Minggu, 04 Mei 2008

Sei Batanghari Belum Dimanfaatkan

Jambi, AP- Potensi Sungai Batanghari Jambi belum banyak dimanfaatkan masyarakat/petani yang tinggal di bantaran sungai itu untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.
Pemerintah daerah telah membuka akses kepada masyarakat untuk memanfaatkan Sungai Batanghari dengan mengembangkan budidaya keramba apung ikan patin, sehingga peluang itu harus dimanfaatkan, kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, Herman Suherman di Jambi. Potensi lahan perairan Sungai Batanghari untuk budidaya keramba masih luas, serta kolam
untuk mengurangi angka pengangguran dan kesejahteraan masyarakat. Pemprov Jambi telah mengembangkan sentra budidaya ikan patin Jambal di Kabupaten Batanghari dan Muaro Jambi dengan menggunakan jaring apung sebanyak 12.510 unit yang dikelola oleh kelompok tani dan masyarakat.

Hasil produk budidaya itu nanti akan ditampung dan dipasarkan ke Amerika dan Eropa melalui PT FINA Surabaya dan PT Manggalindo. Selanjutnya untuk meningkatkan nilai tambah produk dikembangkan produk olahan makanan abon patin, salai ikan patin, kerupuk ikan patin.

Produksi ikan Jambi dari perairan umum, budidaya kolam dan keramba pada 2006 mencapai 42.500 ton, pada 2007 meningkat 50.750 ton (meningkat 19,4 persen). Produksi itu sejalan dengan peningkatan konsumsi ikan masyarakat Jambi dari 24,37 kg/kapita/tahun menjadi 24,83 kg/kapita/tahun (naik 1,9 persen.dra

Tidak ada komentar: