Minggu, 04 Mei 2008

Penyaluran Migor Bersubsidi di Batanghari Lancar

Muara Bulian AP - Kepedulian pemerintah dalam membantu kesejahteraan masyarakat terus dilakukan, dengan semakin mahal harga minyak goreng (migor) dipasaran membuat masyarakat resah. Kendati demikian, program subsidi Minyak Goreng (Migor)dapat membantu meringankan beban masyarakat.
Demikian dikatakan oleh Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Batang Hari Drs.Ariansyah, kepada Aksi Post kemarin, diruang kerjanya. Dijelaskan Ariansyah, penyaluran subsidi minyak goreng sudah dilakukan dan telah disalurkan kebeberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Bajubang, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kecamatan Muara Bulian, Bathin XXIV, kecamatan Maro Sebo Ulu yang untuk penyalurannya melalui pelaku usaha dari Jambi.

Sedangkan untuk penyaluran Subsidi Minyak Goreng kecamatan Muara Tembesi dan Kecamatan Mersam dilakukan oleh pelaku usaha lokal.

‘’Kemarin sudah kita transferkan, kendala maupun masalah yang ada hanya terjadi keselapahaman antara masyarakat yaitu tentang beratnya dan jumlahnya barang yang diperoleh, masyarakat menganggap 1 liter 1 kilogram padahal tidak anggapan seperti salah karena 1 liter jumlahnya bukan satu kilogram’’ujarnya.

Dijelaskan juga, pemda akan menyalurkan kembali di dua kecamatan yang belum mendapat jatah, yaitu Kecamatan Muara Tembesi dan Kecamatan Mersam. Ian.

Serobot Tanah, Warga Jambi Timur Dipolisikan

Jambi, AP – Emiwati (49) yang tinggal di Jalan Untung Soropati, No 26, RT 45, Kelurahan Jelutung, Kota Jambi, belum lama ini melaporkan Azrin (40) warga RT 16, Kelurahan Rajawali, Kecamatan Jambi Timur, ke Poltabes Jambi, dengan kasus penyerobotan tanah.

Data yang berhasil didapat harian ini menyebutkan, kasus tersebut dilaporkan kepolisi, karena merasa dirugikan. Pasalnya, Azrin, tanpa izin, telah mendirikan bangunan rumah dan menyewakan kepada orang lain, di tanah miliknya, yang berlokasi di kawasan RT 16, Kelurahan Rajawali, Kecamatan Jambi Timur. Dalam laporannya, korban yang berprofesi Guru SMP itu, mengaku telah dirugikan, satu bidang tanah luas 250 M2, yang ditaksirkan senilai Rp 180 juta.
Sampai berita ini ditulis, kasus penyerobatan tanah itu masih diselediki dan di tindak lanjut laporan tersebut. Petugas sedang mempelajari, saksi korban akan di panggil untuk dimintai keterangannya. (don)




Curanmor di Jambi Marak

Curanmor Masih Marak

Jambi, AP-- Aksi kejahatan pencurian kendaraan motor yang marak di Kota Jambi maupun di sejumlah kabupaten di Provinsi Jambi, yang telah menimbulkan keresahan bagi warga.

Buktinya yang dialami, Jernih (23) Analis Kesehatan, terpaksa gigit jari, setelah sepeda motor jenis Yamaha Vega, nopol BH 3220 AJ, yang diparkirkan di Halaman Laboraturium Klinik Medika, Simpang Jelutung, Kota jambi, raib dicuri garong.

Atas kejadian itu, korban yang tinggal di Jalan UKA, RT 15, No 19, Kelurahan Pall Merah, Kecamatan Jambi Selatan, mengalami kerugian berkisar jutaan rupiah, lalu melaporkan kasus tersebut ke Poltabes Jambi.

Selain itu, di Kabupaten Bungo, tepatnya di Toko Happy Pasar Bawah Muaro Bungo, juga terjadi tindak pidana pencurian kendaraan motor, korbannya, Ana Kristiana, warga Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.
Motor jenis Yamaha Jupiter miliknya itu hilang, baru diketahui, ketika korban usai berurusan di lokasi kejadian, saat hendak pulang, melihat motornya itu sudah tidak ada lagi disana.
Untuk mengungkap kasus tersebut, polisi setempat melakukan penyelidikan, kesatuan intel dan reserse telah dikerahkan, guna melacak dan menangkap pelaku.
Data yang berhasil didapat Koran ini menyebutkan, pelaku dalam menjalankan aksinya mencuri motor milik korban, diduga menggunakan kunci palsu, dengan cara merusak kunci stang motor tersebut, lalu kabur.

Sebelum menjalankan aksinya, pelaku terlebih dahulu mengintai korban. Ketika korban lengah atau meninggalkan motornya, pelaku langsung beraksi mencuri motor korbannya itu. (don)

Toko Pakaian Stok Seragam Sekolah

Jambi, AP - Menyambut tahun ajaran baru para pemilik toko pakaian tersebar di pusat perbelanjaan Kota Jambi mulai memperbanyak stok pakaian seragam sekolah .
Beberapa pemilik toko di Jambi mengatakan mereka mendatangkan pakaian pakaian jadi dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat, Bandung dan Jakarta. Pakaian seragam untuk murid SD, SLTP, dan SLTA hingga atributnya terbungkus dengan berbagai ukuran (size) dipajang memenuhi etalase dan sisanya ditumpuk di lantai.
Stok yang diperbanyak itu berupa kemeja putih lengan pendek dan panjang, celana pendek warna merah dan biru, celana panjang warna abu-abu, topi sekolah, dasi, dan tanda lokasi sekolah.

Anas (45), pemilik toko pakaian Kota Jambi menyebutkan, dirinya mulai mempersiapkan stok dalam jumlah banyak, karena menjelang tahun ajaran baru permintaan pakaian seragam sekolah akan meningkat tajam.
Sejak lama dan setiap tahun pengadaan stok pakaian dilakukan kerjasama dengan sejumlah tukang jahit dan bordir di Bukit Tinggi (Sumbar), yang dikenal sebagai penghasil pakaian jadi terbesar di Sumatera.

"Keuntungan yang diperoleh dalam bisnis pakaian seragam menjelang tahun ajaran baru cukup lumayan," kata Anas tanpa merinci keuntungan yang akan didapatnya. Harga jual pakaian seragam, tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, yang dihargai menurut ukuran besar kecil serta jenis dasar pakaian tersebut.

Seragam siswa SD Rp60.000 sepasang terdiri atas satu kemeja lengan pendek dan satu celana pendek, belum termasuk topi, dan dasinya. Sementara untuk pakaian seragam siswa SLTP dan SLTA harga bervariasi antara Rp90.000 hingga Rp115.000 tergantung jenis atau dasar kain yang digunakan. dey

Daya Serap Sei Batanghari Kian Berkurang

Jambi, AP - Kemampuan daya serap air Sungai Batanghari Provinsi Jambi mulai hulu hingga hilir kian berkurang, sementara upaya perbaikan kerusakan sungai terpanjang di Sumatera itu (lebih kurang 4.000 km) hingga kini belum terlihat.
"Kemampuan daya serap air sungai itu kian berkurang cukup jelas, misalnya sebentar saja turun hujan di hulu permukaan air cepat meluap, dan kemarau airnya menyusut drastis," kata Deputi Komunitas Konservasi Indonesia-Warung Informasi Konservasi (KKI-Warsi) Jambi, Mahendra Taher di Jambi, Jumat lalu.

Ia menjelaskan, jika ditinjau dari berbagai sisi ekologis sebenarnya sungai itu memiliki peran sangat penting.

Sungai Batanghari yang berhulu di Sumatera Barat, dan Jambi (hulu tengah dan hilir) berperan penting karena meliputi berbagai type ekosistem alami (selain ekosistem sungainya sendiri) mulai dari ekosistem pesisir dan muara, lahan basah, hutan hujan dataran rendah, hutan hujan dataran tinggi, hutan hujan pegunungan dengan vegetasi sub alpin dan alpin.

Dibidang transportasi, pemanfaatan Sungai Batanghari menjadi prasarana transportasi masyarakat yang telah berlangsung sejak puluhan bahkan ratusan tahun.

Sebelum akhir 70-an (sebelum trans Lintas Sumatera di buka), transpotasi air merupakan pilihan utama. Namun saat ini kapasitas angkutan yang dapat melewati sungai terbatas dan saat ini rata-rata hanya di bawah 3.000 DWT karena dasar sungai semakin dangkal.

Mengacu dari itu sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat karena sekitar 2,8 juta jiwa hidup sekitar sungai. Sungai Batanghari mampu mengairi 10.388 hektar sawah irigasi teknis, 12.800 hektar sawah irigasi setengah teknis, 11.758 hektar sawah irigasi sederhana, dan 26.108 hektar sawah irigasi swadaya.
Total produksi padi sawah pada tahun 2003 mencapai 649.173 ton Gabah Kering Giling (GKG).
Kerusakan Sungai Batanghari itu akibat hutan gundul yang menyebabkan erosi ke sungai tersebut.(ant)

Atlet PON Bebas Narkoba

Jambi, AP - Hasil tes urine dari 155 atlet dan pelatih Jambi yang dipersiapkan mengikuti PON XVII, 6-17 Juli 2008 di Kalimantan Timur, dinyatakan negatif atau bebas dari narkoba dan doping.

Pemeriksaan laboratorium sangat memuaskan karena seluruh atlet dan pelatih Jambi dinyatakan bebas narkoba dan doping, kata Ketua Harian KONI Jambi, Nasrun Arbain, di Jambi Jumat lalu.

Hasil tes narkoba dan doping membuktikan seluruh atlet dinyatakan siap tanding dan dijamin tidak terkontaminasi dengan narkoba dan doping selama menjalani pemusatan latihan daerah (pelatda).

Kekhawatiran pengurus KONI Jambi terhadap penyalahgunaan narkoba dan doping yang bisa saja terjadi pada atlet selama menjalani pelatda ternyata tidak terbukti.
Sepekan lalu seluruh atlet yang pelatda di Jambi diwajibkan menjalani tes narkona dan doping agar seluruh atlet Jambi bisa tampil bersih dalam meraih prestasi diajang pekan olahraga nasional nanti.

Tes itu bertujuan agar seluruh atlet maupun pelatihnya tidak terlibat penyalahgunaan obat yang mengandung narkoba atau doping sehingga keberhasilan meraih prestasi PON XVII tidak cacat dan tercoreng akibat narkoba dan doping.

KONI Jambi juga akan melakukan pengawasan terhadap seluruh atletnya yang akan tampil di PON agar dalam mempergunakan obat-obatan dapat dikonsultasikan lebih dahulu dengan tim medis kontingen.

Dalam waktu dekat KONI juga akan memberikan buku panduan jenis dan daftar obat-obatan yang diduga dapat mengandung doping kepada seluruh pelatih agar bisa ikut mengawasi atletnya.don

Ancol Jambi Berubah Kuning

Jambi, AP - Pantai Ancol di pinggiran Sungai Batanghari Kota Jambi, salah satu tempat rekreasi paling ramai dikunjungi orang terutama pada malam hari yang biasanya agak kumuh dan semerawut, pada Minggu (4/5) lapak tempat jualan berubah didominasi warna kuning. Semua tempat jualan mulai dari lantai papan, bangku, meja hingga gerobak makanan dan minuman dicat warna kuning melambangkan salah satu warna ciri khas partai politik yang akan bersaing dalam pemilihan calon walikota (Cawako) Jambi 2008-2013, Agustus mendatang.
Pemantauan di lapangan, menurut para pemilik tempat jualan makanan atau jajajan malam (kuliner) yang berada di depan rumah dinas Gubernur dan Kapolda Jambi itu, mereka sengaja merapikan tempat jualannya menyambut tahun kunjungan wisata Jambi 2009. Namun seorang wanita penjual makanan, Nurmala yang mengaku berasal dari Kota Padang Sidempuan tadinya mereka berinisiatif merapikan dan mengecat sendiri tempat jualannya, namun kemudian ada yang meminta supaya catnya diganti dan disamakan menjadi kuning semua. Lalu sekelompok orang tersebut yang diduga pendukung pasangan Cawako Jambi Asnawi AB-Nuzul Prakarsa yang didukung partai Golkar dan PKS serta sepuluh partai lainnya, juga menempelkan stiker-stiker pasangan tersebut ke gerobak makanan-minuman.






"Biar saja pak, yang jelas kalau tidak mau pemilihan walikota para pedagang kecil seperti di pantai Ancol tidak pernah mendapat perhatian dan kini tempat jualan mereka menjadi rapih dan enak dipandang mata, ucap Sabari seorang penambang kapal motor yang sedang menunggu sewa. Kegiatan para Cawako Jambi lainnya, di daerah seberang salah satu pasangan menggelar lomba menggambar untuk anak-anak dan pengobatan gratis, namun ada lagi dilaporkan tim sukses pasangan lain membagi-bagikan uang dan sarung kepada masyarakat.(don)

Jambi, AP - Pantai Ancol di pinggiran Sungai Batanghari Kota Jambi, salah satu tempat rekreasi paling ramai dikunjungi orang terutama pada malam hari yang biasanya agak kumuh dan semerawut, pada Minggu (4/5) lapak tempat jualan berubah didominasi warna kuning. Semua tempat jualan mulai dari lantai papan, bangku, meja hingga gerobak makanan dan minuman dicat warna kuning melambangkan salah satu warna ciri khas partai politik yang akan bersaing dalam pemilihan calon walikota (Cawako) Jambi 2008-2013, Agustus mendatang.




Pemantauan di lapangan, menurut para pemilik tempat jualan makanan atau jajajan malam (kuliner) yang berada di depan rumah dinas Gubernur dan Kapolda Jambi itu, mereka sengaja merapikan tempat jualannya menyambut tahun kunjungan wisata Jambi 2009. Namun seorang wanita penjual makanan, Nurmala yang mengaku berasal dari Kota Padang Sidempuan tadinya mereka berinisiatif merapikan dan mengecat sendiri tempat jualannya, namun kemudian ada yang meminta supaya catnya diganti dan disamakan menjadi kuning semua. Lalu sekelompok orang tersebut yang diduga pendukung pasangan Cawako Jambi Asnawi AB-Nuzul Prakarsa yang didukung partai Golkar dan PKS serta sepuluh partai lainnya, juga menempelkan stiker-stiker pasangan tersebut ke gerobak makanan-minuman.




