Minggu, 24 Agustus 2008

Bapak dan Anak Dibacok Gara-Gara Proyek

Jambi, AP Seorang bapak dan dua anaknya di Jambi nyaris dibunuh oleh empat orang pelaku bayaran, akibat penghentian proyek pembangunan senilai Rp550 juta di Kab. Tanjung Jabung Barat.
Ketiga korban yakni Abdul Rahman (70) dan dua anaknya Ipul Rahman (35) dan Ali Fattah (39), mengalami luka tusukan senjata tajam bagian kepala dan tangan harus menjalani perawatan di RS DKT Jambi, kata Iwan MS, keluarga korban,Jumat.
Permasalahan itu terjadi Kamis (21/8) pukul 16:00 Wib, pada saat ketiga korban hendak pulang dari tempat proyek yang mereka kerjakan di Desa Pematang Lumut, Kec. Batara, Kab. Tanjung Jabung Timur.
Usai melihat di lokasi proyek yang dihentikan secara sepihak oleh PT Tamarona Mas Internasional, ketiga korban anak dan bapak tersebut diberhentikan kendaraannya oleh empat orang pelaku.
Sebelum melakukan aksinya salah seorang pelaku menyodorkan surat agar Ali Fattah mau menandatangani surat perjanjian pemutusan kontrak kerja senilai ratusan juta rupiah itu, namun oleh korban ditolak hingga terjadi keributan.
Dalam keributan tersebut, secara tiba-tiba keempat pelaku pengeroyokan mengeluarkan senjata tajam dengan melukai ketiga korban yang kemudian ditolong para pekerja setempat dan dilarikan ke rumah sakit di Jambi.
Korban telah melaporkan kasus percobaan pembunuhan itu ke Polda Jambi untuk minta perlindungan hukum dan penyelesaian masalah tersebut.
Sementara Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Syamsuddin Lubis SH, membenarkan kejadian itu dan laporan tersebut kini sedang diproses pemberkasan.don

Tidak ada komentar: