Minggu, 04 Mei 2008

PTS Harus Punya Tanah dan Bangunan Sendiri

Muara Tebo, AP - Tumbuh serta munculnya perguruan tinggi swasta di Kabupaten Tebo, yang kebanyakan milik yayasan (swasta), pertanda dunia pendidikan di Tebo, semakin baik.Namun demikian, PTS tersebut, sampai saat ini tidak memiliki tanah dan gedung yang menjadi aset yayasan, atau dalam status pinjam pakai dari pihak lain. Ke depan diharapkan, guna menjaga mutu dan profesionalan perguruan tinggi tersebut dalam menumbuh kembangkan dunia pendidikan, maka mau tidak mau mereka harus memiliki aset sendiri.

Ketua Komisi I DPRD Tebo Drs.M. Zaki Ahmad, yang membidangi pendidikan mengaku sangat prihatin dengan keadaan demikian. Dia menilai, dukungan Pemkab mengizinkan pinjam pakai itu sangatlah baik, tetapi perlu di ingat, pinjam pakai yang selama ini dilakukan, bukan berarti milik yayasan untuk selama-lamanya
.‘’PTS harus punya tempat sendiri, karena sejalan dengan perkembangan suatu wilayah, tanah tersebut akan di gunakan pula buat kepentingan umum yang lebih penting lagi.
Sebaiknya soal pinjam pakainya DPRD juga mengetahui, apa lagi yang namanya Asset Daerah. Wakil rakyat tidak tahukan aneh.’’ujarnya.

Menurut dia, perjanjian pinjam pakai, yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU), seharusnya melibatkan anggota dewan. inikan sudah masuk era bisnis pendidikan.
‘’Kita contohlah Kabupaten tetangga Bungo, seperti STIA (Sekolah Tinggi Ilmu Adminitrasi) Yayasan Setih Setyo, kini telah punya tanah dan gedung sendiri’’jelasnya.

Sementara itu, Camat Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, Drs. Eryanto. MM membenarkan kalau diwilayahnya ada Perguruan Tinggi Sawasta, seperti STIT (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah) akademi akutansi, dan Manajemen Pembangunan, serta STKIP WIDYA BANGSA, kita tahu semua gunakan asset pemerintah.

Soal hak pakai itu setahu BPN dan Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Tebo.’’Kita juga arahkan supaya pengelola Perguruan Tinggi ini untuk memikirkan punya tanah dan kampus sendiri. Demikian Camat Rimbo Bujang, Drs, Eryanto. MM. (ARM)

Tidak ada komentar: