan Polda Metro Jaya, di sel blok 3. Ikut dalam rombongan tersebut, sejumlah kepala dinas, yang sehari sebelumnya sempat dipanggil ke Jakarta, oleh gubernur.

Kendati tidak diketahui apa pembicaraan orang nomor satu di Jambi itu, dengan Chalik Saleh, namun menurut sumber koran ini menyebutkan, kunjungan tersebut sebatas silahturahmi, karena selama ditahan gubernur belum sempat menjenguk Chalik Saleh.

Pertemuan yang berlangsung penuh akrab itu, berlangsung sekitar dua jam. Dalam pertemuan itu. Zulkfili Nurdin, sempat menitik air mata, melihat keadaan sekda, yang berada dibalik jeruji besi. Kepada Chalik Saleh, gubernur berpesan, agar tabah dan tenang menghadapi masalah tersebut.

Benar apa yang disebutkan sumber koran ini, saat menjenguk, Chalik Saleh, terlihat tenang dan bersih. Bayangkan saja, saat itu, dia baru selesai menunaikan sholat Zuhur, dan mengaji. ‘’Kelihatan sekali dia tenang dan baru selesai sholat’’ujar sumber.

Menurut sumber, selama di dalam sel, Chalik Saleh, berusaha mendekatkan diri ke Tuhan, dia pun mengaku lebih mantap beribadah dan tawakal dengan musibah yang sedang dihadapi.
Saat yang bersamaan, gubernur juga menyempatkan diri menjenguk Al-Amin Nasution, tersangka kasus penyuapan alih pungsi lahan hutan produksi di pulai Bintan dan Sumsel. Ketika menjenguk Amin, bang Zul, juga terlihat prihatin menyaksikan ketua DPW PPP itu, yang meringkuk satu blok dengan Chalik Saleh.

Kepada Gubernur, menurut sumber, Amin mengaku tidak bersalah dalam kasus tersebut. Kondisi Amin, tidak terlalu jauh berbeda dengan Chalik Saleh. Kondisi Amin, agak lebih sederhana, dia menggenakan pakaian sederhana, baju kaos dan celana jeans.

Kunjungan tersebut berakhir, setelah jam besuk habis. Sebelum meninggalkan ruangan sel, mereka kembali berangkulan, saat itulah, terlihat suasana haru. (dim)

Kajari Sungai Penuh, Dihadiahi Bra dan Celana Dalam

Mahasiswa Desak Kajari Eksekusi Terpidana Korupsi Dewan

Kerinci AP- Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Kerinci Bersatu (FKMB), mendesak Kajari Sungai Penuh, menjalankan putusan Mahkamah Agung, terhadap delapan anggota dewan Kerinci, yang terlibat kasus korupsi.

Lambannya proses ekseskusi terpidana kasus korupsi tersebut, mahasiswa menghadiahi sebuah kado, yang diisi dengan bra (kutang) dan celana dalam. Hadiah prestisius itu, sembat muka membuat pejabat kejaksaan, merah padam.

Desakan dan kado tersebut dihadiahi, terkait lambannya Kajari Sungai Penuh, melakukan eksekusi terhadap delapan anggota dewan, yang tersangkut kasus tunjangan kesejahteraan yang merugikan Negara Rp 1,4 Milyar. “ Penjarakan Narapidana DPRD Kerinci’’ujar mereka.

Menurut mereka, delapan anggota DPRD Periode 1999-2004, yang terkait kasus tersebut, antara lain, Sawir Somad, Frimansyah dua orang ini masih aktif di DPRD Kerinci, sementara 6 orang lagi tidak aktif, yakni Bahruddin Bay, Aminuddin, Rusli Daud, Yusuf Sagoro, Maisardin Sam, dan Kahdijah.

‘’Ini kami lakukan, sebagai salah satu bentuk kepedulian kami, akan tegakkanya supremasi hokum di daerah ini’’uar Saipul Roswandi, salah seorang anggota FKMB.

Menurut dia, dengan ditolaknya kasasi anggota dewan tersebut, maka dengan tegas, Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, harus menjalankannya. ‘’Jika lamban, dikhawatirkan, terpidana akan melarikan diri’’jelasnya.

Sementara itu,Humas Pengadilan Negeri Sungai Penuh, MY Girsang, pengadilan negeri tidak bisa melakukan eksekusi, yang berhak melakukan eksekusi adalah pihak Kejaksaan Negeri “Petikan Putusan Kasasi sudah diserahkan kepada Pihak Kejaksaan negeri, jadi silahkan saja Kejaksaan yang melakukan eksekusi”ujarnya.

Dia juga menyebutan, petikan putusan tersebut, diserahkan pada kejaksaan pada tanggal 29 April 2008. Dengan penolakan itu, kata Girsang, Kejaksaan Kerinci memiliki kekuatan hukum untuk menahan delapan anggota DPRD tersebut, karena sebelumnya delapan angota dewan itu, sudah di vonis 1,6 Tahun.

“Tidak ada alasan lagi Kejaksaan menunda eksekusi terhadap delapan Anggota dewan Tersebut”tegasnya.
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Insayadi, mengatakan, Kejaksaan baru menerima petikan putusan. Dalam pasal 27 KUHP disebutkan, pelaksanaan Eksekusi harus atas dasar putusan dari pengadilan. “Kami baru menerima putusan tersebut’’akunya.

Di katakannya lagi, untuk melakukan eksekusi tersebut, kejaksaan butuh proses. ‘’Dalam waktu dekat ini kami tetap akan melakukan eksekusi, kita belum bisa menyebutkan kapan hari dan tanggalnya’’jelas Insayadi.(men)

MAZA Penuhi Undangan Masyarakat Pamenang dan Bangko Barat

Bangko, AP - MAZA atau Pasangan Drs. Muhammad Madel – Zainul Arfan, STp Calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin, dengan nomor urut 3 (tiga) hari ini Jumat (9/5) memenuhi undangan masyarakat Biuku Tanjung , Kecamatan Bangko Barat.
Masyarakat desa ini telah lama menanti kedatangan Maza untuk melakukan pertemuan sekaligus sosialisasi kandidat ini dalam Pilkada mendatang.
Sebelum melakukan pertemuan dengan masyarakat Biuku Tanjung Drs. Muhammad Madel melakukan sholat jumat di Masjid Pasar Pamenang, atas permintaan masyarakat setempat.
Ketua tim Maza Sukses Agus Purnomo yang ditemui di Posko membenarkan, adanya pertemuan Drs. Muhammad Madel dan Zainul Arfan dengan masyarakat Pasar Pamenang Kecamatan Pamenang dan Masyarakat Desa Biuku Tanjung Kecamatan Bangko.
“ Besok (hari ini, red) pak Madel dan pak Zainul sudah dijawalkan akan melakuan sholat Jumat di Pasar Pamenang, dan bertemu dengan masyarakat setempat. Dan selanjutnya Maza malam hari akan bertemu memenuhi undangan masyarakat desa Biuku Tanjung. “ jelas Agus pada harian ini.
Di Kecamatan Pamenang menurut Agus setelah sholat Jumat pertemuan antara Maza dengan kader dan simpatisan, lebih ditekankan kepada penguatan basis masa pendukung setia Maza dan penekanan untuk saksi dari Maza Sukses di setiap TPS dalam Pilkada bulan Juni mendatang. “Untuk memastikan pencoblosan dan perhitungan sesuai dengan aturan kami memerlukan saksi di setiap TPS.” Ujar Agus.

Menurut pantauan media ini, dukungan terhadap pasangan Maza terus mengalir dari berbagai penjuru Merangin, buktinya setiap hari di Posko Maza Sukses terus di datangi dan dipenuhi oleh masyarakat dari berbagai desa dan kecamatan di kabupaten Merangin, yang sengaja datang untuk memberikan dukungan kepada kandidat ini.

Mbah Legi misalnya beralamat di Kampung 9 Margoyoso Tabir sengaja datang ke Posko Maza sukses untuk memberitahukan kepada Maza bahwa sebagain besar masyarakat Margoyoso mulai dari Kampung 1 sampai dengan Kampung 9 telah mendukung Maza. Bukan itu saja kata mbah Legi desa-desa sekitarnya juga dipastikan sebagaian besar masyarakatnya mendukung pasangan Drs. Muhammad Madel dan Zainul Arfan.

Menjawab pertanyaan, Sasmito yang juga warga Margoyoso mengatakan, mendukung Maza setelah mengetahui keperibadian Maza ketika mengunjungi kampungnya di Margoyoso beberapa waktu yang lalu. Disamping menurut Sasmito Maza memiliki program yang jelas di bidang pendidikan, kesahatan dan upaya memperbaiki sarana jalan yang kini banyak yang rusak. “Pak Madel memperhatikan pendidikan dan kesehatan juga jalan yang rusak.” Kata Sasmito yang dulunya bersama mbah Legi adalah tim dari Sibawaihi, SPd. ME yang gagal maju sebagai Bupati Merangin.Dos

Terpidana Anggota Dewan Kerinci, Diduga ‘Kabur’

Kerinci, AP - Enam dari delapan mantan DPRD Kerinci periode 1999-2004 dan dua anggota dewan yang masih aktif yang ditolak kasasinya oleh Mahkamah Agung (MA), hingga saat ini belum juga dilakukan penahanan oleh pihak Kejaksaan Negeri Sungaipenuh.

Enam dari delapan anggota dewan tersebut tidak ditahan, lantaran keberadaan mereka tidak jelas dengan kata lain diduga melarikan diri dari Kerinci.

Tidak satupun yang mengetahui keberadaan enam mantan dan anggota dewan tersebut, termasuk diantaranya dua diantara adalah anggota DPRD Kerinci yang masih aktif yakni Firmansyah dan Sawir Samad.

Informasi yang diperoleh koran ini menyebutka, Firmansyah Anggota DPRD dari Fraksi PKS dan Sawir Samad dari Fraksi PBB, dilaporkan sampai saat ini belum kembali ke Kerinci , sejak keduanya bersama anggota dewan Kerinci lainnya melaksanakan studi banding ke Bandung, Jawa Barat.

Sebelumnya, rekan-rekan mereka telah kembali ke Kerinci, namun kedua terdakwa juga belum kembali.

Demikian juga dengan empat mantan anggota dewan lainnya , yakni Hj Khadijah. Dia dilaporkan melarikan diri ke Bangko, Yusuf Sagoro dan Aminudin dilaporkan melarikan diri ke Malaysia serta mantan angota dewan lainnya yakni Burhanudin By dilporkan sedang berada di Solok Selatan Sumatera Barat, dengan alasan yang tak jelas .

Dengan keadaan demikian, semakin mempersulit pihak kejaksaan, melakukan eksekusi atau penahanan. padahal ke delapan mantan dan anggota dewan tersebut seluruhnya sudah menandatangi berita acara penahanan setelah penolakkan Kasasi.,

Kajari Kerinci Daru Tri Sadono melalui Kasi Pidsus Insyayadi, SH, mengakui bahwa enam dari delapan mantan dan anggota dewan tersebut tidak berada ditempat, bahkan pihaknya juga tidak tahu kemana mereka melarikan diri sampai sekarang.

“Kita akan melaksanakan eksekusi tapi orangnya tidak berada di tempat, bagaimana eksekusi itu dilakukan. Seandainya ada yang tahu keberadaan mantan dan anggota dewan silahkan beri tahukan Kejari, agar bisa kita eksekusi,” terang Kasipsus.

Meskipun diketahui bahwa mantan dan anggota dewan sudah tidak berada di Kerinci lagi, namun sejauh ini pihak Kejaksaan Negeri Sungaipenuh belum menetapkan status mereka sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Kita belum tetapkan itu sebagai DPO sebab kita belum bisa memastikan apakah mereka itu benar-benar melarikan diri atau kemana. Hemat kita kalaupun mereka melarikan diri juga tidak mungkin jauh-jauh karena kondisi terdakwa juga sudah tua,” jelas Insyayadi.(men)

Tanggapan JPU atas Penolakan Dakwaan Penasehat Hukum Drs. Karim Hasan.

Bangko, AP- Sidang kedua, Drs. Karim Hasan yang kini masih Ketua DPRD Kabupaten Merangin, dalam dugaan korupsi APBD pos anggaran dewan hari Kamis (8/5) Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gde Puniat yang didampingi Yudhi Syafri, SH dan Zulfahmi, SH membacakan eksepsi atas penolakan semua dakwaan jaksa terhadap terdakwa Karim Hasan oleh pengacara dari “Syahril, Musfandi & Rekan” Padang Sumatera Barat, diantaranya Syahril, SH.MH, Musfandi, SH.MBA, dan Hendri Yanti Cepu, SH.
Dalam sidang yang dipimpin oleh oleh hakim ketua Sabarulina br Ginting, SH berlangsung sekitar 30 menit. Hakim sempat kembali menanyakan kepada terdakwa Karim Hasan surat keterangan sakit, untuk pertimbangan tindakan Hakim selanjutnya. Namun Karim Hasan hanya mengeluarkan foto copi surat keterangan sakit dari saku celananya. Menurut Hakim surat keterangan foto copi tidak bis dijadikan pertimbangan untuk mengambil sebuah kebijakan.

Dalam sidang kedua ini hakim juga mengatakan agar JPU memberikan salinan Berita Acara pemeriksaan kepada penesehat hukum tersangka sesuai dengan pasal 77.

Setelah mendengar tanggapan JPU atas eksepsi penasehat hukum terdakwa dan agar kasus ini tetap disidangkan karena telah memiliki landasan hukum yang jelas, penasehat hukum Karim Hasan tetap menolak eksepsi jaksa. “Setelah mendengar tanggapan jaksa kami tetap menolak secara tegas seluruh tanggapan atas eksepsi jaksa.” kata penasehat hukum Karim.

Usai sidang Karim Hasan ditempat yang sama, juga dilakuakan sidang dalam kasus yang sama atas nama Navis Ismail, SH, John Gani dan Drs. Sobirin dengan hakim dan jaksa yang sama. Sidang ini mendengar penolakan penasehat hukum atas seluruh dakwaan JPU oleh pengacara Don Fredy dari Jambi.

Sidang Karim untuk selanjutnya akan digelar pada hari Senen (12/5) dengan agenda memberikan kesempatan kepada Majlis Hakim untuk mengambil keputusan sela, dan pada hari yang sama juga digelar sidang atas terdakwa Navis Ismail dkk. Dos

Masyarakat Jambi Tolak Kenaikan BBM

Jambi, AP-Komunitas Mahasiswa dan Pemuda Jambi, kemarin melakukan aksi unjukrasa ke Gedung DPRD Provinsi Jambi mereka menolak kebijakan pemerintah pusat untuk menaikan harga Bahan Bakar Minyak.

Menurut mereka, kebijakan menaikan BBM ini merupakan kebijakan yang tidak memihak kepada rakyat apalagi dalam keadaan perekonomian rakyat yang saat ini sedang terpuruk.

“alasan pemerintah menaikan BBM untuk mengimbangi harga minyak dunia, sungguh sebuah alasan yang tidak bisa diterima akal sehat.. Mengapa negara kita harus mengacu kepada harga minyak mentah dunia,” Kata Riky Ramadan, dalam orasinya.

Menurutnya, kami dari KMPJ menolak kenaikan harga BBM yang mana dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat menegah kebawah dan juga masyarakat ekonomi yang rendah

“ Jika BBM naik SBY –JK harus mundur dari jabatannya sebagai presiden dan wakil presiden. Karena kenaikan ini menambah angka kemiskinan bagi masyarakat,” Jelasnya.

Apalagi katanya. buntut dari kenaikan harga BBM ini membuat seluruh kebutuhan sembako melesat.menurutnya, bagaimana masyarakat bisa menghidupi untuk kebutuah hidupnya jika sembako naik akibat kebijakan pemerintah menaikan harga BBM

“ Kita rasa, sumber daya alam kita banyak kenapa kita tidak bisa mengembangkannya. Selain itu kita juga menghimbau agar pemerintah jangan terintervensi oleh negara lain yang ingin mengambil keuntungan dari kekayaan alam yang ada di dalam tanah air yang kita cintai ini,” ucapnya.dra

Pusri Jamin Persediaan Pupuk Bersubsidi

Jambi, AP - PT (Persero) Pusri Cabang Jambi menjamin persediaan pupuk urea bersubsidi dan penyaluran yang ditetapkan untuk Jambi pupuk urea bersubsidi pada 2008 sebanyak 41.483 ton.
Area Manajer PT Pusri Cabang Jambi, H Jurnal Ramsi di Jambi, mengatakan, dengan stok yang ada sekarang hampir 2.500 ton pupuk urea bersubsidi di Jambi petani tidak perlu khawatir adanya kelangkaan.

Para distributor PT Pusri di Jambi tidak akan menjual di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp1.200 per kg.

"Kami sudah wanti-wanti kepada para distributor untuk tidak melakukan hal itu, Jika itu dilakukan maka akan dicabut izin distributornya dengan Pusri," katanya.

Hal yang sama juga diberlakukan kepada para karyawan Pusri yang kedapatan menyelewengkan pupuk bersubsidi atau menjual ke perkebunan besar akan mendapat sanksi. Jatah pupuk urea bersubsidi untuk petani Jambi itu dialokasikan untuk tanaman pangan sebanyak 32.330 ton dan perkebunan rakyat 9.153 ton.

Untuk memenuhi persediaan di Jambi dalam waktu dekat akan didatangkan lagi dari Palembang sebanyak 2.400 ton.

Sebab kebutuhan pupuk urea untuk petani di Jambi cukup tinggi yaitu 4.000 sampai 5.000 ton per bulan, namun jatah Jambi yang seharusnya pada 2008 sebanyak 60.000 ton direvisi Departemen Pertanian dengan alasan daya serap untuk pertanian rendah. (dra)

HMI Pertanyakan Kasus Pemukulan Oleh Okum Brimob

Jambi, AP- Puluhan masiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam kemarin melakukan aksi unjukrasa, untuk mempertanyakan kasus penyerangan mahasiswa oleh oknum anggota Brimobda Polda Jambi.Aksi yang mereka damai yang dilakukan HMI kemarin jaga ketat oleh aparat kepolisian dari Poltabes Jambi.

Dengan membentangkan poster –poster tuntutannya, puluhan mahasiswa secara bergantian melakukan orasi di depan Bank Indonesia.
.Pengunjukrasa mendesak kepada Kapolda Jambi untuk segera menuntaskan kasus oknum Brimob terhadap mahasiswa dan masyarakat. Selain itu HMI juga mendesak agar Kapolri untuk mencopot Kapolda Jambi dari jabatannya apabila tidak mampu menyelesaikan kasus ini

“ polisi adalah mitra masyarakat, pengayom masyarakat. Namun kekerasan terhadap masyarakat khusunya mahasiswa terjadi,” kata Adi Daya dalam orasinya.
Lanjutnya, kami mempertanyakan kepada Kapolda Jambi, sampai dimana kasus penyerangan terhadap HMI.” Kasus ini sudah ditanggani pihak Polda Jambi dan berjanji akan melimpahkan kasus ini ke pengadilan pada hari Senin12 Mei 2008. Kita tunggu janjinya dan kita sama – sama saling mengawasi,” katanya lagi.

