Jambi, AP- Ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi, Zoerman Manap, menilai kinerja Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Kota Jambi mandul.
Dirinya juga telah melaporkan salah satu kandidat calon walikota Jambi yang menjurus pada tindakan money politics. Zoerman meminta Panwas lebih tegas dalam menangani pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan kandidat cawako.Demikian dikatakan Zoerman Manap kepada wartawan, H-1 Pencoblosan Pilkada Kota Jambi, Selasa (19/8).
Menurutnya, banyak temuan tim suksesnya terhadap indikasi money politics yang dilakukan salah satu calon walikota.Zoerman Manap yang juga Ketua DPRD Provinsi Jambi ini menyebutkan indikasi politik uang itu terlihat jelas karena mereka membagikan uang, beras, dan pakaian kepada masyarakat.Selain melaporkan dugaan politik uang,
Zoerman juga mempertanyakan laporannya kepada panwas mengenai keterlibatan beberapa pejabat dalam kampanye pasangan calon. Dirinya meminta Panwas Pilkada Jambi beryali untuk menindak tegas keikutsertaan beberapa pejabat PNS Provinsi Jambi pada kampanye.Zoerman Manap juga menyatakan akan membawa kasus pelanggaran kampanye tersebut kepada Mahkamah Agung jika panwas tidak mengambil tindakan.
Disebutkan, pelanggaran itu cukup parah karena dengan terang-terangan tim sukses calon walikota itu melakukan politik uang.Ketua Panwas Pilkada Kota Jambi, Arif Rohman, menegaskan pihaknya tetap netral dan tidak pernah memihak kepada salah satu calon kandidat cawako. Menurutnya, selama ini Panwas Pilkada Jambi tidak pernah bermain dengan siapapun. “Semua laporan yang masuk kami terima dan selanjutnya kami proses sesuai prosedur,” katanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar