10 rumah Dan Satu Jerambah Rusak Berat
Kualatungkal, AP—Musibah tanah longsor menimpa masyarakat Desa Seneyerang, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjab Barat. Peristiwa naas itu terjadi Senin (9/6) sekitar pukul 15.30 Wib. Akibatnya, puluhan rumah penduduk yang bermukim di sepanjang pinggir Sungai Pengabuan mengalami rusak berat.Tidak hanya itu, satu unit jerambah yang ada di desa tersebut tak luput dari terjangan tanah longsor.
Kualatungkal, AP—Musibah tanah longsor menimpa masyarakat Desa Seneyerang, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjab Barat. Peristiwa naas itu terjadi Senin (9/6) sekitar pukul 15.30 Wib. Akibatnya, puluhan rumah penduduk yang bermukim di sepanjang pinggir Sungai Pengabuan mengalami rusak berat.Tidak hanya itu, satu unit jerambah yang ada di desa tersebut tak luput dari terjangan tanah longsor.
Sehingga aktifitas masyarakat setempat dalam menggerakan roda perkenomian sedikit terhambat.Camat Pengabuan Syahrianto, SSTP ketika dikonfirmasi menyebutkan, bencana longsor yang terjadi di Desa Senyerang menyebabkan 10 unit rumah dan satu unit jeramabah rusak berat.”Namun tidak ada korban jiwa dalam bencana tanah longsor ini,” kata Syahrianto kepada koran ini kemarin.
Dari sepuluh rumah penduduk yang menjadi korban tersebut katanya, tujuh diantaranya rusak berat alias tidak layak di huni. Sementara tiga rumah lainnya rusak ringan.“Saat peritiwa tanah longsor, hanya dua rumah penduduk yang kosong. Selebihnya dihuni semua,” jelas Yanto—panggilan akrab camat Pengabuan.
Akibat peristiwa tersebut katanya, kerugian materi ditaksir mencapai ratutan juta rupiah. Untuk kerusakan rumah penduduk kata Yanto, kerugian yang timbul sekitar Rp 163 juta. Sedangkan jerambah sekitar Rp 25 juta.
Saat ini lanjutnya, langkah awal yang dilakukan untuk para korban tanah longsor, melakukan evakuasi para korban kerumah rumah-rumah penduduk maupun kerumah sanak saudara keluarganya.Kendati demikian, pemerintah Kecamatan juga menyiapkan posko untuk para korban yang berlokasi di Balai Desa Senyerang. Sedangkan posko kesehatan didirikan di rumah kepala PUSTU Desa Senyerang.“Hasil inventarisir jumlah kerusakan serta kerugian akibat tanah longsor ini nanti akan kita laporkan segera kepada bapak bupati,” jelasnya. (mad)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar