Selasa, 20 Mei 2008

Diprotes Pembatasan Pembelian BBM

Gubenur Minta SPBU buka 24 jam
Jambi, AP- Masyarakat para pengemudi kendaraan pribadi memprotes tindakan Pertamina dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Jambi, yang membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar.
Adu mulut sering terjadi antara pengemudi kendaraan roda dua maupun roda empat pribadi di salah satu SPBU kawasan Beringin Jambi, yang sejak Minggu dan Senin menjatah setiap kendaraan yang mengisi BBM.
Protes warga tersebut, karena kendaraan dinas yang bukan untuk keperluan dinas justeru diisi sepenuh-penuhnya hingga digoyang-goyang, sementara kendaraan pribadi hanya boleh membeli Rp 75 ribu.

Begitu juga sepeda motor dibatasi hanya boleh membeli Rp 15 ribu dan kendaraan angkutan kota Rp 100 ribu, karena tindakan pembatasan pembelian BBM tersebut sepertinya tidak pernah disosialisasikan kepada masyarakat.

Pejabat Pertamina Depot Kasang Kota Jambi, ketika rapat dengan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin juga tidak mensosialisasikan pembatasan pembelian BBM di SPBU yang terdapat di Kota Jambi maupun di beberapa kabupaten.

Terlihat beberapa kendaraan yang baru mengisi BBM di SPBU, setelah keluar menyedot kembali BBM tersebut ke dalam jerigen untuk dijual eceran karena harga BBM eceran di Kota Jambi mencapai Rp 7.000/liter.

Sementara harga eceran BBM premium di luar Kota Jambi dilaporkan mencapai Rp10.000-Rp12.000/liter, yang terpaksa dibeli oleh masyarakat karena sulitnya memperoleh BBM di SPBU terutama pada malam hari.


Gubenur Jambi, H Zulkifli Nurdin juga mengingatkan kepada seluruh pemilik SPBU di Provinsi jambi untuk membuka SPBU nya hingga 24 jam. Dan juga pemerintah Provinsi Jambi, sudah membentuk tim untuk mengawasi SPBU di Provinsi Jambi,” pengawasan ini dilakukan agar tidak adalagi oknum-oknum yang melakukan penimbunan BBM dalam jumlah besar,” (dra/ant)

Kamis, 15 Mei 2008

Perda Walet Dan Ketertiban Umum Mulai Ditegakkan

Membangkang Akan Ditindak Tegas

Kualatungkal, AP—Pemkab Tanjab Barat mulai bertindak tegas terhadap aturan daerah yang selama ini kurang berjalan dengan baik. Kamis kemarin, ada tiga aturan yang dibahas dalam rapat koordinasi (Rakor) yang melibatkan Polres, Kodim dan instansi terkait.

Hasilnya, ada bebebarapa tujuan yang disepakati dalam rapat yang dipimpian Asisten I Setda Tanjab Barat, Drs Kosasi. Diantaranya, terkait masalah Peda No 5 tahun 2005, tentang ketertiban umum, Perda No 8 tahun 2003, tentang izin walet dan Perda master pland, tentang perencanaan umum dan tata ruang.

Tujuannya, untuk menertibkan ketertiban umum seperti pasar, warung remang-remang dan fasilitas umum lainnya. Agenda lain, juga membahas masalah izin sarang burung walet. Untuk diketahui, Perda sarang burung walet di Kota Kualatungkal agaknya tidak berjalan dengan baik. Bahkan kuat dugaan, berdirinya sarang burung walet banyak yang tidak mengantongi izin.

Selain membahas izin sarang burung walet, aktifitas bongkar muat di Kota Kualatungkal yang terkesan semrawut juga menjadi perhatian Pemkab setempat. Pasalnya, aktifitas bongkar muat di daerah itu, terutama dari kapal laut kebanyakan tidak melalui pelabuhan resmi, seperti di pelabuhan tangga raja ulu yang telah rampung dikerjakan. Meski demikian, aktifitas bongkar muat, justru kebanyakan melalui dermaga pribadi.
Seperti di Jalan parit Gompong Kualatungkal. Diaerah ini gudang-gudang yang beridiri, masing-masing memiliki dermaga pribadi.Tidak heran, jika kapal pembawa barang antar pulau maupun dugaan membawa barang dari luar negeri, aktifitasnya tidak diketahui oleh pemerintah maupun masyarakat.

Sebab, aktifitas bongkar muat di gudang-gudang tersebut tertutup rapat tanpa bisa dilihat. Sehingga timbul kesan, barang yang dibongkar di gudang-gudang jalan Parit Gompong ini, rawan dengan barang-barang illegal dari luar negeri.

“Masalah aktifitas bongkar muat salah satu tujuan kita untuk menertibkannya. Karena selama ini, aktifitas bongkar muat di Kota Kualatungkal banyak tidak pada tempatnya. Kedepannya akan kita buat semacam dermaga khusus untuk membongkar barang,” kata Asiten I Setda Tanjab Barat, Drs Kosasi kepada koran ini di ruang kerjanya kemarin.
Sebelum aturan itu dilaksanakan, terlebih dahulu kata Kosasi, pihaknya akan melakukan sosialisasi dengan melayangkan surat himbauan. Surat te
rsebut katanya, diberi waktu selama satu minggu, yakni mulai tanggal 21 sampai 26 Mei 2008.
“Sosialisasi yang akan dilakukan akan dibarengi dengan patroli gabungan yakni trantib dari Satpol PP, Polri dan TNI.

Setelah sosialisasi kiat laksankan, ternyata masih ada yang membangkang, kita akan menindak tegas sesuai dengan aturan yang ada,” tegas Kosasi. (mad)

JN Minta Waspadai Manipulasi BLT di Tingkat Desa

Jambi, AP—Dewan Pimpinan Daerah Jaringan Nusantara (DPD JN) Provinsi Jambi melalui Sekretarisnya Hilal Thasimi, SE meminta masyarakat mewaspadai manipulasi penyaluran Bantuan Tunai Langsung (BLT) di tingkat desa atau kelurahan hingga lingkungan atau dusun.

"Dari pengalaman tahun 2005, penyaluran BLT menimbulkan kericuhan di masyarakat karena salah sasaran sehingga menimbulkan kecemburuan sosial," ujar Hilal.

Menurut dia, kondisi itu terjadi karena diduga aparat dusun hingga desa melakukan manipulasi data masyarakat yang berhak penerima BLT sebesar Rp100.000 per bulan.

Kendati penyerahan bantuan dalam bentuk uang tunai itu menggunakan data tahun 2005, namun sebaiknya masing-masing pemerintah daerah hingga melakukan verifikasi data BLT secepat mungkin karena akurasi data tiga tahun lalu itu dinilai telah banyak berubah.

"Data yang bakal digunakan adalah data tahun 2005, sehingga masyarakat yang jatuh miskin sebagai dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) saat itu tidak masuk dalam daftar penerima BLT tahun ini. Kondisi itu seharusnya bisa diatasi jika pemerintah di daerah punya keinginan," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, masyarakat perlu terlibat mengawasi secara langsung skema penyaluran BLT yang rawan manipulasi baik calon penerima maupun proses penyerahan.

Agar kegagalan serupa tidak terulang, sebaiknya pemerintah melakukan kajian lebih dalam lagi dalam skema penyaluran kompensasi kenaikan harga BBM itu agar lebih berkeadilan, tepat sasaran dan bermanfaat bagi penguatan ekonomi masyarakat miskin, katanya lagi.

Sebelumnya Wakil Presiden, Jusuf Kalla, mengatakan, BLT telah selesai dirumuskan dan siap untuk disalurkan bersamaan dengan kenaikan harga BBM yang dijadwalkan diumumkan akhir Mei.

Hingga kini pemerintah masih merumuskan besaran BLT yang akan disalurkan termasuk data warga masyarakat miskin yang menjadi acuan dalam penyaluran BLT. ree

Apa Kata Dunia Kalau Tidak Pilih MAZA Nomor Tiga


Bangko ,AP- Salah satu baleho yang terpajang di samping posko MAZA Sukses dengan ukuran 5 x1 meter bertuliskan “ Kalau Tidak Pilih MAZA Nomor 3 Apa Kata Dunia…. “ ternyata mendapat perhatian bagi warga Merangin yang melintasi Posko pemenangan Drs. Muhammad Madel – Zainul Arfan, STp yang terletak sangat strategis di pinggir lintas Sumatera atau disamping Hotel Bukit Indah Bangko.
Baleho seperti ini belum dimiliki oleh tim sukses lainnya, dan ini merupakan kreatifitas tim Maza Sukses yang bekerja tidak mengenal lelah untuk menghadapi Pilkada pada hari Minggu tanggal 22 Juni 2008.
Ketua Tim Maza Sukses Agus Purnomo ditemui di Posko menjelaskan, timbulnya ide-ide segar dalam suasana Pilkada di Merangin agar suhu politik yang cendrung meningkat, kembali menjadi dingin dan tidak terlalu tegang. “Ide awal bermula melihat kesungguhan pak Madel dalam menghadapi Pilkada di Merangin, edium ringan ini sebenarnya sudah popular namun tidak dipakai dan tidak dipopulerkan oleh tim sukses lain.” Jelas Agus.
Dikatakan mantas aktifis ini, dia berupaya dalam Pilkada di Merangin ini menjadikan pembelajaran politik kepada masyarakat, bahwa Pilkada adalah ajang adu kekuatan strategi dan kemampuan untuk memenangkan jago yang diusung dengan cara-cara yang elegan dan diterima oleh masyarakat pemilih dan bukan sebaliknya.
Menghadapi kampanye mendatang, Agus mengatakan tim Maza Sukses akan lebih menonjolkan kemampuan dan kelebihan pasangan calon Bupati dan wakil bupati yang didukung, dengan lebih menonjolkan program-program starategis pembangunan di Merangin yang jelas dan terukur dalam kampanye mendatang, dan tidak akan pernah mencari kelemahan apalagi menghujat calon lainnya. Karena kata Agus, semua calon memiliki peluang dan kesempatan yang sama untuk tampil sebagai pemenang.
Namun Agus Purnomo mengatakan “Apa kata Dunia kalau tidak memilih Maza, yang memiliki segudang pengalaman dan potensi untuk membangun Merangin. Madel satu-satunya kandidat yang pernah menjadi bupati dan sukses membangun kabupaten Sarolangun. Yang lain baru akan menjadi bupati sedangkan Drs Muhammad Madel sudah teruji memimpin sebuah kabupaten dan berhasil. Untuk itu Agus mengajak jangan pernah ragu untuk menjatuhkan pilihan kepada pasangan Drs. Muhammad Madel-Zainul Arfan, STP (MAZA) dengan nomor urut 3 (Tiga).
Hari rabu (14/5) kemarin MAZA kembali memenuhi undangan masyarakat desa Muara Delang (SPC), desa Rawa jaya (SPH), desa Bungo Antoi (SPE) dan desa Bungo Tanjung (SPC) dan malamnya bersama, masyarakat di Sungai Murak Kelurahan Dusun Bangko. Dan hari Kamis (15/5) Maza memenuhi undangan masyarakat desa Rawa Jaya dan malamnya bersilaturahmi dengan warga desa Pulau rengas kecamatan Bangko Barat.dos

Puluhan Ton Gula Ilegal Dari Thailand Diamankan

Kualatungkal, AP—Jajaran Polres Tanjab Barat mengamankan empat unit truck jenis fuso yang berisi muatan gula yang diduga illegal. Penangakpan itu berlangsung Rabu (14/5) sekitar pukul 23.45 Wib di jalan lintas timur, Kecamatan Tungkalulu, Kabupaten Tanjab Barat.

Informasi yang berhasil dirangkum Koran ini di lapangan, masing-masing trukt hasil tangkapan tersebut, langusung dibawa ke Polda Jambi untuk dilakukan pemeriksaan. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui siapa pemiliknya.

Yang jelas barang bukti puluhan ton gula dan empat unit truk serta pengemudinya diamankan. Empat teruct tersebut bernomor polisi B 9985 RI nama sopir Sudarman dengan muatan 360 sak gula ukuran 50 Kg, B 9503 OJ nama sopir Aswan dengan muatan 360 sak, B 9694 JR nama sopir Rudi Hartono muatan 360 sak dan B 9507 IK nama sopir Nasir, isi muatannya sama yakni 360 sak gula.

“Gula tersebut dimuat dari Dumai, Riau tujuan surat jalan Selensen Riau. Namun menurut pengakuan para sopirnya, tujuan barangnya ke Jambi. Dokumen surat barang jalannya atas nama PT Sakura,” ujar salah seorang sumber Koran ini di lapangan kemarin.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Dul Alim melalui Kasat Reskrim AKP Ilyan Candra saat ditanya sejumlah wartawan kemarin membenarkan adanya pengangkapan empat unit truct muatan gula dari Thailand tersebut.Saat ini barang bukti dan para sopirnya di bawa ke Polda Jambi. Sampai sekarang, tidak diketahui siapa pemilik gula tersebut.
Yang jelas informasi di lapangan, truck tersebut awalnya dari Jakarta membongkar barang di Riau. Namun karena teruc tersebut kosong, akhirnya para sopir diperintahkan untuk membawa muatan gula tujuan Jambi. (mad)

Polda Jambi Bekuk Penimbun BBM

Jambi, AP - Dampak dari rencana Pemerintah Pusat menaikan BBM, pihak Polda Jambi beserta jajarannya khawatir akan terjadinya penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Terbukti dari hasil operasi BBM jajaran Polres Sarolangun, berhasil menyita 1000 liter BBM jenis Solar dan 64 liter premium, yang diduga akan diselundupkan Fuadi (37), yang menimbun BBM, guna memperkaya diri sendiri, dirumahnya, Desa Sidodadi, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun.

Penimbun BBM itu dibekuk dirumahnya, Selasa (13/05) sekitar pukul 14.00 WIB, setelah petugas menerima laporan dari warga. Saat diperiksa, petugas menemukan barangbukti tersebut masih berada diatas mobil Suzuki Carry Pic up, nopol BH 9607 SA.
Sementara itu, Polres Kerinci juga berhasil menyita BBM jenis premium sebanyak 8 (delapan) derigen, lebih kurang 272 liter beserta pelaku.

Hendri Kasanger (34) warga Pasar Siulak Gedang, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, ditangkap petugas, Rabu (14/05) sekitar pukul 01.00 WIB, pada saat mengangkut BBM tanpa memiliki surat yang sah.

Saat itu, pelaku mengambil BBM dari SPBU, menggunakan mobil Colt T, nopol BA 2508 CI, melintas di Jalan Desa Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit, Kabupaten Kerinci, menuju Siulak.
Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Yatim Suyatmo membenarkan, bahwa polisi setempat telah mengamankan pelaku beserta barangbukti BBM illegal dan diproses.

“Diduga tersangka penyelundup BBM untuk ditimbun, sebelum BBM akan dinaikan ini, untuk memperkaya diri sendiri, dengan cara membeli BBM tersebut secara eceran, dari SPBU,” jelasnya. (don)


15 Oknum Anggota Brimob Disidang

Jambi, AP – Lima belas oknum anggota Brimob, yang diduga ikut serta dalam pengeroyokan terhadap 2 orang mahasiswa Unbari, diberi sangsi, yaitu di penjara selama 21 hari dan penundaan usulan kenaikan pangkat, selama satu periode, oleh pimpinan sidang disiplin Anggota Polri..
Pimpinan Sidang, AKBP Boby Adoe, kemarin menyatakan, ke lima belas anggota Kesatuan Sat Brimob bersalah dan melanggar disiplin, cukup bukti membiarkan 6 (enam) orang temannya melakukan pemukulan terhadap mahasiswa Unbari Jambi di markas HMI.
“Terperiksa, lima belas anggota Brimob tersebut, dikenakan sangsi berupa penempatan diruang khusus selama 21 hari dan penundaan usulan kenaikan pangkat selama satu periode”, ujarnya.

Persidangan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB itu, dipimpin, AKBP Boby Adoe, Penamping Sidang, Kompol NH Burhanuddin, Sekretaris Sidang, AKP Bambang, Provos Penuntut Umum, Bribka Rico Anton dan Brigadir L Utapea, serta Pendamping atau Pembela, AKP Ferrydiansyah, berjalan hikmat dan sempat dua kali penundaan.

Lima belas yang terperiksa, berpangkat Brigadir Dua (Brigda), dari kesatuan Brimob itu, bernama BI, AS, FW, RKZ, SM, SR, BA, Be, NI, DW, TW, Ja, EMN, MB dan DTS. (don)

Pemprov Sambut Baik BLT

Jambi, AP- Untuk membantu masyarakat miskin akibat dampak kenaikan BBM ini, pemerintah pusat kembali melanjutkan program Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) plus kepada masyarakat miskin di Provinsi Jambi. Program BLT plus ini, dinilai sebagian masyarakat tidak menyelesaikan masalah. Apalagi, kenaikan harga BBM direncanakan 30 %
Di Provinsi Jambi, sendiri program BLT plus yang direncanakan oleh pemerintah Pusat sendiri sangat diharapkan oleh masyarakat. Meningat harga kebutuhan akibat kenaikan BBM ini sudah mulai dirasakan oleh masyarakat
“ kami sangat berharap sekali agar masyarakat miskin dibantu melalui program BLT Plus. Karena rencana kenaikan BBM ini sangat meresahkan bagi masyarakat,” jelas Wati ( 38) ibu rumah tangga.
Sementara itu Gubenur Jambi, H Zulkifli Nurdin, kepada wartawan mengatakan,. Blt memang bantuan yang baik sekali namun itu sipatnya sementara. Yang pastinya pemerintah Provinsi Jambi, terus berupaya untuk meningkatkan kejesahteraan masyarakat
,” diharapkan program replanting karet dan patin jambal, dapat meningkatkan kesejahteranan bagi masyarakat,” Katanya.
Dan Juga, katanya, Badan Pusat Statistik yang mendatanya. Pendataan ini diharapkan dapat menyentuh langsung bagi masyarakat yang benar –benar membutuhkan apalagi terkait dampak kenaikan harga BBM dra

Konvoi, Tolak Kenaikan BBM

Jambi, AP – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BBM (Bantu Beban Mahasiswa), terdiri dari HMI Cabang Jambi, FMN, GMKI, BEM Unbari, dan MAM Universitas Jambi, melakukan aksi konvoi keliling Kota Jambi, menyerukan kepada masyarakat untuk menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak).

Aksi konvoi yang dimulai dari kampus Unbari Telanaipura, menuju Pasar, melewati kawasan Thehok, Kota Baru, Simpang Kawat, Kelurahan Murni, Sungai Putri, Simpang BI, dan terakhir di kampus IAIN STS Jambi Telanaipura.

“Aksi konvoi keliling kota Jambi adalah bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama komponen mahasiswa, menolak rencana kenaikkan harga BBM di Provinsi Jambi”, ujar Hadi Suprapto Rusli (Ketua Umum HMI Cabang Jambi), kepada harian ini, kemarin.

Sebelum melakukan aksi konvoi keliling Kota Jambi, ratusan mahasiswa menggelar aksi mimbar bebas, di Kampus Unbari. Dari orasinya, mereka menegaskan menolak rencana pemerintah untuk menaikan harga BBM.

“Kita menegaskan menolak rencana pemerintah menaikan harga BBM, karena akan menambah penderitaan rakyat”, kata koordinator aksi., Novem.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga akan terus menyuarakan aksi ini, sampai pemerintah tidak akan menaikan harga BBM.

“Kenaikan harga BBM, bukan solusi yang tepat, yang harus ditempuh oleh pemerintah, dan dampak dari kenaikan tersebut, tidak saja dengan harga kebutuhan pokok naik, tetapi yang lebih parah lagi adalah kemiskinan, pengangguran, dan inflasi yang tinggi”, ungkap salah satu mahasiswa Unja.

Mereka juga, mengancam akan kembali melakukan aksi unjuk rasa, apabila pemerintah masih tetap pada kebijaksanaan semula, yaitu menaikan harga BBM.

“Rencana besok (hari ini, red) akan turun ke jalan, untuk menyampaikan aspirasi Aliansi BBM, ke anggota DPRD Provinsi Jambi dan pemerintah Provinsi Jambi”, jelas Novem.dey



Jelang Kenaikan BBM Harga Beras Naik

Jambi, AP- Menjelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak sejumlah Harga beras di pengecer maupun agen di Jambi mulai naik dalam sepekan terakhir ini. Akibatnya banyak warga yang resah. Untuk itu, masyarakat meminta agar pemerintah segera mengambil tindakan,sehingga tidak membuat keresahan bagi masyarakat.
Pantauan koran ini, di sejumlah pasar tradisional Kota Jambi, Kenaikan harga berkisar antara Rp 2.000 - Rp 3.000 per karung ukuran 20 kilogram.di salah satu agen beras di Kota Jambi, beras merk Tiga King yang semula hanya Rp 102 ribu per karung isi 20 kilogram, kini dijual Rp 105 ribu per karung. Beras merk Belido sebelumnya Rp 108 ribu, sekarang menjadi Rp 110 ribu per karung. Begitu juga beras merk Buah Mangga sebelumnya Rp 86.500 per karung, kini dijual Rp 89 ribu.
Kenaikan harga beras ini dirasakan masyarakat yang membeli beras secara eceran. Semua jenis beras harganya naik antara Rp 2.000 - Rp 3.000 per kilogram. Misanya, beras merk Tiga King sebelumnya dijual Rp 6.000 per kilogram, kini Rp 8.000 per kg.

“ kami sebagai masyarakat resah karena harga beras sudah mulai naik, yang kami khawatirkan lagi jika rencana kenaikan BBM jadi dinaikan. Hal itu menambah kesengsaraan bagi masyarakat,” katanya.

Salah satu Agen beras di Kota Jambim, Amir ( 34) mengaku kenaikan harga beras ini dipicu oleh adanya rencana kenaikan BBM. Untuk itu, ia berharap agar pemerintah mengurungkan niatnya untuk menaikan harga BBM.(dra)

Diduga Oknum TNI Bentrok dengan Polisi

Hadang BB Gula Tangkapan Polres Tanjabbar

Jambi, AP – Belasan lelaki berbadan tegap dan memilik senpi, dengan pakaian sipil, yang di dug
a oknum anggota TNI, kemarin bentrok dengan beberapa anggota polisi, di Jalan Lingkar Selatan I, depan gudang Cocacola, sekitar pukul 12.30 WIB.
Bentrok yang nyaris berujung baku tembak itu, diawali dengan aksi pencegatan sejumlah lelaki berbadan tegap, terhadap empat truk tronton yang sedang melintas di TKP, dengan kawalan beberapa anggota polisi, yang membawa ribuan ton gula illegal, tangkapan Polres Tanjabbar. Empat tronton itu, membawa gula selundupan, setelah ditangkap satuan reskrim Polres Tanjabbar dan untuk selanjutnya kasus tersebut menurut rencana akan diserahkan ke Mapolda Jambi.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun di tempat kejadian perkara, kejadian itu, bermula satu mobil mereka Isuzu Phanter, mengejar truk yang sedang membawa gula sitaan.
Persis di depan gudang Coca Cola, atau di daerah Jerambah Bolong, mobil phanter yang di dalamnya diduga berisi delapan lelaki berbadan tegap, langsung menghentikan truk.
Begitu berhenti, penumpang mobil phanter, langsung memaksa mobil truk, berbalik arah, menuju salah gudang yang ada Paal 5.

Karena barang sitaan tersebut dikawal oleh sejumlah polisi, maka terjadilah pertengkaran, yang nyaris menyulut baku tembak.

Kekuatan tak imbang, polisi yang mengawal truk terpaksa membiarkan mobil tersebut berbalik arah dan tidak jadi ke Mapolda.

Tidak beberapa lama kemudian, polisi pengawal truk barang bukti, langsung menghubungi piket jaga reskrim polda. Berselang beberapa saat kemudian, belasan anggota reskrim dan densus 88 Polda Jambi, meluncur ke TKP.

Setelah melakukan pencarian beberapa jam, akhirnya truk dan barang bukti gula selundupan, ditemukan di gudang Sri Murti, RT 6, Kelurahan Paal 5 Kota Baru.
Ketika ditemukan, gula yang berada di dalam truk tersebut sebagian sudah dipindahkan ke dalam gudang.

Suasana sekitar gudang tersebut sempat ramai. Dandim Batanghari, Lelkol Inf Sitorus, dan beberapa anggota lainnnya berada di gudang tersebut. ‘’Saya kesini mau cek, apa benar ada anggota TNI yang terlibat’’ujarnya.

Dia mengaku belum mengetahui pasti, jika ada anggota TNI yang terlibat.

Kaden 88, AKBP Patrigue, yang berada di TKP, membenarkan kejadian tersebut. Namun, soal keterlibatan anggota TNI, dia mengaku belum tahu.

Sementara itu, sumber yang layak dipercaya menjelaskan, gula selundupan tersebut milik Krt, yang bekerjasama dengan Yy.

Sampai berita ini ditulis,barang bukti ribuan ton gula illegal tersebut, dijaga ketat petugas, yang bekerjasama dengan anggota TNI.
Menurut rencananya, gula selundupan tersebut akan segera dipindahkan ke polda. Sedangkan, sopir tronton sampai saat ini masih dikejar.(don)

Rabu, 14 Mei 2008

Gubernur Minta Kapolda Tertibkan Pupuk Palsu

Jambi, AP - Gubernur Jambi H Zulkifli Nurdin meminta bantuan Kapolda Jambi untuk menertibkan peredaran pupuk palsu yang merugikan para petani. "Saya telah menyampaikan hal itu kepada Kapolda, sehubungan banyaknya pupuk palsu beredar di tingkat petani, khususnya di Kabupaten Kerinci," kata Zulkifli Nurdin di Jambi,
Keluhan petani banyaknya pupuk palsu beredar harus ditindaklanjuti karena hal itu berdampak terhadap penurunan produksi petani. Mengenai penangkapan pupuk sebanyak tujuh ton oleh Polres Kerinci pada 7 Mei 2008, karena tidak memiliki dokumen, ia menjelaskan, menurut pengakuan distributor dokumen masih dalam pengurusan.
"Saya akan membicarakan itu juga dengan Polda agar melepaskan pupuk tersebut, karena petani Kerinci sangat membutuhkan untuk meningkatkan produksi," katanya. Sementara itu, Area Manajer PT Pusri Cabang Jambi, Jurnal Ramsi mengatakan, distributor resmi PT Pusri di Jambi terus mengingatkan untuk tidak melakukan penyimpangan. "
Jika ada distributor kami yang nakal dan melakukan pelanggaran hukum, Pusri akan mencabut izin distributornya," katanya. PT Pusri pada 2008 mengalokasikan pupuk urea bersubsidi untuk petani sebanyak 41.483 ton atau sesuai kuota yang diberikan Departemen Pertanian (Deptan).(don)

PT SBC Belum Aklamasi Lahan Tambang

Jambi, AP –PT Sungai Belati Cool, yang beroperasi dibidang pertambangan batu bara di Sarolangun, sampai saat ini belum melakukan aklamasi terhadap lahan garapan mereka. Padahal, seharusnya, lahan yang sudah digarap, harus segera diaklamasi, agar bisa mengembalikan pungsi tanah seperti sebelumnya.

Kenyataannya dilapangan, perusahaan tersebut, telah menggarap dua hektar lahan pertambangan, namun lahan bekas galian batu bara, sampai saat ini masih diterlantarkan.
Akibatnya, tanah yang berlekuk itu, dipenuhi air hujan. Parahnya lagi, ketika pihak perusahaan hendak melakukan penambangan selanjutnya, air menggenangi bekas galian tersebut, langsung dialirkan ke Sungai Belati.

Dengan demikian, jelas, sungai yang airnya dipergunakan sebagai tembat mandi, cuci, kakus, tercemar.

‘’Kami minta anggota dewan, bentuk pansus, tindak lanjuti masalah tersebut. Kekhawatiran muncul, ketika lahan bekas galian tambang tersebut menimbulkan masalah bagi masyarakat’’ujar Saipul, Koordinator Aliansi Peduli Penegakan Hukum Jambi (AP2HJ).

Menurutnya, disamping tidak melakuan aklamasi terhadap lahan yang telah ditambang, pihak perusahaan juga, tidak melakukan program CD, sehingga masyarakat setempat tidak menerima manfaat dari aktifitas penambangan di daerah tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan, Kabupaten Sarolangun, menjelaskan, PT BSC, memiliki lahan tambang seluas 5 hektar, 2 hektar sudah digarap. ‘’Sisanya masih dalam tahap penggarapan’’ujar Suharjadi,Kadis Pertambangan Pemkab Sarolangun.

Menurutnya, selama ini PT BSC, memang belum melakukan aklamasi, lahan yang sudah ditambang, namun itu tidak masalah. Meski demikian, dia mengatakan, soal aklamasi, adalah urusan kantor lingkungan hidup,.

Hambali, kepala Kantor Lingkungan Hidup, Sarolangun, mengakui memang PT BCS, belum melakukan aklamasi lahan yang sudah di garap. ‘’Namun, kalau memang ada pelanggaran akan kita tindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku’’ujarnya. (dim)

Sopir Kandaskan Aksi Perampokan Bersenpi

- Pencuri dengan kekerasan yang menggunakan senjata api (senpi), Selasa (13/05), dapat dikandaskan oleh Renold (31), warga Jalan A. Tarmizi, RT 05, No 42, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, ketika hendak merampok dirinya.
Menurut laporan dari kepolisian menyebutkan, kejadian itu berlangsung malam menjelang pagi sekitar pukul 02.30 WIB, di depan Warung Seroja, tepatnya di Jalan Lintas Sumatera, saat korban yang berprofesi sebagai sopir mau tidur didalam mobil.
Tiba-tiba muncul pelaku langsung menodongkan senpi ke korban dan menyuruh menghidupkan mobil.
Dibawah ancaman, korban menjalankan mobil seperti yang diperintahkan pelaku. Sesampainya di Karang Mendapo Rupit, korban melihat pelaku sedang lengah, yaitu menelpon temannya.
Kesempatan itu tidak di sia-siakan korban dan dimanfaatkan korban untuk memberontak. Lalu dengan sigap korban menepis dan membuang senpi yang ada ditangan pelaku dan berhasil.
Sewaktu pelaku mengambil senpi yang terlempar keluar mobil, saat itulah korban langsung menghidupkan mobil dan melarikan diri ke loket PO Sarolangun. Setelah itu, melaporkan perampokan menggunakan senpi ke Polres Sarolangun. (don)

BBM Mulai Langka, Harga Terus Melambung

MUARASABAK,AP- Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah daerah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mulai langka. Krisis BBM khususnya jenis premium ini mulai terjadi di Kecamatan Rantau Rasau. Kemarin, BBM jenis premium ini di sejumlah pengecer mulai langka. Tidak hanya susah didapatkan, harganya pun melambung tinggi. Kemarin, BBM jenis premium dijual mencapai Rp.10 ribu perliternya.
‘’Harganya jauh lebih mahal, itu pun susah di dapatkan,’’ kata Imam.
Akibat kelangkaan yang terjadi disejumlah pengecer di kecamatan tersebut, warga terpaksa membeli hingga ke Kecamatan Muarasabak Barat.

‘’Saya rencanannya mau ke Muarasabak (komplek perkantoran, red), namun bensin motor saya habis. Saya coba cari mencari pengencer di sekitar rumah saya tapi kosong. Terpaksa saya menumpang orang lain,’’ kata Jhoni salah seorang warga Kecamatan Rantau Rasau yang membeli empat liter premium guna dibawanya ke Rantau Rasau.

Krisis jelang penetapan kebijakan pemerintah pusat ini membuat sejumlah warga kelabakan. Bahkan, dengan kondisi harga yang bervariasi membuat warga bingung. Uniknya lagi, kabar yang beredar, sejumlah pengencer yang menjual dengan harga tetap Rp.5000 jumlahnya pun mulai dikurangi.

‘’Bisa jadi dikurangi, soalnya kalau harganya dinaikkan warga akan kesulitan membeli,’’ kata Nanang salah seorang warga.
Naiknya harga BBM jenis premium masih juga terjadi di Kecamatan Nipah Panjang, meski belum mengakibatkan kelangkaan, premium dijual hingga Rp.7500 perliternya.

‘’Kemarin saja masih Rp.6000, tapi kok hari ini sudah Rp 7500 perliternya,’’ kata Abdul Rahman alias Icit warga lorong Kemuning Kelurahan Nipah Panjang II.

Belum adanya ketetapan pasti angka kenaikan BBM oleh Pemerintah Pusat telah membuat sebagian warga resah. Terlebih dengan ketakutan warga akan putusnya BBM baik di tingkat pengecer maupun di SPBU. Jika itu terjadi, kata Tono warga Kelurahan Bandar Jaya Kecamatan Rantau Rasau, bisa mengakibatkan aktivitas warga yang menggunakan kendaraan bakal terhambat.

‘’Ini harus segera di sikapi. Kalau tidak, kita tidak tahu lagi harga BBM yang sebenarnya,’’ kata Tono.

Meskipun demikian, sejumlah angkutan air pompong dan speadboad di perairan Tanjab Timur masih stabil. Ongkos angkutan air pompong misalnya, untuk menyebrang ke Muarasabak masih Rp.2000 perorang dan untuk orang pluz kendaraan roda dua Rp.10 ribu. Sedangkan ongkos speadboad dari Muarasabak menuju Kampung Laut Kecamatan Kuala Jambi, juga masih stabil Rp.15 ribu.

Wandi, salah seorang pengemudi speadboad mengaku stok BBM jenis premium di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Air di pelabuhan penyebrangan Muarasabak mulai menipis.
‘’Saya lihat sudah tinggal sedikit,’’ kata Wandi.


Sementara di Kecamatan Muarasabak Barat, beberapa toko yang biasa mengencer BBM, mulai kosong. Menariknya, Koperasi Pegawai Negeri (KPN) yang biasa menyalurkan BBM ini ketingkat titik pendistribusian yang telah ditentukan oleh pemkab dan pemerintah kecamatan, sejak lima hari ini belum juga mengambil BBM ke pihak Pertamina. Pasalnya, Awaludin Sekretaris KPN Tanjab Timur mengakui, mandeknya pengambilan BBM ke SPBU dikarenakan adanya persoalan tekhnis yang belum terselesaikan.
‘’Ini akan kita selesaikan dengan cepat,’’ kata Awal.. (har)

Demo Mahasiswa Bentrok dengan Petugas Kejati

Sepuluh Mahasiswa dan Masyarakat Babak Belur

Jambi, AP – Puluhan mahasiswa dan masyarakat, yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Anti Korupsi ( Alammak) Batanghari, kemarin sekitar pukul 10.00 WIB, terlibat bentrok dengan petugas kantor Kejaksaan Tinggi Jambi.
Bentrok, yang menelan korban sepuluh mahasiswa dan masyarakat itu, terjadi, saat mereka melakukan aksi unjuk rasa ke Kajati, guna menuntut Kejaksaan Tinggi Jambi, agar mengusut kasus korupsi di Kabupaten Batanghari.
Aksi yang sejak awal, berlangsung keras itu, berujung bentrok, setelah pendemo, melakukan pertemuan di ruangan lobi Kejati. Setelah pertemuan, Asintel Kajati, Chairul Amin, SH, menanyakan izin demo.
Menanggapi pertanyaan itu, massa pendemo, mengaku telah melapor ke polisi. Namun demikian, entah sebabnya, Asintel langsung berdiri. Spontan saja, petugas kamdal kejati yang ada saat itu, terpancing.
Belasan petugas kamdal, langsung mahasiswa dan masyarakat yang berada di ruangan tersebut. Bentrok tak dihindari, massa pedemo berusaha melakuka perlawanan, namun kalah kekuatan, mereka berlarian ke luar gedung.
Akibat kejadian itu, sepuluh massa pedemo, sempat dipukul oknum petugas kejaksaan. Setelah keluar ruangan, korban langsung ke rumah sakit umum untuk melakukan visum, setelah itu mereka melapor ke Polda Jambi.
‘’Kami sangat menyayangkan sikap brutal itu, karena kami kesini hanya menyampaikan aspirasi, agar Jambi, bisa terselematkan dari tindakan tak baik’’ujar Okta, korlap aksi.
Menurut dia, aksi tersebut dilakukan karena, selama ini praktek tak baik dalam pemerintahan di Kabupaten Batanghari, belum terjamah oleh petugas kejaksaan.
‘’Kami minta kasus pemukula ini ditindak lanjuti sampai tuntas, dan ini akan kami laporkan ke Kajagung’’tegasnya.
Sampai berita ini ditulis, puluhan mahasiswa sedang melapor ke piket jaga Polda Jambi. (don/dra/dey)

Pemkot Kembali Desak Bangun Pasar Angso Dua

Jambi, AP- Rencana pemindahan Pasar tradisional Angso dua Jambi, sudah lama sekali di bicarakan. Namun, untuk merealisasikannya hingga kini belum terwujud. Hal ini tampaknya hanya menjadi impian dari Pemerintah Kota Jambi saja

Bahkan. Dala angka memperingati 62 Tahun Kota Jambi Walikota Jambi, Drs H Arifien Manap,.MM kembali mengharapkan agar pemerintah Provinsi Jambi, segera merelokasi pasar angsoduo. Apalagi saat ini pelaksanaan pekerjaan penimbunan di lokasi yang baru sudah selesai dilaksanakan, namun pembangunannya belum juga dilaksanakan
“ di usia Kota Jambi yang ke 62 yang jatuh pada tanggal 17 Mei, Pemerintah Kota Jambi sangat mengharapkan agar relokasi pasar angso dua oleh Pemerintah Provinsi Jambi segera terealisir,” jelasnya.
Dengan dibangunnya pasar angso dua ini tentunya kata walikota, agar PKL yang menyebar di pusat perdangan, misalnya perlu segera di berikan tempat yang representatif dalam peran serta membangun perekonomian di Kota Jambi.
Apalagi jelasnya, Kota Jambi dewasa ini, pusat perdangan ritel cendrung berkembang, jumlah lembaga keuangan dan perbankan terus bertambah. “ perkembangan yang cukup signifikan dibidang di bidang perekonominan ini merupakan indikator yang menunjukan bahwa perekonomian kota semakin baik dan ekonomi masyarakat berkembang ke arah yang positif,” ucapnya.dra

Organda Kota, Redam Aksi Mogok Angkot

Jambi, AP- Organisasi angkutan darat (Organda) Kota Jambi meredam rencana aksi mogok yang akan dilakukan ratusan supir angkutan kota (Angkot) menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada awal Juni 2008.
Ketua Organda Kota Jambi, Anas Muchtar di Jambi, Selasa mengatakan, rencana pemerintah menaikkan harga BBM jelas akan membuat usaha angkutan kota kian terpuruk, dan para supir angkutan kota itu sudah merencakan untuk menggelar aksi mogok.
Organda Jambi berupaya meredam aksi tersebut, dan memperjuangkan kenaikan tarif Angkot jika harga BBM benar-benar diberlakukan pemerintah. Aksi mogok jelas tidak akan menyelesaikan masalah, justru merugikan baik supir atau pemilik Angkot, karena pada hari tersebut mereka tidak dapat uang untuk menafkahi keluarganya.

Organda bersama instansi terkait serius membahas rencana menaikkan tarif Angkot, mengimbangi kenaikan harga BBM untuk premium dari Rp4.500/liter menjadi Rp6.000/liter, dan solar dari Rp4.300/liter menjadi Rp5.000/liter. Organda mengusulkan kenaikan tarif Angkot dari Rp2.000 menjadi Rp2.500 untuk umum dan dari Rp1.000 menjadi Rp1.500 untuk anak sekolah. Di Kota Jambi terdapat 1.038 Angkot dari 14 perusahaan, kini yang beroperasi kurang setengah dari jumlah tersebut atau paling banyak 500 kendaraan. dra

Harga Pupuk Naik, Nilai Tukar Petani Turun

Jambi, AP - Harga pupuk yang melonjak tinggi membuat berakibat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi mengalami penurunan 0,03 persen dari 122,02 menjadi 121,98.

Turunnya NTP pada Maret 2008 menunjukkan kesejahteraan pertani Jambi juga mengalami penurunan dibandingkan Februari lalu, kata Kepala BPS Jambi, Dyan Pramono Effendi, di Jambi Rabu.

Naiknya harga pupuk seperti TSP dan Urea membuat para petani harus memambah beban biaya yang dikeluarannya yakni sebesar 2,96 persen hingga 5 persen untuk mendapatkan pupuk.

Selain faktor kenaikan harga pupuk, turunya NTP Provinsi Jambi juga disebabkan naiknya konsumsi rumah tangga terutama kenaikan harga beberapa komoditi sembako.

Naiknya harga ikan, beras, minyak goreng, cabe merah dan sayuran lainnya mengakibatkan bertambah besarnya pengeluaran petani selain harus membiayai pembelian pupuk bersubdisi.

Indeks yang diterima petani naik 0,61 persen terutama disebabkan naiknya indeks yan diterima dari kelompok tanaman perkebunan rakyat 1,27 persen sedang tanaman bahan makanan turun 0,53 persen.

Sementara itu indeks yang dibayar petani naik lebih besar dari indeks yang diterima yakni 0,64 persen, dimana kenaikan ini disebabkan naiknya indeks yang dibayar petani kelompok produksi dan penambahan barang dan modal 1,89 persen serta konsumsi rumah tangganya naik 0,13 persen.

Namun demikian NTP di Provinsi Jambi sebesar 121,98 masih diatas dari NTP secara nasional yang hanya mencapai 108,38. dra

Selasa, 13 Mei 2008

Aliansi LSM Tanjabbar Dukung Pembangunan Itake PDAM

Kualatungkal, AP—Kebutuhan air bersih yang sangat mendesak bagi masyarakat Tanjab Barat, membuat beberapa aliansi LSM di Tanjab Barat memberi dukungan moral kepada Bupati Tanjab Barat, H Safrial, MS. Dukungan itu, minta kepada bupati agar melanjutkan pembangunan intake PDAM di Desa Teluk Pangkah, Kecamatan Tungkalulu, Tanjab Barat.

Aliansi LSM yang mendukung penuh melanjutkan pembangunan sarana air bersih tersebut antara lain, LSM Kontrapersial, LSM Pakam, LSM Pakar dan LSM Pelurusan. Keempat LSM yang bermarkas di Kota Kualatungkal ini melayangkan surat kepada bupati dan Ketua DPRD Tanjab Barat Nomor Istimewa tanggal 12 Mei 2008 perihal statemen terkait kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Tanjab Barat.

Isi statement aliansi LSM tersebut masalah kebutuhan air bersih yang sangat penting bagi masyarakat, karena secara geografis, Tanjab Barat terdiri dari lima Kecamatan tiga diantaranya,berada di daratan rendah. Artinya, tiga Kecamatan tersebut selama ini masih tergantung dengan air hujan untuk keperluan sehari-hari.

Dengan program yang dijalankan Pemkab Tanjab Barat membangun intake PDAM di Desa Teluk Pangkah, Tungkalulu disambut gembira oleh masyarakat. Apalagi pembangunan sarana tersebut untuk jangka panjang dengan kualitas air yang sangat sempurna untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi seluruh lapisan masyarakat di bumi serengkuh dayung serentak ketujuan.

Meski memerlukan anggaran yang cukup besar, aliansi LSM ini mendukung penuh agar program tersebut terus dijalankan hingga tuntas. Seperti diketahui, selama ini, kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Tanjab Barat selalu diprogramkan oleh kepala daerah di daerah itu.

Namun menurut aliasni LSM Tanjab Barat, dengan keterbatasan dana, hasilnya masih kurang memuaskan untuk kebutuhan masyarakat. Pada tahun 2007, Pemkab Tanjab Barat melalui suatu penelitian yang cukup cermat, telah membangun tempat sarana air bersih. Sumber air di kawasan itu, diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan kualitas yang tidak kalah dari daerah lain.

“Kami dari gabungan aliansi LSM di Kabupaten Tanjab Barat mengharapkan, dan minta kepada Bupati Tanjab Barat untuk meneruskan program pembangunan sarana air bersih di Teluk Pengklah Tebing Tinggi, Kecamatan Tungkalulu sampai selesai. Hal ini demi terpenuhnya kebutuhan masyarakat Tanjab Barat secara keseluruhan,” kata M Nasir M Ketua LSM Kontravesrial Tanjab Barat.

Seperti diberitakan kemarin, program Pemkab Tanjab Barat untuk memenuhi kebutuhan air bersih memang mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Kendati memerlukan anggaran yang cukup besar, yakni lebih kurang Rp 250 miliyar, namun harapan masyarakat tetap program tersebut terus berjalan.Pada tahun anggaran 2008, Pemkab telah menganggarkan dana sebesar Rp 50 milyar untuk melanjutkan pembangunan intake PDAM. Namun pembangunan itu mengalami sedikit hambatan. Meski demikian, masyarakat tetap mendukung pogram tersebut. (mad)

Peluang Calon Independen Masih ‘Ngantung’

Jambi, AP- Peluang calon independen untuk maju menjadi calon walikota pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Jambi, 20 Agustus 2008 masih "gantung" karena belum ada kepastian dan kesiapan KPUD untuk melaksanakannya.
Ketua KPUD Kota Jambi, Bajuri didampingi anggotanya A. Shomat di Jambi, mengatakan, pihaknya belum ada kesepakatan dengan DPRD dan walikota untuk mengakomodir calon independen tersebut.
Menanggapi desakan warga dan kandidat perseorangan supaya undang-undang no.12 tahun 2008 serta edaran Mendagri tentang calon perorangan dilaksankan, Bajuri menyatakan merespon tuntutan itu, yakni secepatnya berkoordinasi dengan DPRD dan walikota. Banyak hal yang harus disiapkan jika calon independen itu diberi peluang, seperti logistik, dana, bahkan tambahan atau perpanjangan waktu pendaftaran.
Peran DPRD dan walikota untuk menyetujui, mengesahkan dan mengucurkan tambahan dana yang akan digunakan sangat menentukan, untuk itu secepatnya koordinasi akan dilakukan dengan dua lembaga tersebut. Sosialisasi tentang undang-undang no 12 tahun 2008 serta edaran Mendagri tentang calon perorangan itu harus lebih dulu dilakukan, karena DPRD juga belum memahami undang-undang tentang calon independen tersebut.
"Bagaimana anggota DPRD dan walikota menyetujui tambahan, mengesahkan dan mengucurkan dana tambahan, jika mereka sendiri belum memahami undang-undang tersebut," katanya. Kandidat pasangan calon walikota dan wakil walikota Jambi pada 20 Agustus 2008 yang diusung partai sebanyak empat pasang yakni Bambang-Sum Indra, Asnawi-Nuzul Prakosa, Zulkifli Shomad-Agusroni dan Sutrisno-Efendi Hatta, sementara perseorangan Agus Setionegoro-Arfandy Rachman.(dra)

Dinas Pendidikan Sertifikasi 3.322 Guru

Jambi, AP - Dinas Pendidikan Provinsi Jambi kembali melaksanakan sertifikasi guru mulai guru TK hingga SMA/SMK baik yang berstatus PNS maupun non PNS sebanyak 3.322 orang. Kuota sertifikasi guru pada 2008 itu meningkat dibanding pada 2007 sebanyak 2.817 (lulus sebanyak 1.593 orang dan tidak lulus 1.224 orang), kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Rahmat Derita .
Namun yang berhak mengikuti uji kompetensi itu adalah guru yang menyandang gelar sarjana (S1) dan telah mengajar di sekolah negeri dan swasta di atas lima tahun. Para guru yang lolos sertifikasi itu nanti akan mendapatkan tunjangan tambahan gaji pokok dan tunjangan profesi. Kebijakan pemerintah melakukan sertifikasi guru untuk menyejahterakan guru dan kualitas pendidikan nasional sesuai dengan Undang-Undang Sesdiknas tentang kualifikasi guru dan dosen.

Tanpa ada uji kompetensi guru, kwalitas pendidikan nasional tidak akan tercapai. Sebab selama ini ada murid yang tidak lulus ujian misalnya ujian matematika setelah ditelusuri yang mengajar matematika itu gurunya ternyata sarjana agama. Tentu hal seperti itu tidak pas, kata Rahmat didampingi Kasubdin Kejuruan Sujarwadi.

Untuk meningkatkan kualitas guru dan mutu pendidikan di Jambi, Pemprov Jambi pada 2008 telah mengalokasikan dana APBD senilai Rp9,4 miliar untuk membiayai pendidikan guru yang belum sarjana (S1). Dana Rp9,4 miliar tersebut membiayai 900 orang guru untuk melanjutkan kuliah S1. Di Jambi sampai kini tercatat sebanyak 27.000 guru TK sampai SMA belum sarjana (S1).(dra)

Pecandu Narkoba Diamankan

Jambi, AP – Berkat kerja keras dan setelah melakukan pengintaian, akhirnya Kepolisian Sektor (Polsek) Pasar, Jumat (09/05), berhasil menangkap pecandu psikotropika jenis Shabu-shabu, di dekat ATM BCA, Cabang Jelutung, Jalan Gajah Mada, Jelutung Kota Jambi.
Muni alias Acai (34) warga keturunan Tionghua, yang tinggal di Lorong Darma, RT 05, No 01, Kelurahan Talang Jauh, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, dibekuk, setelah petugas mendapat informasi dari warga, bahwa di Lorong Darma, sering digunakan untuk memakai Shabu-shabu.
Pada saat ditangkap dan digeledah, anggota reskrim Polsek Pasar, menemukan 1 (satu) paket Shabu-shabu yang dibungkus plastic bening yang ditaruh dikantong celana jeans bagian depan sebelah kanan pelaku.

Setelah dilakukan pengembangan oleh petugas dan penggeledahan dirumah pelaku, ditemukan juga seperangkat alat hisap/bong yang terbuat dari kaca dan korek api gas.
Tidak lama kemudian, pecandu yang diduga sebegai pengedar besert barangbukti, langsung dibawa ke Mapolsek Pasar, guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapoltabes Jambi, Kombes Pol Eko Daniyanto, melalui Kapolsek Pasar, AKP Tunggul Sinatrio, Sik membenar telah menangkap pelaku dan untuk sementara diamankan di Mapolsek Pasar, guna pengembangan.

“Pelaku dijerat pasal 62, subsider pasar 60, ayat (5), Undang-undang RI No 05, tahun 1997, diancam pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp 10 juta”, ujarnya. (don)

MAZA Kunjungi Pasar Rantau Panjang Tabir

Bangko, AP- Calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin Drs. Muhammad Madel dan Zainul Arfan dalam kunjungannya ke kecamatan Tabir, melihatdari dekat pasar Rantau Panjang selain melihat kondisi pasar mingguan ini juga ingin menyerap aspirasi pedagang di pasar tersebut.
MAZA beserta tim sukses di pandu oleh tokoh masyarakat setempat sempat berdialog menanyakan harga bahan-bahan kebutuhan sehari-hari dan darimana pedagang mendapatkan barang dagangan tersebut dengan sejumlah pemilik toko dan pedagang kecil lainnya. Berkaitan dengan kondisi pasar dan pencalonan dirinya sebagai Bupati Merangin Maza mendapat respons sangat positif karena dinilai satu-satunya calon Bupati dan wakil bupati Merangin yang paling merakyat, karena mau berdialog dan memperhatikan pedagang kecil.

Yang menarik dari kunjungan ke Pasar Rantau Panjang ini, banyak pedagang setelah melihat dari dekat calon bupati Merangin ini ternyata mengenal Madel. “ Itu pak Madel yo calon bupati. “ kata salah seorang pedagang muda. Sementara masyarakat Rantau panjang mengenal Madel karena beliau pernah menjadi sekda Sarko dan Bupati Sarolangun yang berhasil dalam pembangunan sejumlah infra struktur termasuk pendidikan dan kesehatan.


Hal yang sangat simpatik ini, juga dilakukan Madel di Pasar Baru Bangko beberapa waktu yang lalu dengan mengunjungi los daging dan ikan dan sempat mendapat perhatian masyarakat karena baru pertama kali ada calon bupati yang mau melihat dan ingin menyerap aspirasi pedagang kecil.

Di Pasar Rantau Panjang Pasangan kuat calon Bupati Merangin priode 2008-2013 ini juga mengunjungi “Rumah Tuo” di dusun Baruh, diperkirakan dibangun pada tahun 1401 M. Dirumah yang sudah sangat lama ini terletak didalam komunitas adat Tabir, menyimpan sejumlah barang-barang lama, diantaranya kitab suci Alquran tulisan tangan dibuat pada tahun 1401 M. Madel didampingi tuan rumah sempat melihat dan memperhatikan sejumlah peninggalan lama, berdialog dan foto bersama di dalam rumah panggung tersebut.

Sebelum melanjutkan perjalanan ke desa Lubuk Bumbun, Drs. Madel menjadi imam sholat zuhur di mesjid besar At Taqwa kelurahan Pasar Rantau Panjang, diikuti semua rombongan dan jamaah setempat.dos

JN Pertanyakan Pengusutan Dugaan Penyimpangan Raskin

Jambi, AP—Dewan Pimpinan Daerah Jaringan Nusantara (DPD JN) Provinsi Jambi melalui ketua umumnya Dahril Al-Fath mempertanyakan pengusutan dugaan penyimpangan Beras untuk Rakyat Miskin (Raskin) yang diduga melibatkan Kepala Desa Seling M. Safri Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin.

Menurut data yang diterima DPD Jaringan Nusantara Provinsi Jambi, kasus ini pernah dilaporkan warga Desa Seling ke Polsek Tabir sekitar bulan Desember 2007 lalu. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan pengusutan yang dilakukan aparat Polsek dan Polres Merangin. Sementara itu, Hasnami salah seorang Anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) Seling mengaku sudah pernah dimintai keterangan oleh aparat Polres Merangin, namun tidak ada kejelasan ujung pangkal kasus ini. Apakah sudah di SP3 atau memang masih dalam pengusutan.

Labih lanjut, menurut ketua DPD JN ini, pihaknya juga akan menurunkan tim untuk melakukan pemantauan ke berbagai daerah di Provinsi Jambi yang terkait dengan penyaluran raskin termasuk ke Desa Seling nantinya.

Karena berdasarkan instruksi Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada seluruh anggota JN saat silaturahmi nasional di Cibubur 3 Mei lalu, mengatakan bahwa beras raskin diberikan kepada rumah tangga niskin (RTM) di desa atau kelurahan, daftar penerima raskin merupakan hasil seleksi melalui proses musyawarah desa/kelurahan.

Sedangkan jumlah yang didistribusikan 15 kg per Rumah Tangga Miskin (RTM) per bulan dengan harga Rp 1.600/kg. Untuk tahun 2008 diberikan selama 8 bulan. Untuk kualitas beras adalah medium kondisi baik, sesuai kualita beras pemerintah. Pelaksanaan distribusi dilakukan oleh Kelompok kerja (Pokja) raskin di titik distribusi yang terdiri aparat kecamatan, desa/kelurahan dan institusi kemasyarakatan setempat, termasuk TP PKK yang ditunjuk oleh Camat.

Sedangkan titik distribusi adalah tempat atau lokasi penyerahan beras oleh satker raskin kepada pelaksana distribusi di desa/kelurahan atau lokasi lain yang dapat dijaungkau penerima manfaat raskin. “Jadi, suatu hal yang mengherankan bila ada yang meninggal karena kelaparan ditengah-tengah program raskin, sedangkan dana raskin tahun 2008 ditingkatkan oleh pemerintahan SBY menjadi Rp 58 triliun,” ungkap Dahril yang juga mendapat Sertifikat Juru Penerang (Jupen) SBY itu.

Kembali kepada kasus dugaan penyimpangan beras raskin yang dilakukan oleh oknum Kades Seling tersebut, DPD JN Provinsi Jambi mendesak pihak-pihak yang berkompeten untuk mengusut tuntas.

Sementara itu, Hasnami juga mengatakan kasus raskin merupakan pintu pertama untuk mengungkap kasus-kasus yang lainnya yang ada di desa Seling. “Masih ada dua kasus besar lagi yang dilakukan berjemaah oleh oknum perangkat desa,” katanya.dey

HARGA MINYAK BESIN DI BUNGO SENSARAKAN RAKYAT

Muara Bungo AP- Kendati pemerintah Republik Indonesia baru merencanakan kenaikan harga BBM anehnya di Kota Bungo Para pengencer pedagang kaki lima Minyak bensin di kabuapten bungo sudah beri terang-terangan menaikan harga besin perliter mencapai Rp 8.000 ribu sampai Rp 10.000 ribu Anehnya sampai berita ini di rilis belum ada upaya tindakan tegas oleh Dinas terkait untuk membrantaspara pedagang yang menjual di atas standar HET yang berkelebihan.
Maman(40) warga kuamang kuning kepada harian ini menjelaskan saya sulit untuk mendapatakan minyak bensin walau pun ada yang menjual harganya mecekik leher kenapa tidak sewaktu saya kehabisan bensin kendraan saya dan membeli di desa Muara Kuamang para pedangan Ilegal menjual seenak perutnya seharaga 10 ribu perliter mau tidak mau kita beli juga yang namanya kita butuh kalau tidak kita beli tentu kendaraan kita tidak bias jalanImbuhnya dengan nada agak kesal.


Hal yang sama Azwari (32) warga Sungai Arang juga menyampaikan keluahannya “untuk daerah seputaran pasaran Muara Bungo harga Minyak bensin juga di jual oleh pedagang enceran seenak perutnya juga di jual seharga 8 ribu rupiah per Liter saya minta kepada pihak pemerintah agar dapat menertipkan m,asalah ini terutama SPBU nakal yang sengaja mengisi Drum dan Drigen dengan mengharapkan uang fee Drigen dan Drum “imbunya (Den)

Pemkab Merangin Gelar Koordinasi PNPM Mandiri Perdesaan

Bangko, AP - Kepala Dinas PM-KESOS Kabupaten Merangin H. Irdham, SH. M.Hum yang diwakili Kabid Pemberdayaan Ekonomi Masyarakt dan Sumber Daya Ir. Duwito Pepriza mengatakan, dalam pelaksanaan rakor bulan ini, akan dievaluasi pelaksanaan PPK tahun 2007 dan persiapan PNPM Mandiri Perdesaan Tahun 2008.

Untuk tahun 2007 kegiatan fisik telah 100% semua dan telah meresmikan PNPM PPK tahun 2007 pada dua kecamatan yaitu Kecamatan Pamenang dan Kecamatan Sungai Manau.

‘’Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan Tahun 2007 kami mengharapkan jika di sinyalir adanya potensi akan terjadinya permasalahan kami mengharapkan secara dini dan bijak untuk dapat di selesaikan sesuai dengan jenjang dan peraturan yang berlaku’’ujarnya..

Kepada tim koordinasi PNPM-MP tingkat Kabupaten dimohon untuk dapat kiranya mengevaluasi dan menyampaikan laporannya kepada Satker PNPM - MP sesuai dengan surat Bupati Merangin Nomor. 414.2/324/PEM-SD/PM-KESOS tanggal 17 April 2008 perihal pemantauan kegiatan fisik PNPM-PPK tahun 2007.

Pada kesempatan ini diawal - awal kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan Tahun 2008 untuk kecamatan yang baru yaitu kecamatan Jangkat dan muara Siau agar di persiapkan secara baik dan matang mulai dari tahap musyawarah antar desa sosialisasi sampai tahap pelaksanaan kegiatan dan musyawarah desa serah terima ( MDST ) nantinya agar diperoleh hasil yang baik pula.

kami ingatkan kembali agar saudara-saudara yang terlibat dalam pelaksanaan program PNPM Mandiri Perdesaan ini supaya jangan ada yang tidak mengikuti aturan main atau peraturan yang telah di tetapkan dalam program PNPM Mandiri Perdesaan ini nanti apabila ternyata diantara pelaku PNPM Mandiri ini ada yang terbukti tidak mengikuti ketentuan maka kami selaku tim koordinasi tidak segan-segan akan mengambil tindakan ataupun sangsi tegas.

Kabag humas Drs. Johan Effendi ketika dijumpai Koran ini mengatakan tujuan dilaksanakan koordinasi untuk mengetahui perkembangan, permasalahan dan solusi dalam upaya mewujudkan apa yang diamanatkan PNPM Mandiri Perdesaan.

Rapat koordinasi ini diikuti 60 orang peserta terdiri dari Dinas PU, Diskoperindag, Kabag Keuangan, KPPN Bangko, Camat Kasi Pemda, Konsultan Kabupaten dan Kecamatan dan UPK bertempat di ruang pola Dinas PM-KESOS Kabupaten Merangin. sud

GURU DI BATANG HARI TERIMA BANTUAN JAM TEGAK DAN TKD

MUARA BULIAN,AP-Perhatian Pemerintah kabupaten Batang Hari terhadap bidang pendidikan merupakan yang terutama, seperti memberikan bantuan honor bagi jam tegak guru yang mengajar, dan tunjangan kesejahteraan daerah (TKD)dan guru di Batang Hari menerimanya, sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Dinas PdanK Kabupaten Batang Hari Ahmad,AR.M.Pd. kepada Aksi Post disela-sela pemantauan Ujian Nasional tingkat Dasar Kemarin (13/05).
Permasalahan kesejahteraan guru pemerintah Kabupaten Batang Hari telah lebih aktif memberikan perhatiannya seperti honor bagi jam tegak sudah diterima 3 bulan, dan para guru-guru meminta pembayaran jam tegak dibayar setiap bulannya, dan pad ajam tegaj itu kerja dahulu baru dibayar sedangan kan untuk tunjangan kesejahteraan daerah (TKD) sudah dibayar 2 bulan,semua ini dilakukan agar para guru sejahtera pikiran tidak bercabang namun focus pada mengajar dan mendidik anak-anak.

TKD hanya diperuntukan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sedangak jam tegak mengajar hanya untuk para guru, adapun jumlah jam tegak mengajar guru perjam sebesar Rp.2.000,- , dan rata0rata para guru menerima honor jam tegak sebesar Rp.100.000,-, bagi golongan III keatas itu dikenakan pajak sedangakan golongan II dan I tidak dipungut pajak, disamping itu kita juga memperhatikan guru pada waktu sebelum lebaran dengan memberikan THR atau Isentif Tahunan.

Masih menurut Ahmad,AR.” Tujuan diberikannya bantuan ini adalah agar pendidikan kabupaten Batang Hari menjadi yang terbaik, berkualatas dan bermutu serta dapat diterima secara nasional, dan hari ini dana untuk jam tegak guru dan TKD sudah keluar maka bagi guru-guru silahkan bisa mnegambilnya,” jelasnya.

sementara itu menurut kepala Sekolah SDN No.55 kelurhana sridadi Drs.Siti Romiati, dalam pertemuan menyampaikan “ bahwa kondisi pelaksanaan ujian nasional berjalan baik, lancar, aman, dan tertib semua anak mengikuti ujian, disamping itu dalam kesempatan itu juga salah satu guru SDN No.55 meminta pembangunan satu unit Mushollah,” pintanya. Ian.

Portal Masuk Kota Ajang Pungli

Jambi, AP - Portal untuk menghambat truk masuk Kota Jambi berupa drum berisi pasir yang disusun di tengah jalan menjadi sarana pungli para oknum Dinas Lalulintas Angkutanm Jalan (DLLAJ) setempat, terutama pada malam hari. Portal yang dipasang di dua lokasi pintu masuk Kota Jambi, yakni di Jln Basuki Rahmat, Kotabaru Jln H Adam Malik, Beringin,


Senin malam (12/5), tampak dijaga sejumlah oknum DLLAJ dan menyingkirkan drum itu supaya truk berukuran besar dapat lewat atau melintas di jalan tersebut. Usai memberi kesempatan pada truk itu agar bisa lewat, terlihat dilanjutkan transaksi atau pemberian uang oleh pengemudi pada oknum petugas LLAJ tersebut.

Iwan (34) pengemudi truk tronton yang hendak menuju pelabuhan Talang Duku mengatakan, agar bisa masuk kota harus lewat pada malam hari, karena petugas bisa diberi uang untuk membuka portal tersebut.

"Pengemudi truk terpaksa memilih jalan dalam kota, karena jalan lingkar selatan dan lingkar barat menuju Pelabuhan Talang Duku rusak parah," katanya. Dalam keterangan terpisah Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Mardjani menegaskan, pihaknya sengaja memasang portal untuk menghadang truk supaya tidak masuk kota guna mencegah kian parahnya kerusakan jalan di dalam kota.
Truk tidak diperbolehkan lagi masuk kota sejak dua pekan terakhir, sehingga dipasang drum untuk mempersempit jalan supaya kendaraan angkutan barang itu tidak bisa lewat. Menanggapi portal tersebut jadi sarana pungli oleh aparatnya Mardjani berjanji akan menindak tegas dan melakukan pengawasan langsung ke lapangan. "
Saya akan meningkatkan pengawasan di lapangan dengan menugaskan atasan dari aparat yang disiagakan di portal itu, untuk mengawasi dan menindak yang melakukan pungli," tegas Mardjani. (dey)


Kasus Mess SPORC, Tunggu Audit BPKP

Jambi, AP - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi masih menunggu hasil audit tim ahli dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait pengembangan kasus Mess Satuan Polhut Reaksi Cepat (SPORC) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi.

''Kita masih menunggu hasil audit tersebut, sejauh ini, hanya satu orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka,'' tegas Kasi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Jambi, Andi Ashari, kemarin.

Sebelumnya, Penyidik Kejati Jambi sudah menetapkan Purwanto, Ketua Panitia Pengadaan Tanah untuk pengembangan Mess SPORC BKSDA Provinsi Jambi sebagai tersangka. Selain itu, penyidik juga telah memeriksa beberapa orang saksi.

Lantas, kapan audit itu akan selesai dan kapan pula hasilnya bisa diketahui oleh pihak Kejati? Andi tidak bisa memastikan. Menurutnya, Kajati hanya bisa meminta kepada tim ahli untuk melakukan audit dan tidak bisa menentukan kapan audit itu harus selesai.

''Kita tidak punya wewenang untuk itu, dan tidak ada batas waktu untuk melakukan audit. Perlu diingat, masalah uang sangatlah sensitif sehingga butuh waktu agak lama,'' jawabnya.

Sementara itu, Penyidik Kejati Jambi sudah memeriksa pihak-pihak terkait lainnya, antara lain, pemilik tanah yang berada di sekitar lokasi, Suryanto, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Muarojambi, Bendahara BKSDA Jambi, Camat Jambi Luarkota dan Kades Mendalo Darat.

Untuk diketahui, dalam pembangunan mess tersebut, diduga terjadi penggelembungan harga dalam pengadaan tanah. Harga tanah seluas 1 hektar, secara administrasi dibeli dengan harga Rp 900 juta. Padahal standar harga tanah itu lebih rendah dari harga tersebut.
Dari hasil penyelidikan, ditemukan indikasi adanya kerugian negara senilai Rp 300 juta, sedangkan total anggaran untuk ini adalah Rp 1 miliar yang didanai dari dana APBN Tahun 2006. (dey)