"Biar saja pak, yang jelas kalau tidak mau pemilihan walikota para pedagang kecil seperti di pantai Ancol tidak pernah mendapat perhatian dan kini tempat jualan mereka menjadi rapih dan enak dipandang mata, ucap Sabari seorang penambang kapal motor yang sedang menunggu sewa. Kegiatan para Cawako Jambi lainnya, di daerah seberang salah satu pasangan menggelar lomba menggambar untuk anak-anak dan pengobatan gratis, namun ada lagi dilaporkan tim sukses pasangan lain membagi-bagikan uang dan sarung kepada masyarakat.dra

BPK Diminta Audit Patin Jambi

Jambi, AP - Pihak legislatif kembali ‘berteriak’ kali ini mereka mempertanyakan proses bergulirnya dana program patin Jambi. Karena tak puas dengan penjelasan Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi, pihak dewan meminta BPK untuk mengaudit proses bergulirnya dana tersebut.

‘’Kita sudah minta kepada pihak BPK agar menguadit itu,’’ sebut Ketua DPRD Provinsi Jambi, H Zoerman Manap, kepada wartawan.

Dikatakannya, permintaan kepada pihak BPK ini sebenarnya sudah lama direncanakan. Dan kebetulan saat BPK mendatangi kantornya belum lama ini, Zoerman menyampaikan hal tersebut. ‘’BPK sendiri, menyatakan bisa mengaudit dana tersebut’’ jelasnya.

Mengenai rencana pembentukan pansus terhadap program Patin Jambi, Zoerman mengatakan itu wewenang komisi II yang membidanginya. Dan wacana ini juga sudah lama berkembang. ‘’Lebih baik diaudit terlebih dahulu, baru dibentuk pansus’’ tuturnya.

Zoerman juga menjelaskan, tentang kemungkinan dewan untuk mengawasi penggunaan dana dekonsentrasi. Selama ini, DPRD Provinsi kesulitan mengawasi pengunaan dan tersebut, disebabkan tidak adanya laporan yang masuk ke DPRD.

"Ya, kita akan turut mengawasi dana dekon yang masuk ke Jambi, karena menurut pihak BPK (Badan pemeriksa keuangan), kita di DPRD Provinsi ikut memiliki kewenangan karena itu uang rakyat. Selama ini kita baru sekali menerima laporan penggunaan dana dekon," ujarnya.

Zoerman mengatakan, saat pertemuan dengan pihak BPK dalam rangka penyerahan laporan dana dekon 2007 kepada pihak dewan, di gedung DPRD Rabu lalu, dirinya sempat mempertanyakan persoalan kewenangan DPRD Provinsi untuk turut mengawasi pelaksanaan dan penggunaan dana dekon, karena selama ini pihak dewan tidak bisa turut mengawasi.

"Menurut penjelasan pihak BPK, DPRD provinsi bisa turut mengawasi semua dana yang masuk, karena uang tersebut uang rakyat. Dengan demikian kita akan turut mengawasi penggunaan dana dekon untuk kedepannya," terang Zoerman tanpa menjelaskan bentuk pengawasan yang akan diterapkan dewan terhadap dana-dana pusat itu. (dra)

Taman Nasional Tak Bisa Dijadikan Hutan Produksi

Jambi, AP - Menteri Kehutanan (Menhut) MS Ka`ban menegaskan, sampai kapan pun taman nasional tidak bisa dijadikan hutan produksi (HP), karena pengertian HP untuk mengambil kayu atau mengeksploitasi hasil hutan.

"Sampai kapan pun taman nasioanal tidak bisa dijadikan hutan produksi. Itu menyalahi," kata Ka`ban didampingi Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin dihadapan puluhan suku anak dalam atau Orang Rimba (Suku Kubu) di Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD) Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Sabtu.
Kecuali hutan produksi dialihfungsikan menjadi taman nasional atau kawasan konservasi itu baru bisa untuk menyelamatkan ekosistem, flora dan fauna. Ka`ban menyampaikan penegasan itu sehubungan adanya permintaan salah seorang tokoh masyarakat Desa Pematang Kabau, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun yang berada di penyangga TNBD itu, untuk menjadikan sebagian kawasan TNBD menjadi HP.
"Dulu TNBD ini sebelumnya Hutan Produksi Terbatas (HPT), namun pada 2003 ditetapkan menjadi taman nasional seluas 60.000 hektar dengan pertimbangan untuk menyelamatkan komunitas Orang Rimba yang tinggal di kawasan itu sejak ratusan tahun lalu," katanya.
Orang Rimba memelihara hutan dengan kearifan tradisional sehingga harus dilindungi dan dipelihara hutan mereka.

Ia menjelaskan, pada 1970-an hutan Indonesia relatif bagus seperti Jambi, Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan, dan Sulawesi, sehingga menggiurkan semua pihak untuk bermain kayu. Hampir 30 tahun eksploitasi hutan itu dilakukan, namun tidak ada perbaikan atau penanaman kembali, akibatnya 120 juta hektar hutan Indonesia mengalami kerusakan total.

Pemerintah telah mencabut izin hak pengusahaan hutan (HPH) di seluruh Indonesia seluas 7 juta ha dari 9 juta ha, karena pengusaha HPH itu dinilai merusak hutan serta para pelaku penebangan liar (ilegal logging).

Untuk mereboisasi hutan yang rusak satu-satunya jalan harus menanam kembali. Untuk hutan produksi dan hutan tanaman rakyat (HTR) disarankan menanam tanaman sengon dan meranti, karena pangsa pasar kayu itu cukup baik.

Kayu sengon untuk kebutuhan bubur kertas (pulp and paper) memiliki pangsa pasar yang memiliki prospek di pasar dunia, karena tiap satu hektar pada masa panen empat sampai lima tahun memproduksi kayu 700 m3 atau bisa mendatangkan uang Rp140 juta per ha.
"Berarti Sengon itu lebih baik harganya dibanding kelapa sawit," katanya.

Dalam tatap muka dengan Orang Rimba itu, Tumenggung Tarib (penerima Kalpataru 2006) mengucapkan terima kasih kepada Menhut Ka`ban yang memenuhi janjinya datang ke TNBD.
Tarib meminta kepada Menhut dan Gubernur Jambi, untuk menjaga dan mengamankan TNBD sebagai tempat tinggal dan mencari nafkah mereka.

"Kami juga minta pemerintah memperhatikan masalah pendidikan, kesehatan, dan ekonomi bagi Orang Rimba. Masalah tempat tinggal atau rumah yang diberikan pemerintah tidak begitu perlu bagi kami, kecuali soal pendidikan dan kesehatan," ujar Tumenggung.dra

Produksi UKM Jambi Capai Rp 172 Milliar

Jambi, AP - Nilai produksi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Jambi hingga 2007 mencapai Rp172,12 miliar atau naik tiga persen dari tahun 2006.
Kepala Dinas Koperasi/Pengusaha Kecil dan Menengah, Dadan Danuraswo di Jambi, mengatakan, kenaikan nilai produksi itu, karena kehadiran industri kecil naik tajam dari 15.245 unit menjadi 15.720 unit dengan penyerapan tenaga kerja 48.193 orang.
Pengembangan UKM di Jambi selain dukungan dana APBD provinsi, kabupaten, dan kota, juga suntikan dana APBN dan bantuan kredit modal usaha dari bank.
Program kredit usaha pemberdayaan masyarakat kecil (Kupem) yang dicanangkan Jambi sejak tahun 2005 mampu mendongkrak pendapatan petani.
Provinsi Jambi pada 2007 mengalokasikan dana untuk Kupem senilai Rp12,75 miliar dengan tingkat pengembalian Rp10,45 miliar.
Pertumbuhan kredit ini mendorong peningkatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) baru dari 17.343 unit pada 2006 menjadi 18.052 unit pada 2007 atau tumbuh sebesar 4,08 persen, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 19.230 orang.
Jambi juga mengembangkan program koperasi unit simpan pinjam di kalangan petani, organisasi masyarakat, organisasi wanita, perguruan tinggi, pondok pesantren, dan perorangan.dey



Bahas LKPJ, Dewan Akan Reses

Kualatugkal, AP—DPRD Tanjab Barat akan melakukan reses di daerah dapil masing-masing mulai tanggal 1-6 Mei 2008. Reses tersebut untuk merangkum aspirasi dan informasi dari masyarakat terkait pelaksanaan kegiatan APBD tahun 2007. Bahkan reses tersebut juga terkait pembahasan LKPJ bupati tahun 2007 yang saat ini sudah diserahkan ke DPRD Tanjab Barat.
“Sebelum membahas LKPJ, kita akan reses dulu ke lapangan. Tujuannya untuk mendengar informasi dan aspirasi dari masyarakat. Apakah kegiatan tahun 2007 tepat sasaran atau tidak,” kata anggota Komisi III DPRD Tanjab Barat, H Syaifuddin, Amd kepada koran ini kemarin.
Sebab kata H Udin—panggilan akrab H Syaifuddin, penilaian terhadap LKPJ tidak hanya realisasi kegiatan fisik di lapangan saja. Tapi kualitas pekerjaan dan manfaat untuk masyarakat juga menjadi pertimbangan dewan. Apakah kegiatan tersebut bermanfaat atau justru tidak. Artinya, yang benar-benar menyentuh dengan kebutuhan masyarakat.

Ia minta, pengguna anggaran masing-masing dinas, seperti Dinas PU, Kesehatan, dinas Pendidikan, Perikanan dan Pertanian maupun PKD untuk segera memperbaiki semua kegiatan fisik tahun 2007. Sehingga katanya, dalam membahas LKPJ tidak menemui hambatan.

Anggota dewan dari PBB ini mengaku sangat mendukung semua program Bupati Tanjab Barat, Dr Ir H Safrial, MS untuk memajukan Kabupaten Tanjab Barat kedepan. Namun program bupati tersebut harus didukung semua bawahannya agar semua kegiatan yang dijalankan bupati menjadi lancar dan tepat sasaran.

“Jangan sampai dalam melaporkan semua kegiatan kepada atasan ABS (asal bapak senang). Sehingga akan bemuara kepada pimpinan akibat ulah bawahan yang tidak profesional dalam menjalankan tugas,” kata H Udin.

Untuk kegiatan tahun 2007 katanya, dewan telah mengantongi beberapa kegiatan yang dianggap bermasalah, seperti bangunan SMA 4 Merlung, proyek jalan dua jalur, overlay dalam kota dan proyek jembatan dalam kota Kualatungkal yang kondisinya sangat menghawatirkan.
“Nah, dinas terkait harus cepat menanggapi ini. Sehingga dalam membahas LKPJ tidak menemui kendala yang sangat berarti,” timpalnya.

Saat ini katanya, pihaknya belum menerima LKPJ tahun 2007 yang sudah diserahkan eksekutif ke sekertariat DPRD. LKPJ tersebut katanya, masih dengan pimpinan. “Kita belum dibagikan draf LKPJ yang sudah diserahkan itu. Yang jelas kita akan reses terlebih dahulu, baru membahas LKPJ,” ujarnya lagi. (mad)

Buruh PT WKS Cabuli Anak Dibawah Umur

Jambi, AP – Buruh PT WKS, Hariadi alias Bujang (30), untuk sementara diamankan polisi Polres Batanghari, guna proses hukum, karena mencabulan anak dibawah umur, sebut saja namanya Sari.
Pencabulan tersebut berlangsung, pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB, di Komplek PT WKS Distrik III, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari.
Terungkapkan kasus itu, setelah korban yang masih berusia 7 tahun menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya, bahwa kemaluannya dimasuki jari dan lidah oleh Bujang.
Menurut laporan dari kepolisian, sebelum kejadian, saat itu pelaku mengajak pelaku kerumahnya, Komplek PT WKS Distrik III, dan menyuruh korban menonton flm forno.
Tidak lama kemudian, pelaku menghampiri korban, dengan bujuk rayu, lalu mencabulinya, dengan cara jari dan lidah pelaku dimasukan ke dalam kemaluan korban. (don)


62 Penjudi Sabung Ayam Digaruk Polisi

Jambi, AP- Aparat Gabungan dari Polres Muaro Jambi dibantu Satuan Reskrim Polda Jambi berhasil mengamankan Barang Bukti ( BB) Delapan ( 8 ) ekor ayam dan Sepuluh ( 10 ) Unit Motor di Desa Kebun Sembilan Kabupaten Muaro Jambi,dari Pejudi penyabung ayam.

Terbongkarnya kasus perjudian sabung ayam itu, berkat adanya laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktifitas para penyabung ayam.Aktivitas judi sabung ayam itu, sebelumnya juga sudah menjadi incaran petugas.

Setelah satu minggu dilakukan pengintaian tim Reskrim, Jum'at ( 2/5) langsung mengadakan penggerebekan ke TKP.Tidak mau buruannya lepas, aparat tim gabungan mengepung lokasi perjudian

Kapolres Muaro Jambi, AKBP Tedjo Dwikora mengatakan, para penyabung ayam tersebut berasal dari warga Kota Jambi. Penangkapan ini dilakukan sekitar pukul 16.30 WIB dan para penjudi yang tertangkap langsung di giring ke Polda Jambi guna penyelidikan lebih lanjut

," Penangkapan terhadap para pejudi sabung ayam untuk menindak lanjuti intruksi kapolda, untuk memberantas segala bentuk perjudian," tegasnya. dra

Sabtu, 03 Mei 2008

Bupati Minta Batanghari Jadi Tuan Rumah yang Baik

Muarabulian, AP- Kabupaten Batang Hari, saip menjadi tuan rumah MTQ ke-38 tingkat Provinsi Jambi, yang dipusatkan di Bumi Fastabiqul Khoirot, Perumnas Kelurahan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari.Pada MTQ kali ini bupati minta agar Bataghari, menjadi tuan rumah yang baik, sehingga dipandang baik oleh semua masyarakat Jambi.

Begitulah, tutur Bupati Syahirsah,SY, kepada koran ini beberapa waktu yang lalu. Untuk , menyebar luasan informasi dan komunikasi tentang pelaksanaan MTQ ini, Bupati Batang hari telah berusaha dan berupaya dengan menggunakan Media Cetak, Media elektronik dan melalui siaran Radio, juga memasang Iklan, promosi, baliho,serta spanduk ajakan dan himbauan dengan tujuan memeriahkan dan mensukseskan MTQ kali ini.

Pelaksanaan perhelatan akbar yang direncanakan akan dilaksnakan pada tanggal 17-24 mei 2008,mendatang merupakan acara yang ditunggu-tunggu oleh warga Batanghari, dengan demikian Bupati Batanghari Syhirsah,SY. meminta agar pada MTQ ke-38 tingkat Provinsi Jambi kali, Batanghari bisa menjadi juara umum.

Bupati berharap, agar semua elemen masyarakat Kabupaten Batanghari, dapat mendukung dan membantu atas penyelenggaraan MTQ ini, karena sebagai tuan rumah mesti menunjukkan menjadi tuan rumah yang baik, sehingga para kontingen dari daerah lain membawa image kabupaten ini menjadi image yang baik pula.

Masih kata Syahirsah, persiapan sampai saat ini sudah mencapai 95 persen. ‘’Berarti kita siap sudah menjadi tuan rumah perhelatan akbar kali ini, dari sisi fisik semua bangunan baik dari bangunan utama , bangunan tempat pengajian dan lain sebagainya sudah rampung’’jelasnya.

Saat ini katanya, tinggal menyempurnakan kekurangan saja, dan melengkapinya, dari jalan awal masuk gapura sudah bangun dengan bentuk sedemikian rupa jalan-jalan sudah perlebarkan, dan sudah perbaiki, hingga arena parker pun sudah persiapkan.

Kendali demikian, katanya, tidak terlepas dari kekurangan karena hanya bangun ini selama beberapa bulan ini padahal menurut baiknya itu dua tahun anggaran berjalan sudah dipsersiapkan.

“ Memang saat ini ada beberapa orang yang mengatakan bahwa Batanghari tidak siap melaksanakan kegiatan MTQ ke-38 ini akan tetapi biarlah mereka berbicara,akan kita buktikan nanti pada hari pelaksanaan, memang orang hanya menilai dari sisi negative saja tidak memandang dari sisi positifnya kalau negative dibesar-besarkan sedangakan yang baik tidak,” ungkap Bupati pada bebeapa waktu yang lalu pada suatau acara. (ian)

Ekspor Jambi Naik 96,08 Juta US Dollar

Jambi, AP - Nilai ekspor Provinsi Jambi pada Maret 2008 mencapai 96,08 juta dolar AS dengan volume 87,55 ribu ton naik 65,37 persen dibandingkan Februari yang hanya mencatat 58,10 juta dolar AS.

Nilai dan volume ekspor terbesar Jambi berasal dari komoditi industri pengolahan non migas 93,13 juta dolar AS, disusul pertanian 2 juta dolar AS serta pertambangan non migas 0,95 juta dolar AS, kata Kepala BPS Jambi, Dyan Promono Effendi, Sabtu.

BPS Jambi sampai saat ini belum menerima laporan tentang nilai dan volume ekspor dari komoditi migas dimana data dari Kantor Bea dan Cukai setempat belum pernah ada laporannya.
Pada kelompok pertanian komoditi kopi penyumbang ekspor terbesar Jambi yang mencapai 49,69 ribu dolar AS, ikan dan sejenisnya 532,58 ribu dolar AS, pinang 1,43 juta dolar AS.

Di kelompok industri penyumbang ekspor Jambi adalah karet alam olahan (SIR20) sebesar 47,07 juta dolar AS, disusul minyak nabati 31,05 juta dolar AS, kayu lapis dan olahan lainnya 9,02 juta dolar AS, kertas/pulp 5,23 juta dolar AS.

Sementara itu, kelompok pertambangan, nilai ekspornya mencapai 0,95 juta dolar AS dengan volume 23,10 ribu ton yang semuanya adalah ekspor batu bara.
Secara kumulatif, ekspor Jambi mulai Januari - Maret 2008 mencapai 214,44 juta dolar AS dengan volume ekspor 192,25 ribu ton. don

Diduga Jual Lahan HP Okum PNS Masuk Sel

Muara Tebo, AP - Terkait dugaan penjualan Hutan Produksi (HP) di wilayah Kecamatan VII Koto Kabupaten Tebo, akhirnya Kejaksaan Negeri Muara Tebo, jebloskan A.Naim Yusuf ke sel tahanan Lapas Kelas II B Muara Tebo, sejak Rabu lalu.

Kejadian ini sangat mengejutkan masyarakat Desa VII Koto, karena selama ini aksi penjualan lahan dengan dalih jasa pembangunan jalan seakan aman. Praktek pemberian lahan yang mencapai ribuan hektar, yang nyata-nyata hutan produksi itu, akhirnya membuahkan hasil dengan ditetapkannya A Naim Yusuf sebagai tersangka.
Jaksa R.Bangun, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Tebo ketika dihubungi Aksi Post membenarkan, A.Naim Yusuf telah ditetapkan jadi tersangka dan telah mendekam di sel sebagai titipan kejaksaan di Lapas Kelas II B Muara Tebo.

Menurut Pahrizal, tokoh masyarakat VII Koto yang juga anggota DPRD Kabupaten Tebo dari fraksi PDI Perjuangan, kasus tersebut terkuak, dari laporan masyarakat Sungai Abang VII Koto, yang mengatakan adanya bukti kwitansi penjualan hutan HP, berdasarkan laporan itu, tim kejaksaan turun ke lokasi.

Setelah mewawancarai warga yang membeli dan menemukan kwitansi, A.Naim Yusuf dibawa ke Kejaksaan Tebo, setelah menjalani pemeriksaan, A.Naim Yusuf digelandang masuk sel tahanan di Lapas Kelas II B Muara Tebo.

Isyrok Masroni dari GNPK Tebo, minta aparat penegak hukum tidak terbang pilih, dalam mengusut kasus tersebut. Siapa saja yang terlibat, harus diusut tuntas.
‘’Kita minta penegak hukum baik polisi maupun jaksa, agar mengusut semua pelaku penjual hutan produksi di Kabupaten Tebo, tanpa terkecuali siapapun orangnya harus di usut secara tuntas, Dinas Kehutanan Tebo harus proaktif menyikat pelaku pelakunya, dan harus turun ke TKP, agar betul-betul mengetahui mana HP yang sudah di garap, jangan diam saja, mulai dari Lubuk Madrassyah, Pemayungan, Tebo Ulu, VII Koto’’ujarnya.

Sebelumnya aparat kejaksaan coba menangkap tersangka lainnya dalam kasus yang sama yakni Dekon dan Yanto, tapi keduanya berhasil kabur, melarikan diri. (Arm).

4000 TKI asal Jambi bekerja di empat negara tetangga

Jambi, AP - Sedikitnya 4.000 TKI asal Jambi bekerja di empat negara tetangga, Malaysia, Korea, Taiwan, dan Hongkong, yang sebagian besar berasal dari Kabupaten Kerinci, kata Kasubdin Industrial dan Syarat Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Hamzah Lubis di Jambi.

"Sebagian besar TKI asal Jambi itu bekerja pada sektor formal, dan hampir tidak ada yang bekerja dalam sektor informal, seperti pembantu rumah tangga," katanya.
Hamzah menyebutkan, tidak adanya TKI asal Jambi yang bekerja di sektor informal, menyebabkan pekerja yang menghasilkan devisa bagi pemerintah itu luput dari berbagai masalah yang dihadapi TKI lainnya di luar negeri.

Sebagian besar masalah TKI yang terjadi di luar negeri adalah mereka yang bekerja di sektor informal, seperti pembantu yang disiksa majikan, pelecehan seksual dan lainnya.
Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jambi terus menekankan pada perusahaan Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) supaya tetap memprioritaskan pengiriman TKI yang bekerja di sektor formal.

Pengiriman TKI bekerja dalam sektor formal itu bertujuan, karena perlindungan tenaga kerja pada sektor itu lebih baik dibanding sektor informal, dan jarang sekali menimbulkan masalah seperti penganiayaan oleh majikan tidak digaji dan sebagainya.
PJTKI juga terus diawasi supaya meningkatkan kualitas calon TKI dengan memberikan pendidikan dan keterampilan sebagai bekal bekerja di luar negeri.ant

Gubernur Bilang Jambi Bebas Ilog

Jambi, AP - Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin menjelaskan, pembalakan liar (ilegal logging) di Jambi kini sudah nyaris tidak ada lagi setelah aparat keamanan khususnya TNI/POLRI menggelar razia habis-habisan. "Sudah nyaris tidak ada lagi ilegal logging di Jambi," kata Zulkifli dihadapan Menteri Kehutanan MS Ka`ban ketika bertatap muka dengan komunitas Suku Anak Dalam atau Orang Rimba (dikenal Suku Kubu) di Desa Air Hutam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Sabtu.


Desa Air Hitam merupakan desa yang berhadapan langsung dengan Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD) yang menjadi tempat habitat Orang Rimba sejak ratusan tahun lalu. Ia menjelaskan, beberapa tahun lalu ilegal logging cukup marak di Jambi terutama di empat taman nasional yaitu Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT), TNBD, dan Taman Nasional Berbak (TNB).

Saat itu pembalakan liar cukup sulit ditangani terutama di TNB Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pantai timur Jambi, karena berbatasan dengan wilayah Sumatera Selatan (Sumsel). Hasil tebangan kayu di TNB sebagian besar di bawa ke Sumsel, sementara pembalakan lir di TNBD dimodali para cukong besar dari Palembang.

Menurunnya, aktivitas ilegal logging dan berkurangnya produksi kayu di Jambi, kata Zulkifli juga berdampak terhadap ambruknya sejumlah industri perkayuan sehingga menambah angka pengangguran. Industri kayu lapis yang tutup akibat ketiadaan bahan baku kayu log menyebabkan hampir 30.000 karyawan/buruh kehilangan pekerjaan atau terkena pemutusan hubungkan kerja (PHK).

Untuk mengatasi itu, Pemprov Jambi mengambil langkah mengembangkan budidaya ikan patin keramba di Sungai Batanghari dan kolam sebagai usaha para pekerja terkena PHK. Saat ini juga sedang memprogramkan hutan tanaman rakyat (HTR) seluas 82.000 ha di lima kabupaten (Tebo, Sarolangun, Batanghari, Muarojambi, dan Tanjung Jabung Timur).


Lahan seluas 41.000 ha HTR diperoleh dari areal hutan tanaman industri (HTI) sengon yang disumbangkan PT Wira Karya Sakti (WKS), sisanya dari eks HPH yang tidak produktif. HTR itu akan ditanami tanaman kayu jelutung dan meranti. Hasilnya nanti untuk petani, masyarakat sekitar hutan, serta sebagian untuk Orang Rimba.(dim)

Cawako Jambi Ramai Curi Star Kampanye

Jambi, AP - Sasaran pemasaran politik atau marketing politik dilakukan empat pasang calon walikota (Cawako) Jambi tidak jelas dan melanggar aturan, terlihat dari pemasangan baliho, spanduk dan penyebaran stiker yang tidak tepat sasaran.
Pengamat politik dan sosial, Drs Marnas yang juga dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Jambi, Sabtu mengatakan, mencuri start kampanye yang dilakukan semua calon sudah diluar batas dan menyalahi aturan.

Pemasangan baliho, spanduk dan penyebaran stiker yang tidak tepat sasaran jelas melanggar aturan, untuk itu Panwaslu diminta bertindak tegas.

Ia mencontohkan kesalahan paling mencolok adanya pemasangan stiker di tempat-tempat pelayanan publik dan instansi pemerintah, dan juga membagikan pada murid sekolah TK dan SD yang belum tahu sama sekali tentang politik.

Dalam keterangan terpisah Ketua Panwaslu Kota Jambi Arif Rachman mengakui pihaknya belum mampu menertibkan pemasangan baliho dan spanduk yang melanggar aturan.
Belum dibentuk dan diumumkannya tim kampanye dari masing-masing Cawako membuat langkah penertiban atribut kampanye itu sulit dilakukan, apalagi pembagian stiker secara terselubung pada murid sekolah yang seharusnya tidak boleh.

Saat ini untuk penertiban pemasangan baliho dan spanduk, Panwaslu Kota Jambi hanya minta pada dinas atau instansi terkait, namun pembagian stiker lewat guru dan murid itu akan diteliti lebih lanjut untuk dijadikan dasar memberikan teguran.don


Dishub Hadang Truk Masuk Kota

Jambi, AP - Dinas Perhubungan kota Jambi menghadang puluhan truk berukuran besar yang masuk kota, guna mencegah kian parahnya kerusakan jalan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Mardjani di Jambi,menegaskan, pihaknya terpaksa bertindak tegas melarang dan menghentikan truk yang masuk kota, guna mencegah kian parahnya kerusakan jalan.

"Kita sudah beri toleransi hampir dua bulan bagi truk untuk masuk kota, karena jalan lingkar barat dan lingkar selatan menuju pelabuhan Talang Duku sebagai tujuan akhir kendaran angkutan barang itu rusak parah," katanya.

Truk itu terpaksa menggunalan jalur dalam kota menuju pelabuhan, dan dampaknya jalan itu pun rusak, bahkan jalan menuju Taman Rimba, objek wisata dalam kota yang dilalui kini juga sudah rusak parah.

Sudah puluhan truk yang terjaring, dan tidak diperbolehkan lagi lewat dalam kota, terserah mereka mau jalan mana menuju pelabuhan, kini rute yang dilalui sudah dijaga aparat dan dihadang penghalang drum.

Kendati Dinas Permukiman Prasarana Wilayah Provinsi Jambi sudah melakukan perbaikan pada jalur lingkar barat dan lingkar selatan menuju pelabuhan Talang Duku itu, namun hanya sekedar penimbunan tanpa pengerasan.

Akibatnya jalan itu tetap berlubang dan berlumpur, karena hujan yang masih sering terjadi hingga truk-truk berukuran besar itu terpaksa main kucing-kucingan mencari jalan alternatif masuk kota.(dra)

Jalan Ke Taman Rimba Putus

Jambi, AP - Jalan utama menuju lokasi wisata Taman Rimba dan Kebon Binatang Kota Jambi rusak parah, dan pada Kamis sore sempat terputus akibat beberapa kendaraan roda empat terjebak dalam lobang yang cukup dalam.

Jambi, AP- Sejumlah kendaraan dari arah Kota Jambi yang akan menuju lokasi wisata berjarak sekitar lima kilometer dari pusat kota itu, tampak terpaksa memutar balik arah lewat dari jalan belakang atau jalan kampung.

Satu mobil Toyota Kijang yang terbenam di tengah jalan terlihat terpaksa didorong untuk mengeluarkan kendaraan dari kubangan lumpur.
Jalan dua jalur yang selalu dijadikan arena balap motor tersebut, rusak berat dan timbunan tanah untuk menutup lobang yang cukup dalam kian menambah badan jalan berlumpur terutama beberapa meter di depan gerbang Taman Rimba.

Padahal pada hari libur, jumlah pengunjung yang datang dari berbagai daerah dengan kendaraan roda empat maupun sepeda motor mencapai ratusan orang untuk melihat dari dekat hewan-hewan yang terdapat di taman tersebut.

Selain jalan hancur, sejumlah bangunan megah bernilai miliaran yang terdapat di dalam lokasi taman juga terlihat mulai hancur karena tidak dirawat atau dimanfaatkan. Akibatnya bangunan-bangunan tersebut setiap hari dijadikan lokasi para muda-mudi untuk tempat berkencan, Sedangkan kandang-kandang hewan yang ada juga sepertinya tidak terawat dan terkesan jorok.dra

Pemprov Jambi Diminta Perhatikan Dunia Pendidikan

Jambi, AP- Pemerintah Propinsi (Pemprop) Jambi harus serius dan berkomitmen tinggi membangun dunia pendidikan. Pernyataan sikap ini merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, mengingat kondisi pendidikan di Indonesia yang semakin memprihatinkan.

Hal ini disampaikan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jambi dalam aksi solidaritasnya di gedung Dinas Pendidikan Nasional (Dikanas) Provinsi Jambi. Aksi ini digelar dalam rangka hari pendidikan nasional (Hardiknas), Jumat (2/5).

Koordinator lapangan aksi, Ade Putra Wijaya menyebutkan, PMII juga menuntut pemerintah untuk mengoptimalkan anggaran pendidikan Propinsi Jambi, selain itu mereka juga meminta pemerintah Propinsi Jambi untuk memperhatikan kesejahteraan guru-guru, memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan di Jambi. Tidak hanya itu mereka bahkan memaksa Pemerintah untuk menghapuskan komersialisasi pendidikan

aksi solidaritas ini berlangsung dalam beberapa titik lokasi, mulai dari pukul 09:00 pagi, anggota PMII membawa spanduk berisi tuntutan perbaikan dunia pendidikan, puluhan massa berjalan dari gedung Diknas menuju gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Propinsi Jambi..dra

Polda Amankan Kayu Tanpa Dokumen

Jambi, AP- Polisi perairan (Polair) Polda Jambi bersama BKSDA menangkap dan mengamankan 130 kayu gelondongan jenis kampas dan punak diduga hasil pembalakan liar dari hutan Taman Nasional Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
‘’Razia gabungan Polda dan BKSDA selain mengamankan ratusan batang kayu ilegal juga menahan dua pengemudi kapal Iwan dan Edi yang membawa kayu-kayu itu dari lokasi menuju Jambi,’’ kata Kapolda Jambi, Brigjen Pol Budi Gunawan.
Hasil razia tersebut membuktikan bahwa di Jambi saat ini masih terjadi pembalakan liar dan Polda Jambi bertekad akan memberantas dan menangkap pelaku ilegal logging tersebut.
Pada penangkapan tersebut terungkap pelaku membawa kayu-kayu batangan berukuran panjang 2-2,5 meter dengan lebar 15-20 cm dengan motif menutupi barang bukti tersebut dengan jerami di atas kapal sehingga kayu tidak terlihat.
Kayu yang diduga berasal dari Desa Rantau Rasau Kec. Berbak Kab. Tanjung Jabung Timur, Jambi itu, setelah ditangkap ternyata tidak memiliki dokumen resmi dan diduga akan dibawa keluar Jambi.
‘’Penyidik Polda Jambi kini sedang mengungkap dan mendalami kasus penangkapan kayu dari Berbak yang diduga selama ini masih sering terjadi,’’ tutur Budi Gunawan

Jumat, 02 Mei 2008

Anggota KPU Provinsi Awal Mei Diumumkan

JAMBI - Kemungkinan besar awal Mei mendatang nama-nama anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi akan diumumkan. ‘’Saya dengar informasinya awal Mei ini. Siapa-siapa saja yang akan diputuskan menjadi anggota KPU, mesti bersabar untuk sementara waktu,’’ kata Ansorullah, Ketua Tim Seleksi KPU Provinsi Jambi.
Namun, menurut Dekan Fakultas Hukum Universitas Jambi ini, sampai sekarang pihaknya belum mendapat gambaran siapa-siapa saja yang bakal terpilih sebagai anggota KPU Provinsi Jambi. ‘’Sampai sekarang kami belum mendapat gambaran siapa-siapa saja yang bakal terpilih sebagai anggota KPU Provinsi Jambi. Soalnya kami belum dikasih tau dan gambarannya pun kami belum tahu,’’ ujarnya.dey

PKPB Usung Bambang-Sum

KOTABARU- Setelah melakukan rapat pleno semalam, akhirnya satu lagi partai yang meyakinkan diri bergabung bersama dengan PAN. Partai PKPB ini yakin untuk mengusung pasangan Bambang-Sum.

‘’Ya setelah melakukan rapat semalam, Alhamdulilah forum telah sepakat untuk memastikan diri mengusung pasangan Bambang-Sum,’’ ujar Ketua DPD II PKPB Kota Jambi, Rudi Ardiansyah
. Menurutnya dalam rapat tersebut Pengurus Kota, Pengurus Provinsi dan PDK, turut hadir. Seperti H M Chairun, H Libran, Nasir dan Rd Edi Kuncoro. Rencananya hari ini (Selasa) pengurus PKPB Kota akan menyampaikan surat hasil rapat tersebut ke PKPB Provinsi dan nantinya disampaikan ke DPP PKPB.

Saat ditanyakan mengenai penandatanganan kesepahaman, Rudi mengatakan belum dilakukan. ‘’Kami belum ada mengarah ke sana. Yang jelas kami sudah menyampaikan hal ini kepada Sum Indra mengenai arahnya,’’ kata Rudi. Sedangkan tanggapan Sum sendiri, disebutkannya, mengucapkan terima kasih karena sudah bisa memberikan kepercayaan PKPB untuk mengusung dirinya.
Dijelaskan, PKPB memastikan diri mengusung pasangan Bambang-Sum ini karena sama visi misi. ‘’Visi misi kami sama yaitu membawa perubahan bagi Kota Jambi. Seperti masalah kebersihan, pembangunan, kesehatan serta tata ruang dan lain-lain. Artinya kami sama-sama membawa misi menuju perubahan yang lebih baik,’’ ujar Rudi.
Apa kompensasi yang diberikan PAN ke PKPB ? ‘’Kompensasi yang bersifat finansial itu tidak ada. Tapi kami belum juga berbicara ke arah sana. Yang jelas, PAN siap membantu kepentingan PKPB di Pemilu mendatang,’’ tutur Rudi.dra

KPUD & DPRD Didesak Terapkan Calon Perseorangan

Jambi, AP- Rabu (30/4) lalu, puluhan demonstran yang tergabung dalam Aliansi Penyelamat Independen (API) melakukan aksi demonstrasi di DPRD dan KPUD Kota Jambi. Aksi tersebut menuntut agar calon perseorangan diberi kesempatan maju di Pemilihan Walikota (Pilwako) Jambi Agustus 2008 mendatang.
Dalam orasinya, puluhan anggota demonstran tersebut beralasan calon perseorangan juga bisa diterapkan di Pilkada Kota Jambi lantaran telah dikeluarkannya ketetapan Mahkamah Konstitusi yang menyetujui revisi Undang-Undang 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah beberapa waktu lalu.
Pernyataan sikap API diantaranya meminta DPRD dan KPUD Kota Jambi untuk segera membahas serta mensahkan calon perseorangan di Kota Jambi sebagai barometer berdemokrasi. Selain itu, API juga meminta kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Jambi untuk mengikutsertakan calon perseorangan di Pilkada Kota Jambi

Razia "Pekat" Jaring 15 PSK

Jambi, AP- Razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar secara gabungan antara TNI, Polri, Kejaksaan dan Pemerintah Kota, (30/4) lalu, menjaring 15 wanita Pekerja Sek Komersial (PSK) dari beberapa hotel melati di Kota Jambi.
‘’Dalam razia tersebut selain menangkap 15 PSK, tim juga menjaring beberapa pasang bukan suami istri dari dalam kamar hotel,’’ kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kota Jambi, Ir Joko Imam Santoso, Kamis (1/5).
Razia yang digelar rutin tersebut, kali ini dinilai berhasil menjaring PSK yang menjadi sasaran utama untuk membersihkan Kota Jambi dari penyakit masyarakat tersebut seperti praktek sek terselubung.
Pemerintah kota (Pemko) Jambi sedang gencar-gencarnya memberantas praktek-praktek porstitusi terselubung di beberapa hotel berkelas dan melati.
PSK yang tertangkap dari razia itu dibina PMKS untuk mengembalikan mereka ke jalan yang benar, sedangkan pasangan yang bukan suami istri diberikan nasehat untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.
Ke-15 pekerja sek dan pasangan bukan suami istri yang ditangkap pada razia tersebut ditemukan tim dari beberapa hotel melati yakni di kawasan Pasar, hotel Dahlia, hotel 88 dan Nanda.
Pemkot Jambi akan terus menggelar razia serupa untuk menertibkan dan rasa nyaman bagi masyarakat kota yang ingin bersih dari perbuatan maksiat dan lainnya

Anak di Bawah Umur Diperkosa dan Diancam Bunuh

MUAROBUNGO, AP-RR (13) anak perempuan dibawah umur warga Desa Muara Buat Kecamatan Bathin III Ulu Kabupaten Bungo, Propinsi Jambi, diperkosa tetangganya bernama Diar (31), dengan ancaman pisau di perkebunan sawit setempat.

Laporan polisi yang diterima, Kamis, menyebutkan, tersangka pemerkosaan kini telah ditahan dan sedang menjalani proses pemeriksaan di Polsek Bathin.

Perbuatan bejat dan tidak bermoral tersebut, terjadi beberapa hari lalu, di mana korban RR yang saat itu berada di pondok menunggu orang tuanya sedang membersihkan kebun sawitnya.
Melihat kedua orang tuanya tidak ada di pondok, pelaku mendatangi korban dan mengajaknya ke luar pondok untuk mengambil obat nyamuk dan HP.

Korban yang merasa masih kenal dan bertetangga dengan pelaku, tidak menyangka akan menerima perbuatan bejat tersebut, setelah mengikuti pelaku ke luar pondok korban dipaksa mengikutinya.

Setibanya di salah satu areal perkebunan sawit yang tidak jauh dari pondoknya, korban diperkosa dengan ancaman akan dibunuh jika tidak mau melayani pelaku.

Setelah perbuatan bejat itu, korban diantarkan pulang kembali ke pondoknya dan selama di jalan diancam akan dibunuh bila memberitahu kejadian tersebut kepada orang lain.

Namun korban sampai di rumah mengakui kepada orang tuanya Abdul Soleh (43) dan Rosnaini (43) bahwa telah diperkosa Diar di salah satu kebun sawit, yang beberapa jam kemudian berhasil ditangkap polis.don/dra

Penderita Epilepsi Tewas di Sungai Batanghari

MUAROBULIAN AP- Markis (45), warga Desa Malapari Kec. Muaro Bulian Kab. Batanghari, Provinsi Jambi, yang menderita sakit epilepsi, tewas tenggelam di Sungai Batanghari dan sampai saat ini jazad korban belum berhasil ditemukan.

Laporan polisi yang diterima, Rabu sampai saat ini pihak Kepolisian yang dibantu warga setempat masih terus melakukan pencari jasad korban setelah terjatuh dan tenggelam di Sungai Batanghari terpanjang di Sumatera itu.

Hazimah (40), istri korban yang menjadi saksi dalam kejadian itu mengatakan, suaminya selama ini menderita sakit epilepsi dan bila mandi ke sungai selalu ditemani.
Namun saat kejadian korban yang hendak mandi ke pinggir sungai itu, tidak ditemani sang istri dan setelah disusul ternyata Markis sudah tidak ada lagi di pinggir Sungai Batanghari yang terletak di Desa Malapari.

Sementara itu saksi lainya melihat korban saat itu sedang mandi dipinggir sungai dan setelah beberapa menit kemudian koban tidak ditemukan lagi dan diduga tenggelam di sungai tersebut.
Sungai Batanghari Jambi sering menelan korban jiwa akibat tenggelam, namun sebagian besar korbannya selalu ditemukan setelah beberapa hari kemudian.dra

Operasi pemusnahan anjing liar

Operasi pemusnahan anjing liar yang dilakukandini tadi (30/4) di Kecamatan Kota Baru, berhasil memusnahkan 20 anjing liar yang biasa berkeliaran di jalanan.

‘’Ada sekitar 20 anjing yang tewas semalam. Operasi ini dilakukan di kecamatan Kota Baru, operasi ini kami lakukan hingga dini hari sekitar pukul 04.00Wib,’’ Ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Jambi, Ir Ertati Akhmad SE,
personil diturunkan dalam tim gabungan dari Dinas Pertanian Dan Peternakan Kota Jambi, Sat Pol PP, serta Dinas Pertanian Dan Peternakan Kota Jambi dan Pihak Kepolisian yang tidak hadir dalam operasi ini, Dinas pertanian Kota Jambi menyusuri jalan-jalan yang ada di Kecamatan Kota Baru dengan teknik memberikan umpan makanan berupa daging yang sudah dicampur dengan racun.

‘’Inilah umpannya, daging kami campur dengan racun namanya stritin. Kemudian kami endapkan dulu beberapa hari baru kita berikan ke anjing-anjing liar ini. Kalau reaksinya biasanya cuma dalam hitungan 10, anjing itu roboh,’’ ujar salah satu petugas yang turun dalam razia semalam.

Operasi yang ditusuri dini hari menyusuri daerah di seputaran Lorong Delima Kelurahan Mayang dua ekor anjing berhasil dilumpuhkan. Menurut keterangan petugas ini, anjing yang menjadi target oprasi adalah anjing liar yang berada di jalan, bukan anjing peliharaan dalam artian anjign yang dikat atau anjing yang mempunyai kandang.

Waktu operasi semalam tak banyak anjing liar yang ditemukan. ‘’Sepi anjingnya, mungkin kelamaan nunggu personil dan pengarahan tadi. Biasanya anjing bayak berkeliaran sebelum jam 12, kalau sudah lewat biasanya dia sudah kenyang,’’ canda sa;ah satu personil.

Operasi ini adalah oprasi rutin. Biasanya diadakan dalam setahun dua kali. Menjelang bulan bakti rabies yang jatuh pada bulan september mendatang pihak Dinas Pertanian dan Peternakan akan menjalankan program selama 1 bulan penuh, mendatangi rumah-ruamah penduduk untuk memberikan vaksin pada hewan-hewan peliharaan.dra