HMI juga mendesak kepada DPR RI melalui DPRD Provinsi Jambi untuk mengevaluasi Brimob dan dikembalikan ke polisi umum.

Kasus pemukulan itu terjadi beberapa waktu lalu dimana berawal dari permainan futsal pada hari Sabtu 26 April 2008. Pertantingan tersebut dimenangkan oleh mahasiswa. Pasca kemenangan itu, terjadi perang mulut namun dapat dilerai. Bahkan, sebelumnya juga sudah ada pertemuan untuk menyelesaikan persoalan.

Namun tak tahu sebabnya sekitar 30 orang rombongan oknum Bromob, kesekretariat Porkom Unbari dan saat itulah terjadi pemukulan, sehingga Dua orang mahasiwa harus di rawat di rumah sakit.dra

Selasa, 06 Mei 2008

Ribuan Liter BBM Ilegal Disita



Diduga Milik Oknum Anggota Polisi, Berpangkat Perwira

Jambi, AP –Polda Jambi, Senin (05/05) kemarin, berhasil menyita 3700 liter BBM jenis solar yang bersubsidi, beserta pelaku, di Desa Air Hitam, RT 03, Kelurahan Kebon IX, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi.
Riyanto (45) ditangkap, karena tertangkap tangan oleh satuan intel Polda Jambi, sedang membawa minyak solar, menggunakan mobil Hiline, nopol BH 1351 AK, yang di dalamnya terdapat tangki, dibuat untuk mengisi BBM.

Kuat dugaan, BBM illegal tersebut, milik An, salah seorang perwira Polda Jambi, berpangkat perwira.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Yatim Suyatmo membenarkan telah mengamankan pelaku dan barangbukti berupa 3700 liter BBM jenis Solar, menggunakan mobil yang di dalamnya tanki, dibuat khusus mengangkut minyak tersebut.

"Kasus ini masih didalami petugas, untuk sementara diduga pemiliknya adalah pelaku dan telah diamankan untuk dimintai keterangan”, katanya.

Penangkapan tersebut berawal, setelah anggota Polda mendapat informasi dari warga, lalu ditindak lanjuti dengan mengintainya dan melakukan penangkapan.
Pelaku tertangkap tangan oleh petugas, sedang membawa minyak solar dari SPBU Pal merah menggunakan mobil Daihatsu Hiline sebanyak 1200 liter dan menuangkan muatannya kedalam tangki penampungan dirumah pelaku, menggunakan pompa merek Robin.

Dari hasil pengembangan, setelah itu, dirumah tersangka, petugas menemukan tangki kapasitas 5000 liter, yang berisikan 2500 liter minyak solar. (don)

Pemkab Bangun Perumahan Tran 150 KK

Muara Bungo, AP - Pemerintah Kabupaten Bungo Via Dinas instansi terkait Nakertran untuk proyek 2008 ini progaramkan pembangunan Perumahan Tran sebanyak 150 KK (Kepala keluarga ) yang di kerjakan oleh Kontaraktor Pelaksana ternama di Bungo PT.Pamili Goup Utama berlokasi Di Desa Maura Buat Kecamatan Bathin III Ulu yang sekarang sudah di mulai perkerjaan di lokasi Proyek .

Kepala Dinas Nakertran Bungo Drs.Pahan Siregar menjelaskan program perumahan Tran ini di perntukan 50 Persen Penduduk Pulau Jawa dan 50 Puluh Persen Penduduk daearah setempat untu Pulau Jawa terdiri dari warga Ciamis, Bogor, DIY, dan yang Lima Puluh Persen lagi penduduk Daerah Setempat Desa Muara Buat Proyek yang bernilai Milyaran Rupiah Ini terdiri dari perkerjaan Lead Kliring (Pembersihan Lahan Lokasi Tran).

Pembuatan Perumahan Tran sebanayak 150.KK yang berukuran 6x6 ,pembautan jalan poros sepanjang 3 Kilo Meter,Pembuatan jalan desa $ Kilo Meter pemabautan Jembata Layang sepanjang 30 KM ,Pembuatan gorong Gorong dan Pasalitas Umum Gudang,Balai desa kantor.

Lanjutnya, proyek yang bernilai 6,4 milyar ini di kerjakan oleh Kontraktor Pelaksana Batas Waktru masa pelaksananan Proyek selama 150 hari di mulai tanggal 17 maret Sampai dengan 20 agustus tahun 2008 harus siap di kerjakan, lanjutnya.din

Offroader Nasional Diundang ke "Jambi Adventure City II"

Jambi, AP - Para offroader nasional dari berbagai provinsi di Indonesia diundang dan diharapkan ikut bersaing menalukkan lintasan ganas di pinggiran Sungai Batanghari pada "Jambi Adventure Citiy II" 16-19 Mei 2008.
Ketua panitia, Adhyanto didampingi Sekretaris Yessi Dili Meliana dalam penjelasannya di Jambi, Selasa (6/5) even otomotif terbesar di Kota Jambi yang digelar bersama Pinse Otomotive Sport (POS) Jambi berhadiah total Rp 38 juta ditambah piala.

Even yang diberi nama "Kartini Pinse Offroad Challenge 2008", dilaksanakan menyemarakkan Hari Kartini, Hari Bumi dan HUT Kota Jambi ke-62 sekaligus mendukung tahun kunjungan wisata Indonesia "Visit Indonesia Year" 2008.

Kegiatan yang pada tahun lalu mendapat perhatian cukup besar dari penggemar otomotif yang selama perlombaan memadati kawasan sekitar arena Danau Sipin Batanghari, mendapat dukungan penuh dari Ketua POS Jambi, Husni Thamrin.

Kepada para offgroader nasional khususnya dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Bali, Sumatera Utara, Lampung, Sumatera Selatan dan daerah lainnya sudah bisa mendaftarkan diri ke panitia yang buka selama 24 jam.

Kelas yang diperlombakan di atas 2500 CC dengan hadiah juara I meraih Rp 7 juta (piala), II Rp 5,5 juta, III Rp 4 juta, IV Rp 2,5 juta dan kelas di bawah 2500 CC perorangan juara I Rp 6,5 juta, II Rp 5 juta, III Rp 3,5 juta, IV Rp 2 juta dan navigator terbaik Rp 2 juta.

Persyaratan wajib kendaraan 4X4, ukuran ban maksimal 36`, roll barr minimal 4 titik, helm 2 buah standar SII, sekop/cangkul, wincg elektri/PTO dan sejenisnya, pemadam api, strap, hi lift jack, lampu aktif dan sarung tangan. ant

Gubernur Tindaklanjuti Imbauan Presiden Hemat Energi

Jambi, AP - Gubernur Jambi H Zulkifli Nurdin menindaklanjuti imbauan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk hemat energi sehubungan dengan adanya rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).
Imbauan Kepala Negara telah ditindaklanjuti Gubernur Jambi melalui surat No: 017/3190/3 Ekbang/12 Juli 2005 tentang Penyampaian Salinan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2005 dan No: 700/1149/4/Ekbang tanggal 2 April 2008, kata Kepala Biro Humas dan Umum Pemprov Jambi, Idham Khalik di Jambi.

Surat Gubernur Jambi disampaikan kepada semua kepala dinas, kepala badan, kantor, dan biro di lingkungan unit kerja Pemprov Jambi, serta para bupati dan walikota di daerah itu, berkaitan pidato Kepala Negara pada 30 April 2008 tentang upaya hemat energi.

Ia menekankan kepada para pimpinan unit kerja menerapkan pemakaian listrik dan alat pendingin ruangan (AC) secara efesien dan efektif. Begitu juga pemakaian peralatan kantor, perlengkapan dan peralatan yang menggunakan listrik dengan tepat dan efektif.

Penggunaan kendaraan dinas terutama pada saat mendampingi kunjungan kerja Gubernur agar menggunakan kendaraan secara bersama-sama, jangan memakai kendaraan dinas masing-masing.

Untuk menerapkan budaya efesien bagi pejabat dan pegawai negeri sipil (PNS) disarankan dua kali seminggu menggunakan sepeda motor atau sepeda ke dan pulang kantor.dey

Pembunuh Tukang Ojek Ditangkap

Jambi, AP - Dua tersangka pelaku pembunuh tukang ojek, Selasa (29/04) lalu berhasil ditangkap jajaran Reskrim Polsek Kota Baru. Mereka adalah Bambang Permadi (17) warga Kelurahan Rawasari, Kecamatan Kota Baru, dan Oko Sumisran (24) warga Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Tersangka Oko kali pertama ditangkap di Desa Lembur Tembesi, Kecamatan Saralangun, Kabupaten Sarolangun sekitar pukul 09.00 WIB, sedangkan Bambang ditangkap di rumahnya sekitar pukul 22.00 WIB.

Mereka ditangkap karena diduga bekerjasama melakukan pembunuhan Hermansyah (20), tukang ojek yang mangkal di depan SMU Ferdy Fery, warga lorong Pepaya RT 14 No 20 Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Jalan Pangeran Hidayat, Lorong Widuri I RT 01 Kelurahan Paal V, Kecamatan Kota Baru, Sabtu (1/3) sekitar pukul 02.00 WIB.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa dompet milik korban. Sedangkan motor Yamaha Vega milik korban di jual para tersangka dengan harga Rp1,6 juta yang dibagi empat oleh para tersangka.

Kapolsek Kota Baru, AKP Hotmaida Sianturi membenarkan ditangkapnya dua tersangka pelaku pembunuhan tukang ojek. (don)

Balai TNBD Kekurangan Polisi Kehutanan

Sarolangun, AP - Balai Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD) Jambi yang berkekudukan di Kabupaten Sarolangun, Jambi kekurangan personil polisi kehutanan (Polhut) untuk mengamankan kawasan TNBD seluas 60.500 hektar.

Dengan personel Balai TNBD sebanyak 30 orang sudah termasuk pejabat struktural, non struktural, polhut, pengendali ekosistem hutan sangat tidak efektif, kata Kepala Balai TNBD, Waldemar Hasiholan di Sarolangun, Provinsi Jambi.

"Begitu luasnya kawasan TNBD itu sangat tidak efektif hanya memiliki 30 personel. Idealnya sesuai kebutuhan 53 orang," katanya.

Balai TNBD sudah mengusulkan ke Departemen Kehutanan (Dephut), namun belum ada realisasi penambahan personil jagawana tersebut.

Untuk mengoptimalkan pengamanan TNBD yang berlokasi di tiga kabupaten yaitu Sarolangun, Tebo, dan Batanghari, membuat program pengamanan swakarsa melibatkan masyarakat dan komunitas suku anak dalam atau Orang Rimba (Suku Kubu) dan masyarakat sekitar.

Pengamanan swakarsa itu dibentuk lima regu atau tiap regu 20 orang, sementara untuk perlindungan dan pengamanan hutan mandiri melibatkan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang rutin bertugas melakukan patroli dan ronda.

Sedangkan pengamanan hutan fungsional oleh Balai TNBD melibatkan aparat penegak hukum atau tim gabungan menindak dan mencegah perambahan hutan dan pembalakan liar. ant

Walikota Ingatkan Masyarakat tak Terpancing Isu

Jambi, AP- Walikota Jambi Drs H Arifien Manap, MM menghimbau kepada masyarakat di Kota Jambi untuk tidak terpancing isu –isu fitnah yang beredar melalui Sort Message Servise ( SMS ) dari pihak pihak yang tidak bertanggung jawab dengan merusak nama baik para kandidat yang akan maju dalam pilkada mendatang

“ Saya minta masyarakat untuk tidak terpancing isu –isu melalui SMS. Menjelang Pilkada di Kota Jambi,” tegasnya.

Arifien juga meminta agar masyarakat tidak menganggapi dan mempercayai isu fitnah yang menyesatkan serta tidak bertanggung jawab, karena isu tersebut sangat meresahkan bagi masyaryarakat,dan juga dapat merusak nama baik para kandidat yang akan maju pad pilwako

“ kita juga minta kapada masyarakat untuk menjaga ketertibab dan ketenangan dalam wilayah Kota Jambi, serta tidak melakukan hal –hal yang bertentangan dengan ketentuan hokum,” tegasnya lagi.

Apalagi katanya, masa depan Kota Jambi berada di tangan kita semua, oleh karena nya, pemilihan calon walikota dan wakil walikota Jambi mendatang, harus menurut hati nurani masing –masing dan jangan terpengaruh dengan iming –iming dan janji –janji yang dapat menyesatkan.dra

Panwas Segera Tetibkan Baleho Kandidat Bupati dan Wabup Merangin


Bangko, AP - Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Merangin, hari Sabtu (12/5) akan menertibkan baleho dan atribut kampanye calon bupati dan wakil Bupati Merangin yang hingga saat ini masih saja terpajang, baik di kota Bangko maupun di kecamatan-kecamatan, padahal masa kampanye masih 1 bulan lagi yakni dari tanggal 5 Juni s/d 18 Juni 2008.

Ketua Panwas Pilkada Merangin Fahmi, SPd dikantornya mengatakan, bahwa masih banyaknya baleho calon bupati dan wakil bupati Merangin yang terpasang baik dikota Bangko maupun di kecamatan, akan dilakukan penertiban bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja Merangin. “Rencananya Panwas hari Sabtu akan menertibkan baleho para kandidat yang hingga saat ini masih dipasang.” Kata Fahmi.

Padahal kata Fahmi, Panwas Kabupaten telah mengirim surat ke Panwas Kecamatan dengan nomor 29/Panwas/Mrg/AA/IV/2008 yang isinya meminta penertiban atribut pasangan calon bupati dan wakil bupati Merangin dan paling lambat tanggal 1 Mei 2008 baleho maupun atribut tersebut sudah bersih dan tidak ada yang terpasang lagi.

Turasman kordinator Maza Sukses Wilayah Tabir kepada harian ini mengatakan bahwa di kecamatan-kecamatan Tabir hingga saat ini masih banyak baleho pasangan calon bupati dan wakil bupati yang terpajang dan belum ada upaya dari pihak tim sukses atau dari Panwas kecamatan untuk menurunkannya. “ di kecamatan Tabir Timur hingga hari ini baleho para kandidat masih banyak dan belum diturunkan, diantaranya baleho Nalim, Handayani dan Arfandi.” Ujar Turasman. Begitu juga di Tabir Selatan baleho ketiga kandidat ini masih ada yang terpasang, kata Turasman.

Tudingan miringpun dialamatkan kepada Panwas yang diberi hak untuk menertibkan baleho dan atribut calon bupati dan wakil bupati Merangin, karena belum saatnya masa kampanye dimulai, Panwas Pilkada Kabupaten apalagi Panwas kecamatan, dianggap belum bekerja secara maksimal untuk melakukan pengawasan dan penertiban.

Penertiban yang akan dilakukan Panwas hari Sabtu mendatang juga ditanggapi dingin oleh Kordinator Wilayah Tabir ini, selain menganggap Panwas tidak tegas juga kesulitan untuk menertibkan secara tuntas sampai ke kecamatan-kecamatan yang ada di Merangin. Dos

Mahasiswa Unja Tolak Rencana Kenaikkan BBM

Jambi, AP – Rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak), mendapat respon negative dari kalangan mahasiswa. Mereka dengan tegas, menolak rencana pemerintah menaikan harga BBM konsumsi masyarakat.

Menurut mahasiswa, masyarakat saat ini sudah dibebani biaya hidup yang cukup tinggi, sehingga kenaikan harga BBM, semakin memperburuk kondisi masyarakat, meski beberapa instasi sudah menaikan gaji karyawan mereka.
“Kami dengan tegas, menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM, karena akan semakin membebani masyarakat, dan pada gilirannya, masyarakat semakin tidak percaya dengan pemerintah’’ujar Presiden BEM Unja. Amir Hamzah, kepada harian ini.
Rencana kenaikan harga BBM tersebut, kata Amir Hamzah, akan semakin menambah daftar nama rakyat miskin serta kesengsaraan.

“Kenaikkan harga BBM di dalam negeri berdampak luas, terhadap kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat yang berada digaris kemiskinan, akibat kenaikkan BBM sebelumnya”, ujar Amir Hamzah.

Selain itu, mahasiswa juga menilai pernyataan dan janji Presiden SBY, untuk tidak menaikkan harga BBM sampai tahun 2009 adalah bohong.
“Pak SBY, telah ingkar janji dengan rakyat, sebab pemerintah telah berencana menaikkan harga BBM, dan kita sangat kecewa dengan janji pemerintah”, jelasnya.
Ia meminta, agar pemerintah untuk meninjau kembali kebijakan untuk menaikkan harga BBM.
“Kita mendesak pemerintah, untuk meninjau kembali rencana menaikkan harga BBM, sebagai dampak naiknya harga minyak dunia”, pintanya.(dey)

Perluasan Mal WTC Persempit Alur Sungai Batanghari

Jambi, AP-- Perluasan pusat perbelanjaan/mal WTC terletak di pinggir Sungai Batanghari hanya beberapa meter dari depan rumah dinas Gubernur Jambi terlihat telah mempersempit alur sungai dengan melakukan penimbunan.

Kepala Dinas Bapedalda Kota Jambi, Rusli Siregar di Jambi, Selasa mengatakan, pusat perbelanjaan WTC terbesar di Kota Jambi yang beroperasi sejak 2004 itu terus dikembangkan yang lokasinya berada di bantaran Sungai Batanghari.

Pengembangan pembangunan WTC yang dalam penguasaan lahannya dulu juga bermasalah itu, dalam izinnya masih satu paket dengan bangunan induk, yang kini diperluas oleh pemiliknya dengan memasang tiang-tiang kontruksi beton di dalam sungai.

Dalam perluasan pembangunan itu, pemiliknya harus mengacu dan mematuhi undang-undang lingkungan, atau tidak boleh menimbun alur, karena selain mempersempit juga mengurangi daya tampung air bila musim hujan, sehingga dapat menimbulkan banjir.

Diakui dalam pendirian dan pembangunan pusat perbelanjaan itu banyak pihak dan instansi terkait yang terlibat, namun Bapedalda tetap akan konsisten bila melanggar undang-undang lingkungan hidup akan dihentikan pembangunan.

Bapedalda Kota Jambi akan menurunkan tim untuk memeriksa pembangunan perluasan pusat perbelanjaan itu, jika terbukti melakukan penimbunan alur, maka diusulkan penghentian pembangunannya.

Secara sepihak Bapedalda Kota Jambi tidak bisa menghentikan pembangunannya jika terbukti menimbun alur, perlu dibahas lebih serius dengan berbagai instansi terkait yang turut mendukung pendiriannya. dey