Kualatugkal, AP—DPRD Tanjab Barat akan melakukan reses di daerah dapil masing-masing mulai tanggal 1-6 Mei 2008. Reses tersebut untuk merangkum aspirasi dan informasi dari masyarakat terkait pelaksanaan kegiatan APBD tahun 2007. Bahkan reses tersebut juga terkait pembahasan LKPJ bupati tahun 2007 yang saat ini sudah diserahkan ke DPRD Tanjab Barat.
“Sebelum membahas LKPJ, kita akan reses dulu ke lapangan. Tujuannya untuk mendengar informasi dan aspirasi dari masyarakat. Apakah kegiatan tahun 2007 tepat sasaran atau tidak,” kata anggota Komisi III DPRD Tanjab Barat, H Syaifuddin, Amd kepada koran ini kemarin.
Sebab kata H Udin—panggilan akrab H Syaifuddin, penilaian terhadap LKPJ tidak hanya realisasi kegiatan fisik di lapangan saja. Tapi kualitas pekerjaan dan manfaat untuk masyarakat juga menjadi pertimbangan dewan. Apakah kegiatan tersebut bermanfaat atau justru tidak. Artinya, yang benar-benar menyentuh dengan kebutuhan masyarakat.
“Sebelum membahas LKPJ, kita akan reses dulu ke lapangan. Tujuannya untuk mendengar informasi dan aspirasi dari masyarakat. Apakah kegiatan tahun 2007 tepat sasaran atau tidak,” kata anggota Komisi III DPRD Tanjab Barat, H Syaifuddin, Amd kepada koran ini kemarin.
Sebab kata H Udin—panggilan akrab H Syaifuddin, penilaian terhadap LKPJ tidak hanya realisasi kegiatan fisik di lapangan saja. Tapi kualitas pekerjaan dan manfaat untuk masyarakat juga menjadi pertimbangan dewan. Apakah kegiatan tersebut bermanfaat atau justru tidak. Artinya, yang benar-benar menyentuh dengan kebutuhan masyarakat.
Ia minta, pengguna anggaran masing-masing dinas, seperti Dinas PU, Kesehatan, dinas Pendidikan, Perikanan dan Pertanian maupun PKD untuk segera memperbaiki semua kegiatan fisik tahun 2007. Sehingga katanya, dalam membahas LKPJ tidak menemui hambatan.
Anggota dewan dari PBB ini mengaku sangat mendukung semua program Bupati Tanjab Barat, Dr Ir H Safrial, MS untuk memajukan Kabupaten Tanjab Barat kedepan. Namun program bupati tersebut harus didukung semua bawahannya agar semua kegiatan yang dijalankan bupati menjadi lancar dan tepat sasaran.
“Jangan sampai dalam melaporkan semua kegiatan kepada atasan ABS (asal bapak senang). Sehingga akan bemuara kepada pimpinan akibat ulah bawahan yang tidak profesional dalam menjalankan tugas,” kata H Udin.
Untuk kegiatan tahun 2007 katanya, dewan telah mengantongi beberapa kegiatan yang dianggap bermasalah, seperti bangunan SMA 4 Merlung, proyek jalan dua jalur, overlay dalam kota dan proyek jembatan dalam kota Kualatungkal yang kondisinya sangat menghawatirkan.
“Nah, dinas terkait harus cepat menanggapi ini. Sehingga dalam membahas LKPJ tidak menemui kendala yang sangat berarti,” timpalnya.
Saat ini katanya, pihaknya belum menerima LKPJ tahun 2007 yang sudah diserahkan eksekutif ke sekertariat DPRD. LKPJ tersebut katanya, masih dengan pimpinan. “Kita belum dibagikan draf LKPJ yang sudah diserahkan itu. Yang jelas kita akan reses terlebih dahulu, baru membahas LKPJ,” ujarnya lagi. (mad)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar