Jambi, AP - Nilai produksi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Jambi hingga 2007 mencapai Rp172,12 miliar atau naik tiga persen dari tahun 2006.
Kepala Dinas Koperasi/Pengusaha Kecil dan Menengah, Dadan Danuraswo di Jambi, mengatakan, kenaikan nilai produksi itu, karena kehadiran industri kecil naik tajam dari 15.245 unit menjadi 15.720 unit dengan penyerapan tenaga kerja 48.193 orang.
Pengembangan UKM di Jambi selain dukungan dana APBD provinsi, kabupaten, dan kota, juga suntikan dana APBN dan bantuan kredit modal usaha dari bank.
Program kredit usaha pemberdayaan masyarakat kecil (Kupem) yang dicanangkan Jambi sejak tahun 2005 mampu mendongkrak pendapatan petani.
Provinsi Jambi pada 2007 mengalokasikan dana untuk Kupem senilai Rp12,75 miliar dengan tingkat pengembalian Rp10,45 miliar.
Pertumbuhan kredit ini mendorong peningkatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) baru dari 17.343 unit pada 2006 menjadi 18.052 unit pada 2007 atau tumbuh sebesar 4,08 persen, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 19.230 orang.
Jambi juga mengembangkan program koperasi unit simpan pinjam di kalangan petani, organisasi masyarakat, organisasi wanita, perguruan tinggi, pondok pesantren, dan perorangan.dey
Kepala Dinas Koperasi/Pengusaha Kecil dan Menengah, Dadan Danuraswo di Jambi, mengatakan, kenaikan nilai produksi itu, karena kehadiran industri kecil naik tajam dari 15.245 unit menjadi 15.720 unit dengan penyerapan tenaga kerja 48.193 orang.
Pengembangan UKM di Jambi selain dukungan dana APBD provinsi, kabupaten, dan kota, juga suntikan dana APBN dan bantuan kredit modal usaha dari bank.
Program kredit usaha pemberdayaan masyarakat kecil (Kupem) yang dicanangkan Jambi sejak tahun 2005 mampu mendongkrak pendapatan petani.
Provinsi Jambi pada 2007 mengalokasikan dana untuk Kupem senilai Rp12,75 miliar dengan tingkat pengembalian Rp10,45 miliar.
Pertumbuhan kredit ini mendorong peningkatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) baru dari 17.343 unit pada 2006 menjadi 18.052 unit pada 2007 atau tumbuh sebesar 4,08 persen, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 19.230 orang.
Jambi juga mengembangkan program koperasi unit simpan pinjam di kalangan petani, organisasi masyarakat, organisasi wanita, perguruan tinggi, pondok pesantren, dan perorangan.dey

Tidak ada komentar:
Posting Komentar